Prabowo Tetapkan Lokasi PFII: Jakarta dan Bali!

6 days ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
presiden-prabowo-subianto-saat-menyampaikan-pidato-dalam-rangka-penyampaiaan-ruu-apbn-2027-dan-nota-keuangan-di-gedung-nusanta-1786697833397_169-1

Prabowo Tetapkan Lokasi PFII: Jakarta dan Bali Jadi Pusat Keuangan Global

Dailynesia.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Jakarta dan Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Pengumuman penting ini disampaikan dalam pidato resmi saat menyampaikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) tahun 2027 serta Nota Keuangan, pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026. Penetapan ini menandai langkah strategis Indonesia dalam bersaing di kancah keuangan internasional.

Menurut Presiden, kedua kota ini akan menjadi wajah baru Indonesia dalam sektor keuangan global. “Kita telah tentukan lokasi PFII di Jakarta, dan juga di Bali,” kata Prabowo dalam sambutannya. Keputusan ini didasarkan pada potensi kedua kota sebagai pusat ekonomi yang memiliki infrastruktur memadai dan konektivitas internasional yang kuat.

Struktur Kelembagaan yang Komprehensif

PFII akan memiliki struktur kelembagaan yang komprehensif untuk mendukung operasionalnya. Menurut penjelasan Presiden, organisasi ini terdiri dari Dewan Pertimbangan, Dewan PFII, Lembaga Pengelola PFII, Lembaga Pengawas Jasa Keuangan PFII, Pengadilan PFII yang berada di bawah Mahkamah Agung, serta Lembaga Arbitrase PFII. Setiap lembaga memiliki peran spesifik dalam memastikan ekosistem keuangan berjalan optimal.

Untuk mendukung operasional internasional, Bahasa Inggris dapat digunakan sebagai bahasa kontrak. Prinsip-prinsip hukum komersial dan standar internasional juga akan diadopsi. Selain itu, Hakim ad hoc dapat berasal dari talenta hukum terbaik baik dari Indonesia maupun dunia. Hal ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi investor asing yang ingin berinvestasi di Indonesia.

Cakupan Kegiatan yang Luas

Kegiatan di PFII mencakup berbagai sektor keuangan yang sangat beragam. Mulai dari perbankan, asuransi, pasar modal, derivatif, bursa karbon, bullion, fintech, keuangan syariah, family office, treasury center, hingga manajemen investasi. Semua ini bertujuan menciptakan ekosistem keuangan yang berstandar dunia dan dapat bersaing dengan pusat keuangan internasional lainnya seperti Singapura dan Hong Kong.

“Kita membangun PFII agar modal dunia menemukan kepastian di Indonesia, talenta terbaik bekerja di Indonesia, dan transaksi atas kekayaan Indonesia diselesaikan di Indonesia,” katanya.

Keuntungan dan Jaminan bagi Pelaku Usaha

PFII memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin beroperasi di dalamnya. Di antaranya adalah kepastian transfer dan repatriasi modal serta laba, fasilitas perpajakan untuk kegiatan yang memenuhi syarat, golden visa, dan pelayanan perizinan yang kompetitif. Fasilitas-fasilitas ini dirancang untuk menarik investor asing dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada saat yang sama, Prabowo memastikan bahwa aturan antipencucian uang, transparansi pemilik manfaat, kewajiban perpajakan, dan pertukaran informasi internasional tetap ditegakkan dengan ketat. Hal ini penting untuk menjaga integritas sistem keuangan Indonesia dan membangun kepercayaan dari mitra internasional.

“Jakarta dan Bali harus menjadi tempat modal dunia dihimpun dan masa depan Indonesia dibiayai,” tegas Prabowo.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang PFII

Apa itu PFII? PFII adalah Pusat Finansial Internasional Indonesia yang merupakan kawasan khusus untuk kegiatan keuangan berstandar internasional.

Mengapa Jakarta dan Bali dipilih? Kedua kota ini dipilih karena memiliki infrastruktur memadai, konektivitas internasional yang kuat, dan potensi ekonomi yang besar.

Berapa lama implementasi PFII? Implementasi akan dilakukan secara bertahap dimulai dari penyusunan regulasi hingga operasional penuh.

Siapa saja yang bisa beroperasi di PFII? Perusahaan lokal dan asing yang bergerak di sektor keuangan dapat mendaftar untuk beroperasi di PFII.

Dengan penetapan ini, Indonesia berharap dapat menarik investasi global dan menempatkan kedua kota sebagai pusat keuangan internasional yang kompetitif. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia.

More from this category