Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Klub Paling Elite Sedunia, Jeff Bezos-Zuckerberg Tak Bisa Masuk

Published August 18, 2026 · Updated August 18, 2026 · By Sandra Taylor - dailynesia.com

Foto : Sandra Taylor - dailynesia.com

Miliarder Terkaya Dunia Gagal Menembus Gerbang Indian Creek

Dailynesia.com – Memiliki aset bernilai ratusan miliar dolar Amerika Serikat rupanya tidak otomatis menjamin akses ke setiap ruang sosial di Amerika. Jeff Bezos, pendiri Amazon, hingga kini masih menunggu undangan keanggotaan dari Indian Creek Country Club di Miami — sebuah institusi yang berdiri sejak tahun 1929 dan hanya menampung sekitar 350 orang.

Bezos sendiri tercatat memiliki tiga properti di Indian Creek Island dengan total nilai akuisisi sekitar US$234 juta (setara Rp4,17 triliun pada asumsi kurs Rp17.806/US$). Pulau privat itu kerap dijuluki "Billionaire Bunker" karena dihuni oleh segelintir individu paling kaya dan berpengaruh di planet ini.

Pesta Februari yang Berujung Kosong

Menurut laporan The Wall Street Journal, Bezos dan istrinya, Lauren Sánchez Bezos, hadir sebagai tamu kehormatan pada perayaan tahunan klub tersebut di bulan Februari. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan sosial; ia datang dengan harapan dapat meyakinkan jajaran pengurus agar memberinya status anggota.

Selama acara berlangsung, Bezos berbincang dengan para anggota. Sejumlah pengusaha papan atas seperti Richard LeFrak dan Eddie Lampert bahkan mengantre untuk berjabat tangan dengannya. Namun, enam bulan setelah malam itu, surat undangan keanggotaan yang dinanti tidak pernah tiba.

Mekanisme Seleksi yang Berlapis

Indian Creek tidak bekerja dengan logika "punya rumah di pulau, langsung jadi anggota." Pemilik properti tetap harus melewati proses seleksi formal, sementara individu yang tidak berdomisili di pulau tersebut pun dapat mengajukan permohonan.

Biaya awal keanggotaan mendekati US$1 juta (sekitar Rp16 miliar), ditambah iuran tahunan sekitar US$44.000 atau Rp704 juta. Angka-angka itu baru gerbang pertama. Calon anggota wajib memperoleh sponsor dari dua anggota aktif serta surat rekomendasi dari lima anggota lain. Setelah itu, mereka harus bersosialisasi secara intensif — menghadiri acara klub, pertemuan koktail, hingga sesi golf bersama — sebelum enam anggota komite keanggotaan menentukan siapa yang layak diajukan.

Tahap terakhir berada di tangan dewan direksi beranggota 15 orang, yang dipimpin Mike Jackson, mantan CEO AutoNation. Dewan inilah yang memberikan suara final: menerima atau menolak.

Kekayaan Justru Bisa Menjadi Penghalang

Ironisnya, popularitas dan kekayaan luar biasa tidak selalu menjadi nilai tambah. Menurut beberapa pihak yang memahami dinamika internal klub, skala kekayaan yang terlalu besar atau ketenaran publik justru dapat memicu resistensi dari anggota lama yang enggan menerima pendatang baru dengan profil mencolok.

Bukan Hanya Bezos

Bezos bukan satu-satunya nama besar yang tertahan di luar pagar Indian Creek. Jared Kushner, Ivanka Trump, keluarga kerajaan Qatar, serta CEO Meta Mark Zuckerberg semuanya tercatat sebagai pemilik atau penghuni properti di pulau tersebut — namun tidak satu pun dari mereka berstatus anggota klub.

Kondisi ini dipandang sebagai gesekan antara kelompok "old money" Florida Selatan dan gelombang miliarder baru dari sektor teknologi, keuangan, serta real estat. Para anggota lama bertindak sebagai penjaga gerbang dan tidak serta-merta membuka pintu bagi setiap individu yang baru saja mengakumulasi kekayaan masif.

Bahkan, sebagian anggota pernah mengusulkan perubahan aturan untuk menaikkan persentase suara yang diperlukan guna menyetujui penjualan klub. Langkah itu disebut-sebut bertujuan mencegah seorang taipan teknologi datang dengan cek miliaran dolar dan mengakuisi seluruh institusi. Usulan tersebut pada akhirnya tidak lolos pemungutan suara.

Jared Kushner dan Sinyal yang Tak Diinginkan

Kushner dan Ivanka menempuh jalur yang panjang dan penuh hambatan. Keduanya membeli lahan seluas 1,26 acre di Indian Creek dan mengubah sebuah rumah bergaya Spanyol menjadi hunian modern. Mary Anne Shula, istri mendiang pelatih legendaris Miami Dolphins Don Shula, kemudian menjadi sponsor mereka dalam proses pengajuan keanggotaan.

Shula bahkan menggelar pesta koktail di kediamannya untuk memperkenalkan pasangan Kushner kepada jajaran pengurus klub. Namun, ketika Jared dan Ivanka kemudian mengadakan pesta di rumah mereka sendiri, hanya sekitar separuh anggota dewan yang hadir. Meski sebagian memang sedang berada di luar kota, ketidakhadiran massal itu dipandang sebagai sinyal jelas: keduanya belum akan diterima dalam waktu dekat.

Uang membuka banyak pintu di dunia ini — tetapi tidak semua pintu, terutama yang dijaga oleh mereka yang sudah puluhan tahun duduk di dalamnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Klub Paling Elite Sedunia Jeff Bezos?

Klub Paling Elite Sedunia Jeff Bezos is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Klub Paling Elite Sedunia Jeff Bezos matter?

Klub Paling Elite Sedunia Jeff Bezos matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.