Video: Iran Ancam Kirim Serangan Balasan, Jika AS & Israel Serang Lagi

3 months ago  ·  3 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
militer-iran-ancam-kirim-serangan-balasan-yang-mengejutkan-jika-as-israel-serang-lagi-1778467702633_169

Latest Program: Video: Iran Ancam Kirim Serangan Balasan, Jika AS & Israel Serang Lagi

Ancaman Iran terhadap AS dan Israel

Dailynesia.com – Dari Jakarta, juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengungkap ancaman serangan balasan yang akan diberikan jika AS dan Israel melanjutkan serangan terhadap negara itu. Pernyataan ini datang dalam konteks ketegangan yang kian memanas di Timur Tengah, di mana Iran menegaskan siap melawan serangan yang dikhawatirkan akan memicu respons militer lebih besar. “Jika negara-negara seperti AS dan Israel memulai serangan lagi terhadap kami, mereka akan menghadapi senjata, metode, dan arena perang baru yang mengejutkan,” tegas Akraminia dalam wawancara eksklusif.

Terhadap AS dan Israel, Iran mengancam akan mengirim serangan balasan yang lebih luas, menyasar sumber daya militer dan strategi operasional kedua negara. Dalam pengumuman ini, Iran menegaskan bahwa mereka telah memperkuat posisi di wilayah laut strategis seperti Selat Hormuz, tempat perlintasan utama minyak mentah global. Ancaman ini menunjukkan kemungkinan terjadinya eskalasi konflik yang tidak terduga, jika tekanan dari pihak luar terus meningkat.

Strategi Serangan Iran terhadap Selat Hormuz

Peneguhan ancaman Iran terhadap AS dan Israel mencakup potensi serangan ke Selat Hormuz, jalur vital bagi ekspor minyak mentah ke seluruh dunia. Juru bicara militer tersebut menyatakan bahwa kapal-kapal milik AS akan menghadapi hambatan signifikan saat melintasi zona tersebut, dengan kemungkinan pengeboman atau penggunaan senjata rudal. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Iran tengah mengatur strategi untuk memblokir akses ke sumber daya energi utama, yang menjadi tumpuan ekonomi negara-negara Barat.

Kapal-kapal AS sering kali menjadi target utama dalam operasi militer Iran, terutama karena mereka mengangkut bahan bakar untuk operasi militer di wilayah Timur Tengah. Akraminia menegaskan bahwa Iran telah menyiapkan kemampuan pertahanan yang lebih canggih, termasuk sistem anti-kapal dan rudal, untuk memastikan operasi pembalasan bisa dilakukan secara efektif. Ancaman ini juga memperlihatkan upaya Iran memperkuat dominasi militer di kawasan tersebut, sebagai bagian dari perang gerilya global.

Konteks Ketegangan Regional

Ketegangan antara Iran dan AS/Israel memuncak akibat beberapa insiden sebelumnya, termasuk serangan terhadap fasilitas militer Iran di Siria dan Yaman. Pihak Iran menganggap tindakan ini sebagai upaya untuk mengurangi kemampuan negara mereka dalam menghadapi ancaman dari luar. “Serangan terhadap kami adalah bagian dari strategi dominasi AS di kawasan ini, dan Iran siap membalas dengan tindakan yang lebih mengancam,” jelas Akraminia. Hal ini memicu kekhawatiran tentang perang yang bisa merusak stabilitas geopolitik Timur Tengah.

Kemungkinan serangan balasan dari Iran juga berdampak pada hubungan antarnegara di kawasan tersebut. Negara-negara seperti Irak, Lebanon, dan Suriah, yang memiliki hubungan diplomatik dan militer dengan Iran, kini berada dalam posisi terancam. Ancaman ini juga memperkuat posisi politik Iran dalam menghadapi tekanan dari negara-negara Barat, sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk melindungi kepentingan nasional di tengah persaingan global.

Latest Program menyoroti pentingnya pemantauan terus-menerus terhadap kebijakan militer Iran, terutama dalam memperkirakan respons mereka terhadap serangan. CNBC Indonesia mengungkap bahwa strategi Iran berfokus pada efisiensi operasi, dengan penggunaan senjata canggih dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Ini menunjukkan bahwa Iran tidak hanya mengancam secara langsung, tetapi juga berusaha mengganggu ketertiban geopolitik di wilayah Timur Tengah secara keseluruhan.

Pengaruh terhadap Ketersediaan Energi Global

Ketegangan ini memiliki dampak nyata terhadap pasokan energi dunia, terutama karena Selat Hormuz menjadi jalur pengiriman minyak terpenting di bumi. Jika Iran berhasil mengganggu jalur ini, harga minyak mentah global bisa melonjak, yang memengaruhi ekonomi negara-negara yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut. Akraminia menyebutkan bahwa Iran telah melakukan latihan militer intensif untuk memastikan kemampuan mereka dalam mengontrol kawasan kritis tersebut.

P

MORE FROM THIS CATEGORY