Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

LRT City Bermasalah, Danantara Panggil Manajemen ADHI

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By James Lopez - dailynesia.com

Foto : James Lopez - dailynesia.com

Danantara Mengundang Manajemen ADHI Bahas Krisis LRT City

Dailynesia.com – Kepala Badan Pengelola BUMN yang juga menjabat sebagai COO Danantara, Dony Oskaria, telah menggelar pertemuan dengan jajaran pimpinan PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau ADHI. Agenda utama diskusi ini mencakup kemajuan proyek LRT City serta menanggapi berbagai keluh kesah yang disampaikan warga. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan perhatian khusus terhadap masalah yang dihadapi masyarakat agar dapat segera ditangani.

Dony menekankan pentingnya langkah konkret dalam menyelesaikan setiap aspirasi warga. "Semua masukan dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti," tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa interaksi dengan penghuni kawasan perlu ditingkatkan agar kendala yang muncul dapat teratasi dengan cepat. Menurut Dony, penyelesaian masalah harus dilakukan secara efisien sambil mempertahankan hubungan baik dengan para penghuni.

Konsumen LRT City Mengeluh dan Meminta Pengembalian Dana

Sebelum pertemuan tersebut, sejumlah konsumen proyek LRT City telah menyampaikan bahwa mereka merasa dirugikan. Unit hunian yang telah mereka beli hingga kini belum diserahkan. Para pembeli dari berbagai lokasi LRT City meminta dukungan pemerintah untuk memproses pengembalian dana secara menyeluruh. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan ketidakpastian bagi banyak keluarga.

Ajeng, salah satu konsumen LRT City Tebet, mengungkapkan bahwa ia mengalami tekanan dari bank setelah menghentikan pembayaran cicilan. "Karena proyek tidak kunjung selesai, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan pembayaran. Progres yang dijanjikan tidak terlihat sama sekali. Bahkan saat saya cek ke lokasi, pembangunan benar-benar terhenti," jelas Ajeng.

Sementara itu, seorang pembeli dari LRT City Ciracas menceritakan pengalamannya yang panjang. Ia telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) sejak tahun 2019. Hingga saat ini, tepatnya pada 2026, ia baru saja menunggu selama tujuh tahun tanpa menerima unit yang menjadi haknya. Masa tunggu yang panjang ini tentu menimbulkan beban finansial dan psikologis bagi para pembeli.

"Sudah tujuh tahun saya menunggu sejak PPJB ditandatangani pada 2019. Unit yang dijanjikan belum juga datang. Karena itu, langkah yang kami ambil adalah meminta pengembalian penuh atas seluruh biaya yang telah dikeluarkan," paparnya.

Adityo, perwakilan konsumen LRT City Cibubur, juga menyampaikan keluhan serupa. Ia menyebutkan bahwa komunikasi dengan pihak ADCP selama ini terasa sulit. Oleh karena itu, ia meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membantu memfasilitasi proses pengembalian dana kepada para konsumen. Dukungan dari kementerian ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah.

LRT City sebagai Kawasan Hunian Terintegrasi

LRT City merupakan bagian dari pengembangan kawasan hunian terintegrasi yang terhubung langsung dengan infrastruktur transportasi massal. Seiring dengan kemajuan pembangunan kawasan, penyelesaian aspirasi dan keluhan masyarakat menjadi hal yang sangat penting. Hal ini bertujuan agar pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal serta kenyamanan bagi para penghuni. Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi hunian modern bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Dony juga menambahkan bahwa ADHI harus memastikan pengelolaan kawasan berjalan secara bertanggung jawab. Pembangunan fisik saja tidak cukup, tetapi juga harus memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi masyarakat. Komunikasi yang kuat antara pengembang dan penghuni menjadi kunci keberhasilan proyek ini ke depannya. Danantara akan terus memantau perkembangan proyek LRT City untuk memastikan semua pihak mendapatkan keadilan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang LRT City

Berapa lama konsumen LRT City menunggu unit hunian? Beberapa konsumen telah menunggu hingga tujuh tahun sejak menandatangani PPJB pada tahun 2019. Kondisi ini bervariasi tergantung lokasi dan fase pembangunan.

Apa langkah yang diambil konsumen terkait pengembalian dana? Konsumen meminta pengembalian penuh atas seluruh biaya yang telah dikeluarkan. Mereka juga meminta bantuan Kementerian PKP untuk memfasilitasi proses tersebut.

Bagaimana peran Danantara dalam menyelesaikan masalah LRT City? Danantara melalui COO-nya Dony Oskaria telah memanggil manajemen ADHI untuk membahas kemajuan proyek dan keluhan masyarakat. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah LRT City.

Apakah ada progres terbaru dalam pembangunan LRT City? Pembangunan masih berlangsung, namun beberapa konsumen melaporkan bahwa progres terlihat lambat. Pertemuan antara Danantara dan ADHI diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah.

Related Reading