Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kejar Pertumbuhan & Profit, Bank Digital Perkuat Kerjasama Fintech hin

Published August 14, 2026 · Updated August 14, 2026 · By Anthony Johnson - dailynesia.com

Foto : Anthony Johnson - dailynesia.com

Bank Digital Perkuat Kolaborasi Fintech untuk Capai Pertumbuhan dan Profitabilitas

Dailynesia.com – Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Digital Banking Forum 2026 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia. Forum ini mengangkat tema "Membangun Ekosistem Perbankan Digital Masa Depan" sebagai wadah pertemuan antara regulator, pelaku industri, serta berbagai brand untuk membahas peluang, hambatan, dan prospek perbankan digital di Tanah Air. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, strategi kolaborasi antara bank digital dan fintech menjadi kunci utama untuk mencapai target pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan.

Strategi Kolaborasi dengan Platform Digital

Dalam forum tersebut, Sajal Bhatnagar selaku Direktur Digital Allo Bank menekankan urgensi kerja sama antara bank digital dengan fintech maupun platform digital. Langkah ini diyakini mampu mendorong efisiensi operasional sekaligus memperluas penetrasi pasar dan jumlah nasabah. Menurut Sajal, terdapat tiga manfaat utama yang dapat diraih, yaitu memperluas basis nasabah, meningkatkan akses nasabah terhadap produk perbankan, serta mendorong margin keuntungan.

"Kejar Pertumbuhan Profit Bank Digital tidak hanya melalui ekspansi internal, tetapi juga melalui sinergi strategis dengan ekosistem fintech yang sudah memiliki basis pelanggan yang kuat," ujar Sajal Bhatnagar dalam paparannya.

Optimalisasi Sistem dan Ekosistem Ritel

Koko Rachmad, Direktur Utama PT Bank Aladin Syariah Tbk, menyampaikan pandangan senada mengenai pentingnya penguatan kolaborasi dan sinergi dengan ekosistem ritel. Salah satu contoh konkret adalah kerja sama dengan Alfamart. Selain itu, Koko juga menyoroti pentingnya mengoptimalkan sistem yang sudah ada agar dapat dimanfaatkan oleh pihak ketiga, sehingga rating penggunaan sistem menjadi optimal.

Transformasi bank digital menjadi topik hangat untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan nasabah. Dialog antara Shania Alatas dengan Sajal Bhatnagar (Direktur Digital PT Allo Bank Indonesia Tbk/BBHI) serta Koko Rachmad (Direktur Utama PT Bank Aladin Syariah Tbk/BANK) menjadi sorotan utama dalam Digital Banking Forum 2026 yang diselenggarakan CNBC Indonesia pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun pertumbuhan bank digital di Indonesia menunjukkan tren positif, masih terdapat berbagai tantangan yang perlu diatasi. Regulasi yang terus berkembang, kompetisi dengan bank konvensional yang juga melakukan transformasi digital, serta kebutuhan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat menjadi beberapa faktor krusial. Namun, peluang yang tersedia jauh lebih besar, terutama dengan meningkatnya adopsi teknologi oleh masyarakat perkotaan hingga daerah.

Kejar Pertumbuhan Profit Bank Digital juga memerlukan pendekatan holistik yang mencakup inovasi produk, peningkatan pengalaman nasabah, dan efisiensi biaya operasional. Dengan kolaborasi yang tepat, bank digital diharapkan dapat mencapai skala ekonomi yang lebih baik dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Bank Digital dan Fintech

Apa itu bank digital? Bank digital adalah lembaga perbankan yang beroperasi secara online tanpa cabang fisik, menawarkan berbagai layanan keuangan melalui aplikasi mobile dan platform digital.

Mengapa kolaborasi dengan fintech penting bagi bank digital? Kolaborasi dengan fintech memungkinkan bank digital mengakses teknologi inovatif, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan efisiensi operasional tanpa harus membangun infrastruktur dari nol.

Berapa jumlah bank digital di Indonesia saat ini? Indonesia memiliki beberapa bank digital yang telah beroperasi, termasuk Allo Bank, Bank Jago, Bank Neo Commerce, dan Bank Aladin Syariah, dengan jumlah yang terus bertambah seiring regulasi yang mendukung.

Bagaimana tren pertumbuhan bank digital di Indonesia? Pertumbuhan bank digital di Indonesia diproyeksikan terus meningkat dengan CAGR (Compound Annual Growth Rate) yang positif, didorong oleh meningkatnya penetrasi internet dan preferensi generasi muda terhadap layanan keuangan digital.

Apa tantangan utama bank digital dalam mencapai profitabilitas? Tantangan utama termasuk biaya akuisisi nasabah yang tinggi, kompetisi intensif, kebutuhan investasi teknologi berkelanjutan, dan regulasi yang harus dipenuhi secara konsisten.

Related Reading