Announced: Viral Petani Jombang Pulang dari Kebun Naik Drone, Amran Punya Ide Ini

4 weeks ago  ·  3 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
menteri-pertanian-mentan-amran-sulaiman-bersama-wakil-menteri-pertanian-wamentan-sudaryono-saat-konferensi-pers-di-kantornya-j-1783570059631_169

Viral Petani Jombang Pulang dari Kebun Naik Drone: Amran Sampaikan Ide Inovatif

Announced: Inovasi Petani Jombang Buat Kebun Lebih Efisien

Dailynesia.com – Announced oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, aksi petani Jombang yang memakai drone untuk kembali dari kebun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video yang diunggah ke TikTok @mbahkaruhon.tiktok.com menunjukkan kakek yang tergantung pada pesawat tanpa awak, yang membawa tubuhnya melewati tanaman menuju rumah. Perjalanan ini ditempuh dalam jarak sekitar 1,5 kilometer, menggambarkan penggunaan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi pertanian. Kebun yang merupakan salah satu lokasi utama produksi pangan di Jombang, Jawa Timur, kini menjadi simbol inovasi yang mencuri perhatian.

Potensi Drone dalam Transformasi Pertanian

Announced dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/7/2026), Amran Sulaiman mengapresiasi ide tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa teknologi drone memiliki peran besar dalam mengangkut hasil panen, terutama di daerah yang sulit dijangkau oleh jalan usaha tani. Kapasitas angkut maksimal 100 kilogram, menurut Amran, bisa mengubah cara pengiriman gabah atau produk pertanian lainnya. “Ini ide yang sangat inovatif dan menunjukkan bagaimana teknologi bisa mempercepat proses distribusi,” ujarnya. Announced, perubahan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi para petani.

Announced, keberadaan drone di kebun Jombang menjadi contoh nyata transformasi pertanian yang diusung Kementerian Pertanian. Selain mengangkut hasil panen, drone juga bisa digunakan untuk pemantauan lahan, pengaplikasian pupuk, atau distribusi benih. Amran menekankan bahwa teknologi ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk daerah terpencil, yang sebelumnya kesulitan mengakses pasar. “Announced, kita perlu berpikir kreatif agar pertanian bisa tetap berkembang meskipun kondisi geografisnya berat,” tambahnya.

Kisah Petani yang Menjadi Trendsetter

Announced, video petani Jombang yang pulang naik drone viral di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, kakek yang dikenal sebagai pengusaha pertanian itu terlihat dengan antusias mengoperasikan drone, mengangkat tubuhnya ke udara untuk mencapai rumah. Aksi ini menunjukkan bagaimana teknologi modern bisa diakses oleh petani kecil, bukan hanya perusahaan besar. “Announced, ini bukan sekadar kejutan, tapi juga bukti bahwa petani bisa menjadi bagian dari inovasi,” kata Amran. Ia berharap ide ini bisa menjadi inspirasi bagi petani lain di Indonesia untuk memanfaatkan teknologi.

Announced, penggunaan drone di kebun Jombang juga menggambarkan potensi pengurangan biaya transportasi. Dalam kondisi jalan usaha tani rusak atau curam, drone bisa mengangkut hasil panen dengan cepat dan aman, mengurangi risiko kerusakan barang. Selain itu, teknologi ini juga mengurangi kebutuhan penggunaan kendaraan berat yang sering memakan biaya tinggi. “Announced, dengan drone, kita bisa memastikan hasil panen sampai ke pasar tanpa hambatan,” papar Amran. Ia menambahkan bahwa ini sejalan dengan visi modernisasi pertanian yang menekankan kesejahteraan petani.

Komitmen Menteri Pertanian untuk Inovasi

Announced, Amran Sulaiman telah meraih dua hak paten selama dua tahun terakhir sebagai menteri. “Sambil menjadi menteri, saya juga meneliti. Selama dua tahun ini sudah dua hak paten,” jelasnya. Announced, salah satu penelitian tersebut mengarah pada penggunaan drone dalam sektor pertanian. Ia menilai ini adalah langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada metode tradisional. “Announced, kita harus terus berinovasi agar pertanian bisa bersaing di era globalisasi,” tambah Amran. Kementerian Pertanian, katanya, sedang berupaya mempercepat adopsi teknologi seperti ini di berbagai daerah.

Announced, ide inovatif petani Jombang juga menjadi bukti bagaimana keterlibatan langsung petani dalam pengembangan teknologi bisa menghasilkan solusi yang praktis. “Announced, ini menunjukkan bahwa petani bukan hanya penghasil, tapi juga pengubah,” kata Amran. Ia berharap ide ini bisa diterapkan secara luas, baik di Jombang maupun daerah lain. Dengan menggunakan drone, petani tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi biaya transportasi dan risiko kerusakan hasil panen. “Announced, ini adalah langkah awal untuk mengembangkan pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya.

MORE FROM THIS CATEGORY