Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi Emas RI

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Linda Davis - dailynesia.com

Foto : Linda Davis - dailynesia.com

Rekomendasi Strategis untuk Penguatan Industri Hilirisasi Emas Tanah Air

Dailynesia.com – Jakarta — Irwandy Arif, yang menjabat sebagai Ketua Indonesia Mining (IMI), mengemukakan sejumlah usulan kepada para pemangku kepentingan. Tujuannya agar emas tidak sekadar menjadi komoditas yang diperdagangkan, melainkan berkembang menjadi industri yang lebih matang. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Mindialogue 2026 pada hari Rabu, 12 Agustus 2026.

"Sebenarnya saya sudah mempersiapkan ini, bahwa emas itu jangan dipandang kita cuma jual-beli saja. Jadi produksi-produksi saja jangan," ujar Irwandy dalam kesempatan tersebut.

Integrasi Sumber Daya dan Cadangan Emas

Rekomendasi pertama yang disampaikan adalah mengintegrasikan sumber daya, cadangan, serta aktivitas penambangan emas. Irwandy menekankan bahwa cadangan merupakan elemen vital bagi perusahaan tambang. Tanpa cadangan yang memadai, sebuah entitas tidak dapat mengklaim diri sebagai perusahaan tambang sejati, melainkan hanya perusahaan trading.

Standarisasi dan Peningkatan Kualitas Refinery

Usulan kedua berkaitan dengan standarisasi dan peningkatan kualitas refinery emas di Indonesia. Irwandy menyoroti bahwa ANTAM telah melakukan langkah ini melalui sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). Langkah ini menjadi acuan penting bagi pengembangan industri emas nasional.

Emas sebagai Instrumen Keuangan

Tiga aset emas tidak hanya dipersiapkan untuk diperjualbelikan. Emas dapat difungsikan sebagai instrumen keuangan yang lebih luas. "Sudah terjadi pergeseran daripada membeli perhiasan menjadi batangan dan menjadikan lindung nilai di bank," jelas Irwandy.

Sebagai instrumen keuangan, emas dapat disimpan atau digunakan sebagai pembiayaan berbasis emas. Emas juga dapat difungsikan sebagai investasi, gold financing, atau gold sovereign wealth fund.

Pengembangan Industri Perhiasan

Saran selanjutnya adalah Indonesia perlu mengembangkan industri perhiasan. Bahkan saat ini Indonesia memiliki larangan untuk mengekspor perhiasan. "Akibatnya diakalin lagi, kalung itu dibuat kalung-kalung emas buntel yang besar sekali. Supaya bisa ekspor. Itu yang terjadi sekarang ya," jelas dia.

Pengaturan Cadangan Emas di Bank Indonesia

Selanjutnya adalah perlunya pengaturan cadangan emas di Bank Indonesia. Menurut Irwandy, aturan ini bisa dibuat dengan menyesuaikan kondisi keuangan negara. Hal ini akan memberikan stabilitas dan kepastian bagi industri emas nasional.

Peringkat Negara dan Investasi

Saran keenam adalah memperhatikan peringkat negara tanpa mematikan investasi. Ini dilakukan supaya terjadi perkembangan investasi di Indonesia. Dengan menjaga keseimbangan antara regulasi dan daya tarik investasi, Indonesia dapat menarik lebih banyak modal asing ke sektor pertambangan emas.

Reformasi Pertambangan Rakyat

Selanjutnya adalah reformasi pertambangan rakyat sebagaimana yang diprakarsai oleh MINDID. Adanya reformasi pertambangan rakyat dapat meningkatkan produksi emas. Dia mengungkapkan saat ini Indonesia memproduksi hingga 100 ton emas per tahun dari kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Ketika reformasi ini dilakukan, Indonesia akan memproduksi kurang lebih 120 ton emas per tahun.

"Kalau ini terjadi, ini luar biasa nanti. Pemasukan buat negara. Konsepnya sedetail-detailnya sudah disusun dalam dua kali FGD," ujar dia.

Pemisahan Emas Legal dan Ilegal

Saran berikutnya adalah memisahkan emas legal dan emas ilegal. Dalam hal ini Indonesia perlu menyiapkan sistem traceability emas. Penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di kegiatan pertambangan juga perlu dilakukan. Lalu perlunya kebijakan-kebijakan yang mempermudah industri emas.

Pendirian Sekolah di Wilayah Pertambangan

Saran terakhir adalah pendirian sekolah di sekitar wilayah pertambangan emas. Dia menjelaskan upaya semacam ini dilakukan PT Freeport Indonesia melalui Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN). Namun IPN bertujuan melatih operator-operator dan tidak konsentrasi pada sekolah emas.

"Kalau ini bisa dijalankan, 10, 11 langkah ini, maka industri emas kita akan bisa berkibar bendera merah putih di sana," tegas Irwandy.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is 10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi?

10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi matter?

10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.