Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Apa Itu Aspal Merah Putih yang Mau Diluncurkan Menteri PU?

Published August 12, 2026 · Updated August 12, 2026 · By James Lopez - dailynesia.com

Pemerintah Siap Luncurkan Inovasi Aspal Merah Putih

Dailynesia.com – Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, mengungkap rencana peluncuran material konstruksi terbaru. Produk inovatif ini dinamai Aspal Merah Putih dan dijadwalkan resmi diperkenalkan dalam waktu dekat. Komposisi unik produk ini menggabungkan aspal Buton atau Asbuton dengan bahan baku cair milik Pertamina.

Komposisi dan Proses Pembuatan

Menurut penjelasan Dody, Aspal Merah Putih merupakan hasil perpaduan antara Asbuton yang kaya mineral dengan aspal berbentuk cairan. Cairan tersebut dihasilkan Pertamina melalui proses pengolahan minyak bumi yang telah dibeli sebelumnya.

"Aspal Merah Putih itu ya aspal Buton (Asbuton), tapi Pertamina kan punya aspal dari cairan, itu dari hasil dia mengolah minyak buminya yang dia beli. Nah itu nanti kita campur dengan aspal Buton. Nanti kita sebut sebagai Aspal Merah Putih."

Dody menambahkan bahwa peluncuran resmi dijadwalkan setelah perayaan Hari Kemerdekaan, tepatnya pasca tanggal 17 Agustus. Konferensi pers pengumuman ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta.

Mengurangi Ketergantungan Impor

Salah satu tujuan strategis pemerintah adalah mendorong pemanfaatan material aspal dalam negeri. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan ketergantungan Indonesia terhadap impor aspal dari luar negeri.

"Ya jadi kita meluncurkan aspal buton itu kan sebenarnya, tujuannya yang pertama, bahwa kita tidak lagi impor aspal. Nanti mungkin dalam beberapa hari lagi kita akan meluncurkan Aspal Merah Putih."

Aspal Buton sebenarnya bukanlah material baru. Material yang berasal dari Pulau Buton ini telah lama digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur. Namun, kendala harga sempat menjadi hambatan utama dalam pemanfaatannya selama ini.

"Aspal Buton ini kan sebetulnya bukan barang baru, kan dari dulu juga ada. Tapi mungkin kalau dulu harganya kemahalan dan seterusnya. Nah sekarang saya nggak mau begitu, kalaupun kita menggunakan aspal Buton, dengan berbagai macam alasan gitu kan, baik itu alasan impor kemudian alasan teknis dan seterusnya, itu ya tetap dari sisi ekonomisnya harus masuk."

Target Harga Kompetitif

Sebagai komponen penting dalam pembangunan jalan, Aspal Merah Putih harus memiliki harga yang kompetitif. Pemerintah menargetkan harga material ini setidaknya setara dengan aspal yang selama ini digunakan, dengan harapan bisa turun 10 hingga 20 persen.

"(Harga Aspal Merah Putih) idealnya harus sama dengan aspal yang ada saat ini. Kan sama-sama juga namanya aspal, barangnya itu-itu saja, tapi kan karena di sini ada mineral, kan kalau aspal Buton itu kan mineral bukan cairan lagi. Jadi harapannya ada turun sedikit lah, (harganya) bisa turun 10%-20%, tapi belum, itu masih suatu hal yang nanti para penyedia jasa yang akan menawarkan."

Perbedaan utama terletak pada kandungan mineral dalam Aspal Merah Putih dibandingkan aspal cair konvensional. Namun, harga final masih akan ditentukan oleh para penyedia jasa yang nantinya akan menawarkan produk ini.

Aplikasi dan Dampak Ekonomi

Aspal Merah Putih akan diaplikasikan pada berbagai jenis infrastruktur jalan, termasuk jalan tol dan jalan nasional. Pemerintah sangat memperhatikan agar harga material ini tidak membebani anggaran negara maupun masyarakat.

"Karena kan aspal ini kita pakai di mana-mana, ya jalan tol, jalan nasional kita juga pakai. Kalau misalnya aspal ini ketinggian (harganya), nanti APBN saya jebol. Jadi masalah baru besar bagi saya. Jadi itu suatu hal yang saya akan kerjakan, dengan kemudian meluncurkan Aspal Merah Putih, yang terdiri dari aspal Buton dan aspalnya Pertamina."

Dody juga menekankan pentingnya menjaga tarif agar tidak naik akibat penggunaan material baru ini. Masyarakat tidak perlu menanggung kenaikan biaya untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu krusial, mengingat aspal cair sudah tersedia sebelumnya.

"Supaya kemudian tarif yang untuk masyarakat itu tidak perlu nambah, untuk sesuatu yang sebetulnya nggak terlalu penting-penting amat, karena sudah ada aspal cair sebelumnya kan. Nah itu yang saya juga nggak mau."

Menteri Dody menegaskan bahwa penggunaan Asbuton dalam Aspal Merah Putih tidak boleh disertai kebijakan baru yang meningkatkan biaya produksi. Tujuannya adalah memastikan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mendapatkan keuntungan dari penurunan biaya operasional.

"Makanya, aspal Buton atau yang kita sebut Aspal Merah Putih, yang akan kita pakai ke depan, itu minimal (harganya) sama, atau kalau bisa saya akan coba turunkan menjadi di bawah (harga) aspal hari ini. Sehingga biaya teman-teman BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) juga turun, dan APBN kita juga nggak terganggu."

Dody menutup pernyataannya dengan penekanan bahwa aturan baru yang menaikkan biaya produksi harus dihindari sepenuhnya. Inovasi Aspal Merah Putih diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk infrastruktur Indonesia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Apa Itu Aspal Merah Putih?

Apa Itu Aspal Merah Putih is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Apa Itu Aspal Merah Putih matter?

Apa Itu Aspal Merah Putih matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.