Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

BI Buka Peluang Semua PJP Jadi Penerbit Kartu Kredit Indonesia, Asal..

Published August 20, 2026 · Updated August 20, 2026 · By Elizabeth Lopez - dailynesia.com

Foto : Elizabeth Lopez - dailynesia.com

Bank Indonesia Longgarkan Akses Penerbitan Kartu Kredit Indonesia bagi Seluruh PJP

Dailynesia.com – Bank Indonesia resmi membuka ruang bagi seluruh penyelenggara jasa pembayaran (PJP) untuk berperan sebagai penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel. Peluncuran produk pembayaran tertunda tersebut telah dilakukan BI pada 17 Agustus 2026, dan kini gerbang penerbitannya tidak lagi terbatas pada institusi perbankan semata.

Dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur bulan Agustus yang disampaikan pada Rabu (19/8/2026), Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa syarat utama bagi calon penerbit adalah berstatus sebagai PJP dan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

"Siapa yang bisa jadi issuer sepanjang PJP memenuhi syarat bisa menjadi issuer KKI. Mudah-mudahan semakin banyak PJP jadi issuer."

Implementasi Awal dan Peran BSI

Pada tahap peluncuran awal, BI telah menunjuk tujuh bank sebagai penerbit KKI segmen ritel, meliputi BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, dan Bank Mega. Selain itu, satu PJP kategori next mover, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI), turut mendapat izin untuk menerbitkan KKI syariah.

Landasan Pengembangan dan Tujuan Strategis

KKI merupakan hasil kolaborasi BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dengan dukungan penuh dari industri keuangan. Tujuan utamanya adalah memperluas ekosistem pembayaran tertunda (deferred payment) di dalam negeri.

Filianingsih juga menekankan sifat interoperable dari KKI. Kartu ini dapat digunakan pada satu mesin EDC yang mampu menerima berbagai jenis kartu kredit, termasuk pembayaran berbasis QRIS.

Tiga Tahapan Peluncuran KKI

BI merancang peluncuran KKI melalui tiga fase bertahap:

Fase pertama menghadirkan KKI dalam format kartu digital yang berfungsi sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS. Pengguna dapat melakukan pembayaran dengan memindai kode QRIS dan memilih sumber dananya, baik dari kartu kredit, rekening tabungan, maupun uang elektronik.

Fase kedua memperluas pemanfaatan KKI digital untuk keperluan transaksi daring (online).

Fase ketiga baru memungkinkan penerbitan kartu fisik KKI bagi pemegangnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is BI Buka Peluang Semua PJP Jadi?

BI Buka Peluang Semua PJP Jadi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does BI Buka Peluang Semua PJP Jadi matter?

BI Buka Peluang Semua PJP Jadi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.