Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kemensos-BRIN Teken MoU Hadirkan Inovasi untuk Sekolah Rakyat

Published October 9, 2026 · Updated October 9, 2026 · By Christopher Moore - dailynesia.com

Foto : Christopher Moore - dailynesia.com

Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat melalui Riset

Dailynesia.com – Kemensos BRIN Teken MoU Hadirkan inovasi untuk memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sepakat memanfaatkan hasil riset serta inovasi guna mendukung pembelajaran siswa dan kebutuhan infrastruktur di lingkungan sekolah berasrama tersebut.

Nota Kesepahaman atau MoU ditandatangani oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, bersama Kepala BRIN Arif Satria. Kolaborasi ini diharapkan membantu penyempurnaan tata kelola Sekolah Rakyat sekaligus membuka peluang penggunaan produk inovasi dalam negeri.

Gus Ipul menjelaskan bahwa dukungan BRIN dibutuhkan dalam berbagai aspek penyelenggaraan Sekolah Rakyat, khususnya untuk proses belajar siswa dan fasilitas yang menunjang kehidupan mereka di asrama.

"Hari ini kita MoU dengan BRIN untuk memanfaatkan hasil inovasi, hasil riset dari BRIN dalam rangka memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, tentu dalam kerangka pembelajaran siswa-siswa," kata Gus Ipul.

Inovasi Sepatu, Pengolahan Sampah, dan Air Bersih

Dalam kerja sama tersebut, sejumlah inovasi BRIN berpotensi diterapkan di Sekolah Rakyat. Salah satunya adalah produk sepatu hasil inovasi BRIN yang dinilai dapat menjadi pilihan bagi siswa baru pada tahun ajaran berikutnya. Gus Ipul menilai penggunaan produk tersebut dapat lebih efisien sekaligus mendukung karya dalam negeri.

Selain kebutuhan siswa, Kemensos BRIN Teken MoU Hadirkan dukungan bagi fasilitas dasar sekolah. BRIN direncanakan menghadirkan alat pengolahan sampah dan perangkat pengolahan air bersih untuk membantu kebutuhan infrastruktur Sekolah Rakyat.

"Intinya bahwa kami sangat membutuhkan dukungan dari BRIN dalam rangka untuk terus kita berusaha menyempurnakan, memperbaiki tata kelola penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini," ujar Gus Ipul.

Arif Satria menyatakan BRIN akan melanjutkan kolaborasi dengan Kemensos dengan mengidentifikasi kebutuhan riset yang relevan bagi keberhasilan program tersebut. Menurutnya, riset dan inovasi perlu diarahkan sesuai kebutuhan nyata yang muncul dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Tentu kita akan terus me-list kebutuhan-kebutuhan, riset apa yang harus dilakukan untuk menyukseskan Sekolah Rakyat ini," kata Arif.

Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat

Acara penandatanganan MoU juga diisi penampilan siswa SRT 1 Kabupaten Bekasi. Mereka menampilkan pidato lintas bahasa, paduan suara, serta pembacaan puisi. Gus Ipul turut berdialog dengan sejumlah siswa, termasuk Dani Dwi Maulana, siswa jenjang SMA SRT 1 Kabupaten Bekasi yang dipercaya sebagai Ketua OSIS.

Dani menceritakan perubahan yang ia rasakan selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Ia mengaku menemukan jati dirinya dan menjadi lebih percaya diri setelah sebelumnya merasa pemalu.

"Yang paling berkesan di sini, saya menemukan jati diri saya, sebelum di sini saya itu pemalu," kata Dani.

Arif menilai Sekolah Rakyat memiliki peran untuk membantu menemukan serta mengembangkan kekuatan setiap siswa. Ia menyebut program ini sejalan dengan upaya memberikan kesempatan pendidikan dan pengembangan potensi bagi anak-anak terlantar, sebagaimana yang didorong Presiden Prabowo Subianto.

FAQ Kemensos dan BRIN untuk Sekolah Rakyat

Apa tujuan MoU Kemensos dan BRIN?

Tujuan kerja sama ini adalah memanfaatkan riset dan inovasi BRIN untuk mendukung pembelajaran, kebutuhan siswa, serta infrastruktur Sekolah Rakyat.

Inovasi apa yang dapat dimanfaatkan Sekolah Rakyat?

Beberapa inovasi yang disebutkan meliputi produk sepatu buatan BRIN, alat pengolahan sampah, dan alat pengolahan air bersih.

Siapa yang menandatangani MoU tersebut?

MoU ditandatangani oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Kepala BRIN Arif Satria.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Nunung Nuryartono, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, serta jajaran pejabat Kemensos.

Related Reading