2.000 Warga Evakuasi Usai Gempa M 7,7 NTT, Pemerintah Pusat Meluncur

5 days ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
warga-dievakuasi-dari-bangunan-hotel-jayakarta-yang-runtuh-akibat-gempa-bermagnitudo-77-di-labuan-bajo-nusa-tenggara-timur-ind-1786759013072_169-2

2 000 Warga Evakuasi Usai Gempa M 7,7 NTT: Pemerintah Pusat Langsung Turun ke Lokasi

Dailynesia.com – 2 000 Warga Evakuasi Usai gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi. Gempa ini terjadi tepat pukul 04.58 WIB tanggal 15 Agustus 2026 dan dirasakan cukup kuat hingga menyebabkan kepanikan di berbagai kabupaten. Merespons peringatan dini tsunami serta guncangan yang terasa, sekitar dua ribu penduduk setempat langsung melakukan evakuasi mandiri menuju dataran lebih tinggi untuk menghindari ancaman gelombang laut.

Tindakan penyelamatan ini dilakukan dengan penuh kewaspadaan mengingat potensi gempa susulan yang masih mengancam. Selain Nagekeo sebagai episentrum, warga di berbagai kawasan pesisir NTT, NTB, hingga Sulawesi Selatan juga terlihat berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat aman. Evakuasi massal ini menunjukkan respons cepat masyarakat terhadap bencana alam yang terjadi.

Respons Cepat Pemerintah Pusat

Melihat kondisi darurat yang terjadi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengonfirmasi akan segera terbang ke lokasi terdampak. Kedua pejabat tersebut bertujuan memimpin langsung penanganan di lapangan dan memastikan bantuan sampai tepat sasaran.

Untuk mendukung penanganan warga yang berevakuasi serta distribusi bantuan ke wilayah terisolasi, BNPB mengerahkan satu unit helikopter operasional. Dukungan jalur udara ini menjadi sangat krusial mengingat geografis NTT yang berpulau-pulau dan sulit dijangkau. Helikopter tersebut akan digunakan untuk survei kerusakan dan membawa logistik ke daerah-daerah yang terisolasi.

Peringatan Tsunami Berakhir dan Verifikasi Korban

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengakhiri Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.31 WIB. Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan tide gauge menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang membahayakan. Warga mulai kembali ke rumah-rumah mereka secara bertahap.

BNPB dan BMKG memperbarui data validasi korban di lapangan hingga pukul 08.00 WIB. BNPB mengonfirmasi satu orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka di Kabupaten Sikka dan Nagekeo. Jumlah korban ini lebih rendah dari laporan awal yang sempat menyebutkan dua korban jiwa.

BNPB menyampaikan permohonan maaf atas revisi laporan awal yang sempat menyebutkan dua korban jiwa, setelah verifikasi faktual oleh tim di lapangan mengonfirmasi jumlah korban meninggal sebanyak satu orang. Kami memastikan semua data yang disampaikan sudah akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kerusakan Infrastruktur dan Wilayah Terdampak

Selain korban jiwa dan evakuasi massal warga, pendataan sementara mencatat sejumlah kerusakan infrastruktur. Untuk permukiman, tercatat 2 unit rumah rusak berat, 1 unit rusak sedang, dan 2 unit rusak ringan. Sementara itu, untuk fasilitas publik dan logistik, 1 gudang Bulog terdampak, 3 fasilitas umum rusak ringan, serta 6 kantor pemerintahan mengalami kerusakan.

Di wilayah lain, tepatnya di Kota Bima, NTB, tercatat 1 KK atau 6 jiwa terdampak guncangan. Hingga Sabtu pagi, situasi di lapangan masih dinamis. Petugas gabungan terus menangani dampak gempa di Kabupaten Nagekeo di mana aliran listrik dilaporkan padam total dan jalur lalu lintas mengalami kemacetan parah akibat arus evakuasi warga.

BNPB menegaskan bahwa tim penanganan darurat telah diterjunkan untuk mendampingi BPBD daerah dalam melakukan kaji cepat, verifikasi dampak, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi ribuan warga yang masih bertahan di posko evakuasi maupun area aman. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan, tidak memaksakan diri memasuki bangunan yang retak atau rusak struktur, serta selalu menyaring informasi dari saluran resmi pemerintah.

FAQ: Pertanyaan Umum Gempa NTT

Berapa kekuatan gempa yang mengguncang NTT? Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB.

Siapa saja pejabat yang segera ke lokasi? Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Menko PMK Pratikno akan terbang langsung ke NTT untuk memimpin penanganan.

Berapa jumlah korban yang dikonfirmasi? Satu orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka di Kabupaten Sikka dan Nagekeo.

Kapan peringatan dini tsunami berakhir? Peringatan dini tsunami resmi berakhir pada pukul 07.31 WIB setelah pemantauan tide gauge menunjukkan kondisi aman.

More from this category