Main Agenda: Erick Thohir & John Herdman Temui Prabowo, Ini Isi Pertemuannya

2 months ago  ·  2 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
61010404-bad0-4fa9-8193-879e0f871ab7-0

Main Agenda Erick Thohir dan John Herdman Bertemu Prabowo

Dailynesia.com – Pertemuan Main Agenda yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, menjadi momen penting bagi pengembangan olahraga nasional. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta pelatih Timnas Indonesia John Herdman. Fokus utama dari pertemuan ini adalah pembahasan strategi untuk memperkuat peran atlet disabilitas dalam dunia olahraga.

Prioritas Nasional: Inklusi dalam Olahraga

Prabowo Subianto dalam pertemuan Main Agenda menekankan bahwa inklusi atlet disabilitas harus menjadi prioritas nasional. Ia menyoroti pentingnya membangun sistem yang memberikan akses yang adil bagi penyandang disabilitas dalam berpartisipasi pada berbagai cabang olahraga. Erick Thohir menjelaskan bahwa Presiden ingin mendorong keterlibatan atlet disabilitas dalam konteks pembinaan olahraga, baik sebagai peserta maupun pelatih.

Menurut Erick, Main Agenda ini bertujuan untuk mewujudkan keadilan dalam keolahragaan. “Presiden menegaskan bahwa atlet disabilitas tidak boleh tertinggal dalam pembinaan olahraga. Mereka harus memiliki peluang yang setara untuk berkembang dan berkiprah,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat disabilitas melalui berbagai program yang terintegrasi.

“Dengan jumlah penduduk disabilitas mencapai 23,9 juta, sekitar 11% dari mereka tertarik berpartisipasi dalam kegiatan fisik. Ini menjadi dasar untuk merancang kebijakan yang lebih inklusif,” tambah Erick. Ia menekankan bahwa Main Agenda ini bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga implementasi yang konkret di lapangan.

Rencana Penyandang Disabilitas sebagai Pelatih

Salah satu langkah strategis yang dibahas dalam pertemuan Main Agenda adalah pemberian sertifikasi pelatihan kepada penyandang disabilitas. Tujuannya adalah memastikan mereka memiliki kesempatan untuk melanjutkan karier setelah selesai berlaga sebagai atlet. Erick menyebutkan bahwa rencana ini akan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan ekosistem olahraga yang lebih dinamis.

John Herdman, sebagai pelatih Timnas Indonesia, juga turut menyampaikan pendapatnya. Ia menegaskan bahwa Main Agenda ini menjadi langkah signifikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih terbuka bagi atlet berkebutuhan khusus. “Dukungan dari pemerintah akan memastikan bahwa atlet disabilitas memiliki akses yang sama pada pelatihan, pertandingan, dan fasilitas olahraga,” ujarnya.

Dalam pertemuan Main Agenda, Prabowo juga menyinggung rencana kunjungan ke Karanganyar sebagai bagian dari upaya mengenalkan program ini kepada masyarakat. “Kita perlu melihat langsung kondisi atlet disabilitas di lapangan untuk memahami kebutuhan mereka secara mendalam,” kata Presiden. Erick menambahkan bahwa langkah ini akan membantu mempercepat penyebaran kebijakan inklusi.

Pertemuan Main Agenda ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan olahraga yang lebih representatif dan merata. Dengan memasukkan atlet disabilitas ke dalam kerangka kebijakan nasional, Prabowo dan timnya berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat disabilitas dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk olahraga. Erick Thohir menyatakan bahwa Main Agenda ini akan menjadi dasar bagi transformasi kebijakan olahraga di Indonesia.

John Herdman menggarisbawahi bahwa Main Agenda ini juga memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas pelatihan atlet disabilitas. “Dengan dukungan teknis dan finansial yang tepat, kita bisa menciptakan tim nasional yang lebih kuat dan beragam,” katanya. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari inisiatif besar dalam menjadikan olahraga sebagai alat untuk membangun keadilan sosial.

MORE FROM THIS CATEGORY