Jaga Kualitas Aset, Begini Strategi Bank Aladin Syariah di Era Digital
Strategi Bank Aladin Syariah Menjaga Kualitas Aset di Tengah Transformasi Digital
Dailynesia.com – Jakarta — PT Bank Aladin Syariah Tbk melalui Direktur Utamanya, Koko Rachmadi, telah merancang berbagai pendekatan strategis guna mempertahankan kualitas aset di tengah era digital yang terus berkembang. Salah satu fondasi utama yang diterapkan adalah prinsip kehati-hatian, yang menjadi pedoman penting bagi sektor perbankan dalam menjalankan operasional penghimpunan dan penyaluran dana agar tetap stabil dan sehat.
Perubahan Perilaku Nasabah sebagai Pendorong Utama
Menurut Koko, langkah-langkah strategis ini tidak terlepas dari pergeseran kebutuhan pelanggan yang semakin signifikan. Terdapat dua kelompok nasabah yang mengalami perubahan perilaku: sebagian beralih karena tuntutan internal, sementara yang lain berubah secara terpaksa. Faktor pendorong lainnya adalah akselerasi digitalisasi di Indonesia, khususnya pada periode 2019 hingga 2021 saat pandemi COVID-19 memaksa masyarakat menyesuaikan diri dengan pola baru.
Dalam forum tersebut, Koko menyampaikan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan pendapatan, melainkan juga pada pencarian model bisnis yang berkelanjutan dan sesuai dengan kapasitas organisasi serta infrastruktur yang telah dibangun.
"Hal-hal tersebut yang akan selalu dipertajam Bank Aladin Syariah, dibahas, serta dievaluasi, sehingga kami tidak tidak hanya sekedar mengejar revenue maupun pendapatan, tapi kita bisa menemukan bisnis model yang sustainable ke depan, bisnis model yang memang fit dengan organisasi kita, sertabisnis model yang memang cocok dengan infrastruktur yang sudah kita miliki,"
Digitalisasi sebagai Solusi Finansial Sehari-hari
Koko menegaskan bahwa Bank Aladin Syariah senantiasa siap menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan pelanggan dalam kehidupan sehari-hari. Digitalisasi dipandang sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi sekaligus kemudahan akses layanan, baik yang bersifat tradisional maupun yang telah menjadi kebutuhan rutin masyarakat.
Di sisi lain, perusahaan juga memastikan bahwa setiap layanan digital tetap mengedepankan aspek keamanan, manajemen risiko, perlindungan data pribadi nasabah, serta kenyamanan pengguna secara keseluruhan.
"Jadi patokan kami, rumus kami adalah bagaimana dengan digitalisasi ini bisa menjadikan, tidak hanya tadi efisiensi tapi juga kemudahan buat customer untuk mengakses layanan, tidak hanya layanan yang tradisional, tapi juga layanan yang sifatnya sudah menjadi kebutan sehari-hari,"
Seluruh strategi ini disampaikan oleh Koko Rachmadi dalam acara Power Lunch and Digital Bank Forum 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Jakarta.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Jaga Kualitas Aset Begini Strategi Bank?Jaga Kualitas Aset Begini Strategi Bank is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Jaga Kualitas Aset Begini Strategi Bank matter?Jaga Kualitas Aset Begini Strategi Bank matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.