Kapal Feri Terbalik, Sedikitnya 72 Tewas termasuk 18 Anak-Anak

5 days ago  ·  3 min read
By Anthony Johnson - dailynesia.com
zimbabwe-boataccident-1786837338307_169

Kapal Feri Terbalik Sedikitnya 72 Tewas di Danau Kariba

Dailynesia.com – Jakarta – Tragedi kapal feri di Danau Kariba, Zimbabwe, semakin memilukan setelah jumlah korban tewas mencapai 72 orang. Operasi pencarian dan evakuasi yang intensif pada Sabtu (15/8/2026) berhasil menemukan 26 jenazah tambahan, meningkatkan total korban jiwa dalam kecelakaan ini. Kapal feri tersebut terbalik pada hari Selasa setelah berangkat dari pelabuhan kota Kariba dengan membawa sekitar 153 penumpang, angka yang jauh melampaui kapasitas resmi kapal yang hanya diperbolehkan mengangkut 90 orang.

Kecelakaan kapal feri ini menimpa berbagai lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang menjadi korban paling tragis. Menurut laporan lembaga penyiaran pemerintah Zimbabwe, ZBC, sebagaimana dikutip Al Jazeera, sedikitnya 18 anak-anak tewas dalam insiden ini. Dari jumlah tersebut, 16 anak berusia di bawah 10 tahun. Identitas beberapa korban termuda telah dikonfirmasi, termasuk Wendy Ndandarika yang baru berusia satu tahun, serta McDonald Nyasha Gumpo dan Hailly Tauro yang masing-masing berusia 14 bulan.

Proses Penyelamatan dan Korban yang Hilang

Di antara korban tewas yang telah dikonfirmasi adalah Kapten kapal, Sign Patsikadova, 59 tahun. Operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung hingga Sabtu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk penyelam kepolisian, personel militer, serta nelayan setempat. Otoritas setempat melaporkan bahwa sebanyak 77 orang berhasil diselamatkan tidak lama setelah kapal terbalik.

“Para penyintas menceritakan bahwa angin kencang menyebabkan gelombang menjadi tinggi dan berombak sebelum kapal mulai tenggelam,” kata seorang saksi mata yang dikutip oleh media lokal.

Banyak dari para penyintas terlebih dahulu dibawa ke sebuah pulau di dekat lokasi kejadian sebelum dipindahkan ke fasilitas kesehatan di Kota Kariba. Kesaksian para penyintas memberikan gambaran mengenai kondisi sebelum kapal terbalik. Air kemudian masuk ke dalam kapal tidak lama setelah kapal meninggalkan pelabuhan. Para penumpang disebut sempat meminta operator kapal untuk kembali ke tepian dan menjauh dari perairan terbuka. Namun, kapal tetap melanjutkan perjalanan ke tengah danau sebelum akhirnya terguling.

Dampak dan Reaksi Pemerintah

Adanya jumlah korban yang besar membuat sejumlah keluarga kehilangan lebih dari satu anggota keluarganya dalam kecelakaan tersebut. Pemerintah Zimbabwe telah menetapkan insiden ini sebagai bencana nasional, dengan mengerahkan berbagai lembaga kesejahteraan untuk menyalurkan makanan kepada rumah tangga yang terdampak. Upaya pemulihan dan bantuan kemanusiaan terus dilakukan untuk membantu korban dan keluarga mereka.

Danau Kariba merupakan waduk buatan manusia terbesar di dunia berdasarkan volume. Kecelakaan di danau tersebut relatif jarang terjadi. Danau ini berada di perbatasan Zimbabwe dan Zambia, sekitar 300 kilometer lebih atau 186 mil sebelah timur laut ibu kota Zimbabwe, Harare. Kondisi cuaca yang berubah-ubah dan arus air yang kuat menjadi faktor risiko utama di perairan ini.

FAQ: Informasi Penting tentang Kecelakaan Kapal Feri

Berapa total penumpang yang ada di kapal saat kecelakaan? Kapal feri membawa sekitar 153 penumpang saat terjadi kecelakaan, jauh melampaui kapasitas resmi 90 orang.

Kapan kapal feri tersebut terbalik? Kapal feri terbalik pada hari Selasa setelah berangkat dari pelabuhan kota Kariba.

Siapa saja yang terlibat dalam operasi penyelamatan? Operasi penyelamatan melibatkan penyelam kepolisian, personel militer, serta nelayan setempat.

Di mana lokasi Danau Kariba? Danau Kariba berada di perbatasan Zimbabwe dan Zambia, sekitar 300 kilometer lebih atau 186 mil sebelah timur laut Harare.

More from this category