Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 20 Orang Tewas, 6 Luka-Luka

Published August 15, 2026 · Updated August 15, 2026 · By James Lopez - dailynesia.com

Foto : James Lopez - dailynesia.com

Korban Gempa M 7 7 NTT: 20 Tewas dan Evakuasi Masih Berlangsung

Dailynesia.com – Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 melanda wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026. Guncangan dahsyat ini telah menewaskan sebanyak dua puluh orang dan melukai enam warga lainnya. Dua orang tambahan masih dalam status hilang dan tertimbun di bawah reruntuhan bangunan. Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengonfirmasi bahwa tim penyelamat terus bekerja keras melakukan pencarian di lokasi bencana. Proses evakuasi korban dan pencarian orang hilang masih berlangsung intensif hingga saat ini.

Detail Gempa dan Dampaknya di Berbagai Wilayah

Gempa yang terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan kedalaman hiposenter 15 kilometer ini dirasakan luas hingga ke wilayah Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan. Durasi guncangan berlangsung kurang lebih satu menit dan memicu kepanikan di berbagai daerah. Di Kabupaten Ende, petugas rumah sakit terpaksa memindahkan seluruh pasien ke area terbuka sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan. Banyak warga yang berlarian keluar rumah dengan membawa barang-barang berharga mereka.

Sebagian besar korban tewas akibat tertimpa puing bangunan saat tertidur lelap, sebagaimana dikonfirmasi oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.

Tim SAR gabungan yang beroperasi di kawasan pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, melaporkan bahwa evakuasi masih terus berlangsung. Akses menuju titik terdekat pusat gempa di Kabupaten Nagekeo hingga saat ini masih lumpuh total. Jalur darat terkunci oleh material tanah longsor, sementara sinyal komunikasi juga terputus. Sebagai alternatif, tim penolong kini tengah berpacu dengan waktu mencoba menembus lokasi melalui jalur laut menggunakan kapal feri. Baca juga: Update terbaru bencana alam di Indonesia.

Data terkini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya 2.000 warga Nagekeo telah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Sejumlah rumah, gudang, hingga fasilitas publik dilaporkan rusak parah. Kondisi ini diperparah dengan pemadaman listrik total dan kemacetan lalu lintas yang meluas di beberapa titik. Pemerintah daerah telah mendirikan posko bantuan untuk menampung para pengungsi.

Sebelum peringatan dini tsunami dicabut oleh BMKG sekitar tiga jam pascagejolak utama, gelombang tsunami kecil setinggi kurang dari 1 meter sempat terdeteksi di beberapa titik. Puluhan gempa susulan juga menyertai peristiwa ini. Catatan historis menunjukkan bahwa wilayah ini pernah dihantam gempa mematikan berkekuatan M 7,5 pada tahun 1992 silam. Kunjungi halaman berita utama untuk informasi lebih lanjut.

Meski sempat memicu alarm bahaya di kawasan sekitar, Pusat Peringatan Tsunami Australia memastikan bahwa peristiwa ini tidak berdampak pada wilayah daratan maupun teritori Australia. Indonesia yang terletak di lintasan Pacific Ring of Fire memang menjadi langganan aktivitas seismik tinggi akibat tumbukan lempeng tektonik aktif dunia.

Frequently Asked Questions tentang Gempa NTT

Berapa magnitudo gempa yang melanda NTT? Gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 memiliki magnitudo 7,7 dengan kedalaman 15 kilometer.

Berapa jumlah korban tewas akibat gempa ini? Sampai saat ini, sebanyak 20 orang dinyatakan tewas dan 6 orang mengalami luka-luka. Dua orang lainnya masih dalam status hilang.

Apakah ada peringatan tsunami setelah gempa? Ya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Gelombang tsunami kecil setinggi kurang dari 1 meter terdeteksi sebelum peringatan dicabut sekitar tiga jam setelah gempa utama.

Wilayah mana saja yang terdampak? Gempa dirasakan hingga ke wilayah Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan. Kabupaten Nagekeo menjadi wilayah yang paling parah terdampak.

Related Reading