Anak Pejabat RI Rela Hidup Melarat, Tak Mau Jual Nama Besar Orang Tua

5 days ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
putra-tunggal-kartini-dan-bupati-rembang-adipati-ario-singgih-djojoadhiningrat-raden-mas-soesalit-djojoadhiningrat-tangkapan-l-1768734959019_169

Prinsip Baja: Soesalit Djojoadhiningrat yang Menolak Kemewahan Warisan Nama Kartini

Dailynesia.com – Menjelang akhir hayatnya pada 17 Maret 1962, pria kelahiran Rembang ini masih bertahan dalam kehidupan yang sederhana. Banyak orang mungkin mengira ia hidup dalam keterbatasan, padahal sebenarnya ia memiliki kesempatan besar untuk mengubah taraf hidupnya. Cukup dengan mengaku sebagai putra tunggal R.A. Kartini, sang jenderal bintang dua itu bisa menikmati hidup yang jauh lebih nyaman. Namun, prinsip yang telah ia pegang sejak muda tak pernah goyah.

Menolak Takhta Ayahnya

Soesalit Djojoadhiningrat merupakan satu-satunya anak dari pasangan terpandang. Ayahnya, Raden Mas Adipati Ario Djojodiningrat, pernah menjabat sebagai Bupati Rembang. Sementara ibunya, R.A. Kartini, kelak dikenal sebagai tokoh visioner yang pemikirannya melampaui zamannya. Dari sisi manapun, Soesalit memiliki segalanya untuk hidup mudah. Ia bahkan berhak menggantikan posisi ayahnya sebagai bupati. Namun, penolakan tegas ia berikan berulang kali ketika keluarga mendesaknya. Keputusan itu justru membawanya ke jalur yang berbeda.

Pada tahun 1943, ia memilih memasuki dunia militer. Soesalit mengikuti pelatihan bersama tentara Jepang dan kemudian bergabung dalam organisasi Pembela Tanah Air (PETA). Ketika kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, ia secara otomatis menjadi bagian dari Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Karier militernya kemudian berkembang pesat berkat partisipasi aktif dalam berbagai pertempuran melawan Belanda. Sitisoemandari Soeroto mencatat dalam bukunya yang terbit tahun 1979 bahwa pangkat Soesalit naik dengan cepat berkat keberaniannya di medan perang.

Sembunyi di Balik Kesederhanaan

Puncak perjalanan militernya tercapai pada 1946 ketika ia ditunjuk sebagai Panglima Divisi II Diponegoro. Tanggung jawabnya saat itu sangat besar, yakni memimpin pasukan strategis untuk mengamankan ibu kota negara yang saat itu berada di Yogyakarta. Selain di bidang pertahanan, ia juga pernah menduduki posisi sipil. Tahun 1953, Soesalit dipercaya sebagai Penasihat Menteri Pertahanan dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I.

Yang menarik, selama memegang berbagai jabatan penting tersebut, hampir tidak ada yang menyadari identitas aslinya. Ia sengaja tidak pernah memanfaatkan nama besar sang ibu. Padahal, pada masa itu lagu “Ibu Kita Kartini” karya W.R. Supratman sudah sangat dikenal luas. Kisah perjuangan Kartini melalui surat-suratnya terus menginspirasi berbagai generasi. Namun, Soesalit tetap memilih jalan sendiri tanpa bergantung pada reputasi keluarganya.

Soesalit sebenarnya bisa saja hidup jauh dari kata melarat hanya dengan mengaku sebagai putra tunggal Kartini. Hal itu dijamin akan mengundang banyak simpati dan mengubah taraf hidup sang jenderal bintang dua tersebut.

Kata-kata tersebut diungkapkan oleh Jenderal A.H. Nasution, atasan Soesalit yang menjadi saksi hidup kebersahajaannya. Nasution menyaksikan bagaimana setelah purna tugas, Soesalit lebih memilih hidup dalam keterbatasan sebagai seorang veteran. Ia bahkan tidak pernah menuntut hak-haknya sebagai pensiunan tentara. Wardiman Djojonegoro dalam buku Kartini edisi 2024 juga mengonfirmasi bahwa Soesalit konsisten menolak tawaran jabatan yang seharusnya menjadi miliknya. Sikap teguh inilah yang membuat namanya dikenang hingga kini, meski tak setenar sang ibu yang dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita.

Frequently Asked Questions

What is Anak Pejabat RI Rela Hidup Melarat?

Anak Pejabat RI Rela Hidup Melarat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Anak Pejabat RI Rela Hidup Melarat matter?

Anak Pejabat RI Rela Hidup Melarat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category