BPKP-Kejagung Turun Tangan Periksa 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor CPO

3 months ago  ·  2 min read
By Anthony Johnson - dailynesia.com
6976ff70-257e-4564-9c59-fd0fbf4b396c-0

BPKP-Kejagung Turun Tangan Periksa 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor CPO

Langkah Penyelidikan terhadap Perusahaan Sawit

Dailynesia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan Agung telah memulai tindakan untuk mengejar temuan mengenai 10 perusahaan yang terlibat dalam praktik manipulasi harga ekspor minyak sawit (CPO). “Saya akan minta laporan dari mereka minggu depan, seperti apa perkembangannya,” kata Purbaya di kawasan Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

“Temuan tersebut sudah cukup jelas, termasuk dalam bagian praktik transfer pricing yang disengaja,” ujar Purbaya.

Modus Penipuan dengan Perusahaan Cangkang

Purbaya menjelaskan bahwa 10 perusahaan yang ditemukan melalui pengambilan sampel acak melakukan kecurangan ekspor dengan memanfaatkan perusahaan cangkang di Singapura. Mereka mencantumkan harga CPO yang lebih rendah ke negara tujuan, namun mengubah harga jual saat barang sudah memasuki wilayah Singapura. “Kirim ke Singapura, pakai perusahaan trading, mana perusahaannya dia sendiri. Dari sini ke sana, ke tujuannya dengan harga yang dua kali lipat atau lebih,” tambahnya.

Beberapa perusahaan bahkan menetapkan harga jual hingga empat kali lipat dari nilai asli. Praktik ini selama ini sulit terdeteksi karena Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dinilai tidak memiliki kemampuan memadai untuk mencari data harga per volume yang diangkut kapal setelah melewati daerah pabean.

Manfaat Teknologi AI dalam Pengungkapan Kasus

Purbaya menyoroti bahwa penggunaan teknologi AI di Lembaga Nasional Single Window (LNSW) memungkinkan ditemukannya aktivitas under invoicing. “Akhirnya kita terapkan AI, kemudian kita beli data yang lebih lengkap, sehingga bisa terlihat seperti apa mekanismenya,” jelasnya.

Kemudahan ini memperkuat kemampuan pemerintah dalam mengungkap kecurangan ekspor yang selama ini tersembunyi. Dengan sistem digital ini, data transaksi bisa dianalisis secara lebih efisien dan akurat.

Kasus Terkait Batu bara Juga Diproses

Meski belum mengungkap nama-nama perusahaan yang terlibat, Purbaya menegaskan bahwa penyelidikan tidak hanya fokus pada CPO. “Selain minyak sawit, ada juga perusahaan batu bara yang akan dicek,” tambahnya.

Purbaya berharap dengan penyelidikan ini, perusahaan yang terlibat bisa diberi kesempatan memperbaiki kebijakan mereka. “Nanti kalau sudah selesai, kita tidak langsung bunuh perusahaannya. Cuma minta mereka memenuhi kewajiban sesuai aturan,” tegasnya.

MORE FROM THIS CATEGORY