Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Aspal Merah Putih Segera Meluncur, Menteri PU Kasih Bocoran Harganya

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Sandra Taylor - dailynesia.com

Foto : Sandra Taylor - dailynesia.com

Aspal Merah Putih Siap Diluncurkan dengan Harga Kompetitif

Dailynesia.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengumumkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan peluncuran produk aspal baru yang diberi nama Aspal Merah Putih. Peluncuran resmi dijadwalkan akan berlangsung setelah perayaan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta pada Rabu (12/8/2026), Dody memberikan gambaran mengenai harga yang akan ditawarkan.

Komposisi dan Tujuan Produk Baru

Aspal Merah Putih merupakan hasil perpaduan antara aspal Buton atau Asbuton dengan aspal cair yang diproduksi oleh Pertamina. Menurut penjelasan Dody, Pertamina menghasilkan aspal cair ini melalui proses pengolahan minyak bumi yang telah dibeli sebelumnya. Kombinasi kedua material ini diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi sektor infrastruktur nasional.

"Aspal Merah Putih itu ya aspal Buton (Asbuton), tapi Pertamina kan punya aspal dari cairan, itu dari hasil dia mengolah minyak buminya yang dia beli. Nah itu nanti kita campur dengan aspal Buton. Nanti kita sebut sebagai Aspal Merah Putih."

Salah satu motivasi utama penggunaan Asbuton adalah untuk menurunkan ketergantungan Indonesia terhadap impor aspal dari luar negeri. Namun, pemerintah memiliki kekhawatiran tersendiri agar kebijakan ini tidak berdampak pada kenaikan biaya pembangunan jalan secara signifikan.

Harapan Harga dan Dampak Ekonomi

Dody menegaskan bahwa Asbuton sebenarnya bukanlah material yang benar-benar baru. Material ini telah digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur selama bertahun-tahun. Kendati demikian, harga yang dinilai terlalu tinggi menjadi salah satu hambatan utama dalam penggunaannya secara luas.

"Aspal Buton ini kan sebetulnya bukan barang baru, kan dari dulu juga ada. Tapi mungkin kalau dulu harganya kemahalan dan seterusnya. Nah sekarang saya nggak mau begitu, kalaupun kita menggunakan aspal Buton, dengan berbagai macam alasan gitu kan, baik itu alasan impor kemudian alasan teknis dan seterusnya, itu ya tetap dari sisi ekonomisnya harus masuk."

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, pemerintah menargetkan harga Aspal Merah Putih tidak lebih tinggi dari aspal konvensional yang saat ini digunakan. Bahkan, Dody berharap terjadi penurunan harga sebesar 10 hingga 20 persen.

"(Harga Aspal Merah Putih) idealnya harus sama dengan aspal yang ada saat ini. Kan sama-sama juga namanya aspal, barangnya itu-itu saja, tapi kan karena di sini ada mineral, kan kalau aspal Buton itu kan mineral bukan cairan lagi. Jadi harapannya ada turun sedikit lah, (harganya) bisa turun 10%-20%, tapi belum, itu masih suatu hal yang nanti para penyedia jasa yang akan menawarkan."

Perlindungan terhadap APBN dan Masyarakat

Penerapan aspal baru ini mencakup berbagai jenis infrastruktur, mulai dari jalan tol hingga jalan nasional. Dody menjelaskan bahwa jika harga aspal terlalu mahal, beban terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan meningkat secara drastis.

"Karena kan aspal ini kita pakai di mana-mana, ya jalan tol, jalan nasional kita juga pakai. Kalau misalnya aspal ini ketinggian (harganya), nanti APBN saya jebol. Jadi masalah baru besar bagi saya. Jadi itu suatu hal yang saya akan kerjakan, dengan kemudian meluncurkan Aspal Merah Putih, yang terdiri dari aspal Buton dan aspalnya Pertamina."

Kepentingan masyarakat dan efisiensi anggaran menjadi prioritas utama. Dody menekankan bahwa tarif yang dibayarkan publik tidak perlu mengalami kenaikan hanya karena penggunaan material baru. Selain itu, penghematan biaya material juga diharapkan dapat meringankan beban Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

"Makanya, aspal Buton atau yang kita sebut Aspal Merah Putih, yang akan kita pakai ke depan, itu minimal (harganya) sama, atau kalau bisa saya akan coba turunkan menjadi di bawah (harga) aspal hari ini. Sehingga biaya teman-teman BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) juga turun, dan APBN kita juga nggak terganggu."

Sebagai penutup, Menteri Dody juga mengingatkan agar tidak ada regulasi baru yang justru menambah beban biaya produksi. Kebijakan penggunaan Asbuton harus berjalan tanpa hambatan tambahan yang tidak perlu.

"Cuma saya tekankan itu, jangan sampai kemudian ada aturan baru, yang kemudian menaikkan biaya produksi. Itu nggak boleh sama sekali."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Aspal Merah Putih Segera Meluncur Menteri?

Aspal Merah Putih Segera Meluncur Menteri is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Aspal Merah Putih Segera Meluncur Menteri matter?

Aspal Merah Putih Segera Meluncur Menteri matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.