Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ajang Pengusaha Panas Bumi Dunia Kumpul di RI, Acara Dibuka Bahlil

Published August 20, 2026 · Updated August 20, 2026 · By David Williams - dailynesia.com

Foto : David Williams - dailynesia.com

IIGCE 2026 Resmi Digelar di Jakarta, Bahlil Buka Agenda

Dailynesia.com – Pada Rabu, 19 Agustus 2026, penyelenggaraan edisi ke-12 Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 resmi dimulai. Kegiatan tahunan ini berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC/JCC), kawasan Senayan, Jakarta, dan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari sektor bisnis, lembaga pemerintah, kalangan investor, dunia akademik, hingga profesional industri.

Tema: Swasembada Energi Berbasis Panas Bumi

Edisi tahun ini mengangkat judul "Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security." Melalui tema tersebut, penyelenggara menegaskan posisi energi panas bumi sebagai tulang punggung beban dasar (baseload) yang sekaligus menopang ketahanan energi nasional dan mempercepat jalur transisi energi Indonesia.

Bahlil Tuntut Percepatan Konsesi PLTP

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, yang membuka acara, menyampaikan pesan tegas kepada para pelaku usaha: pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) harus dipercepat. Ia mengingatkan bahwa pemerintah telah menetapkan tambahan kapasitas sebesar 5,2 GW PLTP dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, dan target itu hanya dapat tercapai melalui kolaborasi erat antara sektor swasta dan negara.

"Untuk menuju ke sana, saya minta komitmen kalau sudah dapat konsesi harus dipercepat. Saya selalu tanda tangan penghentian sementara, ini bagian dari strategi. Kalau benar ada masalah syukur, tapi saya sebagai mantan pengusaha, penghentian ini memperpanjang masa kontrak. Kalau masalah teknologi atau uang ada masalah."

Bauran EBT Capai 17%, Target RUPTL 76%

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengungkapkan bahwa porsi energi baru terbarukan dalam bauran nasional saat ini telah menyentuh angka 17%. Angka itu menjadi indikator keseriusan pemerintah dalam mengimplementasikan komitmen Paris Agreement, khususnya target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Secara lebih rinci, RUPTL PLN 2025–2034 menetapkan bahwa pemanfaatan EBT harus mencapai 76% dari total penambahan kapasitas pembangkit, yakni 52,9 GW dari keseluruhan target 69,5 GW.

Julfi Hadi: Panas Bumi sebagai Kekuatan Strategis Nasional

Presiden Indonesian Geothermal Association (IGA), Julfi Hadi, menekankan bahwa Indonesia坐拥 potensi panas bumi terbesar di dunia dan menjadikannya salah satu pilar strategis menuju swasembada energi.

"Indonesia mempunyai local resources, mempunyai indigenous resources yaitu panas bumi yang terbesar di dunia."

Ia menambahkan bahwa di tengah gejolak dinamika politik, geopolitik, dan ekonomi global, akselerasi pemanfaatan sumber daya lokal semacam ini menjadi semakin krusial. Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus mempercepat transisi energi Indonesia secara berkelanjutan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ajang Pengusaha Panas Bumi Dunia Kumpul?

Ajang Pengusaha Panas Bumi Dunia Kumpul is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ajang Pengusaha Panas Bumi Dunia Kumpul matter?

Ajang Pengusaha Panas Bumi Dunia Kumpul matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.