Jadi Induk KUB, Bank Jatim (BJTM) Siap Jalankan Program Ini

15 hours ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
agar-sinergi-kub-saling-menguntungkan-bpd-dirut-bank-jatim-ungkap-strateginya-1785923045436_169

Bank Jatim Perkuat Peran Sebagai Induk KUB Melalui Program Terintegrasi

Dailynesia.com – Jakarta — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim (BJTM) tengah mempersiapkan langkah strategis untuk menjalankan program-program baru sebagai induk Kelompok Usaha Bank (KUB). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bank untuk memperkuat sinergi antar anggota KUB dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem perbankan daerah.

Winardi Legowo, Direktur Utama Bank Jatim, menjelaskan bahwa pendekatan komprehensif sedang dijalankan untuk memastikan setiap program berjalan efektif. Dengan posisi sebagai bank induk, BJTM memiliki tanggung jawab untuk mengkoordinasikan lima bank daerah mitra agar dapat beroperasi secara lebih terintegrasi dan efisien.

Framework Tiga-Dua-Satu sebagai Panduan Strategis

Bank Jatim mengadopsi kerangka kerja yang dinamakan tiga dua satu sebagai panduan utama dalam menjalankan program-program KUB. Komponen pertama mencakup tiga pilar pencapaian, yakni penggalangan dana lokal, peningkatan kualitas portofolio kredit, serta akselerasi volume transaksi perbankan.

Sementara itu, dua aspek berikutnya berfokus pada penguatan infrastruktur sistem dan tata kelola organisasi. Satu elemen terakhir menitikberatkan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia agar setiap anggota KUB memiliki kompetensi yang memadai untuk menghadapi tantangan industri perbankan ke depan.

“Tiga hal itu kami implementasikan sejak KUB itu kami lakukan dengan bersama kelima anggota KUB,” terang Winardi Legowo dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Regional Bank Summit 2026 yang bertema Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional pada Rabu, 5 Agustus 2026. Acara ini menjadi momentum penting bagi Bank Jatim untuk mempresentasikan visi dan program-program barunya sebagai induk KUB.

Posisi Bank Jatim sebagai Induk KUB dan Tanggung Jawabnya

Dalam struktur KUB, Bank Jatim memegang posisi sebagai bank induk yang bertugas memperkuat lima bank daerah mitra. Kelima BPD tersebut meliputi Bank NTB Syariah, Bank NTT, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank Banten. Untuk memenuhi persyaratan modal inti minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total suntikan dana yang disetorkan mencapai Rp400 miliar.

Sebagai induk KUB, Bank Jatim juga bertanggung jawab untuk memastikan setiap anggota dapat mengakses layanan perbankan yang lebih luas dan terintegrasi. Hal ini termasuk kemudahan transaksi antar bank daerah serta akses ke platform digital yang lebih canggih.

JConnect: Solusi Digital untuk Anggota KUB

Selain aspek modal dan tata kelola, Bank Jatim juga sedang melaksanakan kerja sama pemanfaatan aplikasi JConnect untuk anggota KUB. Platform perbankan digital ini dirancang khusus agar nasabah dapat menikmati konektivitas tanpa batas antar bank daerah.

Beberapa fitur unggulan yang tersedia antara lain login biometric, portofolio terintegrasi, serta kemampuan top up e-wallet lengkap mencakup OVO, GoPay, DANA, dan e-money. Fitur lainnya meliputi online complaint untuk transparansi layanan, card management yang memungkinkan kontrol kartu debit secara mandiri, transfer terjadwal guna transaksi rutin otomatis, hingga personalisasi change theme dengan pilihan warna merah, hijau, dan kuning.

“Jadi penggunaan Jconnect ini untuk menjembatani mahalnya investasi di mobile banking yang bisa dimanfaatkan kelima anggota KUB,” pungkas Winardi Legowo.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Program KUB Bank Jatim

Apa itu KUB dan mengapa Bank Jatim menjadi induknya? KUB atau Kelompok Usaha Bank adalah kerjasama antar bank daerah untuk memperkuat sinergi bisnis. Bank Jatim menjadi induk karena memiliki posisi strategis dan modal yang memadai untuk memimpin lima bank mitra.

Bagaimana nasabah dapat memanfaatkan layanan JConnect? Nasabah dapat mengunduh aplikasi JConnect dan menggunakan fitur-fitur seperti login biometric, top up e-wallet, dan transfer terjadwal untuk kemudahan transaksi harian.

Berapa total suntikan dana untuk program KUB? Total suntikan dana yang disetorkan mencapai Rp400 miliar untuk memenuhi persyaratan modal inti minimum yang ditetapkan OJK.

Kapan program ini resmi dijalankan? Program ini telah dipresentasikan dalam Regional Bank Summit 2026 pada 5 Agustus 2026 dan akan segera diimplementasikan secara bertahap.

MORE FROM THIS CATEGORY