IHSG Naik 0,75%, Asing Malah Net Sell Rp355 Miliar

2 days ago  ·  2 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
pengunjung-mengamati-layar-digital-pergerakan-indeks-harga-saham-gabungan-ihsg-di-bursa-efek-indonesia-jakarta-kamis-462026-1780551446734_169

IHSG Menguat 0,75% Ditopang Lonjakan Saham Energi, Asing Catat Net Sell Rp355 Miliar

Dailynesia.com – Pasar saham domestik menutup perdagangan Selasa (18/8/2026) di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 48 poin dan berakhir di angka 6.449,83, menandai kenaikan 0,75% dari level penutupan sebelumnya.

Sektor energi menjadi pendorong utama reli indeks hari itu, dengan kenaikan tajam sebesar 7,10% yang jauh melampaui performa sektor lain. Salah satu katalis terbesar berasal dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN), emiten batu bara yang melonjak 20% dan diperdagangkan di level Rp17.275 pada sesi tersebut.

Volume perdagangan tercatat cukup aktif. Total nilai transaksi mencapai Rp14,77 triliun, mencakup 33,65 miliar lembar saham melalui 2,19 juta kali transaksi. Dari sisi distribusi pergerakan harga, 399 saham naik, 236 saham turun, dan 159 saham tidak berubah.

Aksi Jual Bersih Asing Capai Rp355,2 Miliar

Di balik penguatan indeks, arus dana asing justru mencatatkan tekanan jual. Nilai pembelian saham oleh investor asing pada sesi itu tercatat Rp4,32 triliun, sedangkan nilai penjualan menembus Rp4,67 triliun. Selisih keduanya menghasilkan net sell sebesar Rp355,2 miliar.

Beberapa emiten besar menjadi sasaran utama pelepasan asing. PT Indosat Tbk (ISAT) menempati posisi teratas dengan net sell Rp191 miliar, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di angka Rp170 miliar. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyusul di urutan ketiga dengan nilai Rp165,6 miliar, sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat pelepasan Rp153,6 miliar.

Tekanan jual asing juga menyentuh PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp48 miliar serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp44,2 miliar.

10 Saham dengan Net Foreign Sell Terbesar (18 Agustus 2026)

Berdasarkan data perdagangan, berikut daftar lengkap sepuluh emiten dengan nilai jual bersih asing tertinggi pada sesi tersebut:

PT Indosat Tbk (ISAT) — Rp191 miliar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Rp170 miliar PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) — Rp165,6 miliar PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp153,6 miliar PT Astra International Tbk (ASII) — Rp48 miliar PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) — Rp44,2 miliar PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) — Rp42,4 miliar PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) — Rp27,6 miliar PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) — Rp22,9 miliar PT Bayan Resources Tbk (BYAN) — Rp22,8 miliar

Frequently Asked Questions

What is IHSG Naik 0 75 Asing Malah?

IHSG Naik 0 75 Asing Malah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does IHSG Naik 0 75 Asing Malah matter?

IHSG Naik 0 75 Asing Malah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category