Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Video:Ekonom BNI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI H2-2026 Solid di Atas 5%

Published August 16, 2026 · Updated August 16, 2026 · By Linda Miller - dailynesia.com

Foto : Linda Miller - dailynesia.com

Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Tetap Solid di Atas 5% untuk Paruh Kedua

Dailynesia.com – Jakarta — Chief Economist PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), Leo Rinaldy, memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua tahun berjalan akan bertahan di level lebih dari 5%. Perkiraan tersebut ia sampaikan dalam program Power Lunch CNBC Indonesia yang dipandu Andi Shalini pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Belanja Negara: Dari Lonjakan ke Normalisasi

Leo menyoroti dinamika Government Expenditure sebagai salah satu pilar penopang aktivitas ekonomi domestik. Pada kuartal kedua-2026, belanja pemerintah mulai melambat akibat efek normalisasi serta low base effect. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kuartal pertama-2025 ketika pengeluaran publik nyaris tertekan karena penerapan efisiensi anggaran yang sangat agresif.

Berdasarkan data yang ia kutip, kontribusi belanja negara tercatat sebesar 22% pada Q1 lalu merosot ke 16% di Q2-2026. Angka tersebut, menurut Leo, masih tergolong tinggi jika dibandingkan rata-rata pengeluaran pemerintah pra-pandemi yang berkisar di level 5%. Saat ini, arah kebijakan fiskal difokuskan untuk menopang daya beli masyarakat kelas bawah sekaligus mempertahankan momentum ekspansi ekonomi.

Arah Kebijakan: Perluasan Stimulus ke Sisi Produsen

Dalam menjaga ketahanan ekonomi, Leo menekankan bahwa pemerintah perlu memastikan keberlangsungan daya beli melalui instrumen stimulus. Namun, cakupan kebijakan tersebut harus diperluas hingga menyentuh sisi produsen dan sektor industri. Langkah ini dinilai krusial untuk meredam tekanan lonjakan biaya produksi yang berdampak langsung pada lapangan kerja.

Selain itu, reformasi struktural menjadi prasyarat penting guna mendongkrak ekspor serta menarik investasi asing masuk. Peningkatan produktivitas sumber daya manusia, deregulasi, dan pembangunan infrastruktur yang mampu menekan biaya logistik disebut sebagai tiga pilar utama dalam kerangka tersebut.

BNI melihat potensi pertumbuhan ekonomi RI terus berlanjut hingga Semester II-2025 yang diproyeksi tetap bisa di atas 5%.

Seluruh analisis mengenai arah, tantangan, dan peluang pertumbuhan ekonomi nasional dapat disimak secara utuh melalui dialog Andi Shalini bersama Leo Rinaldy dalam Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 13/08/2026).

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ekonom BNI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI H2?

Ekonom BNI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI H2 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ekonom BNI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI H2 matter?

Ekonom BNI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI H2 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.