Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

NexAI (MGLV) Mau Right Issue, Bidik Dana Segar Rp2,53 Triliun

Published September 11, 2026 · Updated September 11, 2026 · By Christopher Moore - dailynesia.com

Foto : Christopher Moore - dailynesia.com

NexAI Siapkan Rights Issue hingga Rp2,53 Triliun untuk Ekspansi Data Center

Dailynesia.com – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menyiapkan aksi penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I). Perseroan membidik perolehan dana maksimal Rp2,53 triliun yang akan diarahkan terutama untuk pengembangan fasilitas pusat data melalui dua anak usaha.

Dalam aksi rights issue ini, NexAI berencana menerbitkan paling banyak 285.732.512 saham biasa atas nama. Saham baru tersebut bernilai nominal Rp20 per lembar dan merepresentasikan sekitar 13,04% dari total saham perseroan setelah PMHMETD I selesai dilaksanakan.

Harga pelaksanaan ditetapkan Rp8.880 per saham. Setiap satu HMETD memberi pemegangnya kesempatan membeli satu saham baru NexAI pada harga tersebut.

Setiap pemegang saham yang memiliki 100 saham yang namanya tercantum dalam DPS pada tanggal 3 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 15 (lima belas) HMETD.

Ketentuan tersebut berarti pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal dan waktu yang telah ditetapkan akan memperoleh hak memesan saham tambahan secara proporsional. Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan setelah saham baru diterbitkan.

Partisipasi Pemegang Saham Utama

PT Nextier Datamate Center (NDC), pemegang saham utama NexAI dengan porsi kepemilikan 65,10%, menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi seluruh HMETD yang menjadi haknya. NDC dijadwalkan mengambil sebanyak 186.000.000 HMETD, dengan nilai pelaksanaan sekitar Rp1,65 triliun.

Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam rencana penghimpunan dana perseroan. Besarnya partisipasi pemegang saham utama juga mencerminkan dukungan terhadap agenda pengembangan infrastruktur data center yang telah disiapkan NexAI melalui entitas anak.

Pengambilalihan Piutang dan Setoran Modal Anak Usaha

Setelah dikurangi biaya emisi yang menjadi tanggungan perseroan, dana PMHMETD I akan dialokasikan ke beberapa kebutuhan. Sekitar Rp668,61 miliar direncanakan untuk mengambil alih piutang NDC kepada PT Nextier Askara Center (NAC) serta PT Nextier GenAi Center (NGC).

Nilai tersebut terdiri atas piutang NDC kepada NAC sekitar Rp668,45 miliar dan piutang kepada NGC sebesar Rp160 juta. Pengambilalihan ini terkait Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham dan Piutang tertanggal 2 Juli 2026.

Selain itu, kurang lebih Rp1,6 triliun akan disalurkan NexAI dalam bentuk setoran modal kepada NAC dan NGC. Dua perusahaan tersebut menjadi kendaraan pengembangan fasilitas pusat data di lokasi yang berbeda.

Proyek Data Center di Batang

Porsi sekitar Rp1 triliun dari setoran modal direncanakan masuk ke NGC untuk pembangunan data center di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Penggunaan dana meliputi pembayaran angsuran sewa tanah, bangunan dan prasarana, hingga mesin serta peralatan yang diperlukan dalam pembangunan fasilitas tersebut.

Dana itu juga dapat dipakai untuk menggantikan atau mengembalikan biaya pengembangan yang sebelumnya dibayarkan oleh NDC. NGC mempunyai hak pemanfaatan tanah industri seluas 144.582 meter persegi melalui Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri Nomor 95 tertanggal 27 April 2026.

Usai setoran modal tersebut, NexAI tetap akan menguasai 99,9% saham NGC. Saat prospektus PMHMETD I diterbitkan, NGC belum menjalankan operasi komersial. Dengan demikian, dana hasil rights issue menjadi salah satu elemen pembiayaan awal bagi pengembangan fasilitas data center di Batang.

Pengembangan Fasilitas di Jababeka

NAC akan menerima setoran modal sekitar Rp600 miliar. Dana ini ditujukan untuk pengembangan fasilitas data center di kawasan Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Pengadaan mesin dan peralatan menjadi salah satu penggunaan utama dana tersebut. Sejumlah dana juga dapat dialokasikan untuk mengganti atau mengembalikan biaya pengembangan yang telah lebih dahulu dikeluarkan NDC.

Setelah transaksi setoran modal dilaksanakan, kepemilikan NexAI di NAC tetap berada pada level 99,9%. Berbeda dari NGC yang masih berada pada tahap sebelum operasi komersial saat prospektus diterbitkan, NAC telah menjalankan kegiatan komersial.

Pembagian alokasi ini memperlihatkan bahwa NexAI menempatkan pendanaan pada dua tahap pengembangan yang berbeda: memperkuat fasilitas yang telah beroperasi di Cikarang sekaligus membangun kapasitas baru di Batang. Infrastruktur pusat data memerlukan pembiayaan besar, tidak hanya untuk bangunan, tetapi juga perangkat, mesin, prasarana, serta kebutuhan operasional pendukungnya.

Sisa Dana untuk Kegiatan Operasional

Dana tersisa dari rights issue akan digunakan NexAI sebagai modal kerja untuk mendukung aktivitas harian perseroan. Penggunaannya mencakup pembayaran gaji serta tunjangan pekerja, biaya jasa profesional, kewajiban pajak, dan beban keuangan.

Jasa profesional yang dimaksud antara lain meliputi konsultan perpajakan, auditor, dan konsultan teknologi informasi. Alokasi modal kerja tersebut memberi ruang bagi perseroan untuk menopang kebutuhan operasional sambil menjalankan agenda pengembangan data center melalui NAC dan NGC.

Bagi investor, aksi PMHMETD I ini menjadi peristiwa penting karena akan menambah jumlah saham beredar sekaligus menyediakan sumber dana bagi rencana ekspansi NexAI. Pemegang saham perlu memperhatikan jadwal pencatatan kepemilikan pada 3 November 2026 pukul 16.00 WIB, termasuk rasio 15 HMETD untuk setiap 100 saham yang dimiliki dalam DPS.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is NexAI MGLV Mau Right Issue Bidik?

NexAI MGLV Mau Right Issue Bidik is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does NexAI MGLV Mau Right Issue Bidik matter?

NexAI MGLV Mau Right Issue Bidik matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.