Bos Mal Umumkan H&M Akan Tutup Permanen di RI, Begini Nasib Tokonya

3 months ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
87563dcd-e095-4f5e-a44b-cc6b1684502e_169

New Policy: H&M Tutup Gerai Global, Dampak di Indonesia

Dailynesia.com – Dalam New Policy terbaru, H&M mengumumkan rencana penutupan 160 gerai di seluruh dunia pada tahun ini. Langkah ini mencerminkan transformasi besar dalam strategi bisnis perusahaan asal Swedia tersebut, yang sebelumnya telah menutup 163 toko di berbagai negara. Kabar penutupan permanen ini langsung memengaruhi operasional H&M di Indonesia, di mana beberapa lokasi akan diisi oleh merek baru. Menurut Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Hippindo, keputusan ini bertujuan untuk menyesuaikan bisnis dengan dinamika pasar yang terus berubah.

Strategi Penyesuaian di Pasar Global

Kebijakan penutupan 160 gerai ini merupakan bagian dari New Policy yang memprioritaskan efisiensi operasional dan fokus pada e-commerce. Sebagai perusahaan ritel global, H&M mengakui tantangan ekonomi dan pergeseran preferensi konsumen ke platform digital. “Dengan New Policy ini, H&M sedang mengoptimalisasi portofolio toko untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan,” jelas pihak H&M dalam laporan keuangan kuartal pertama 2026. Perubahan ini juga mencakup pengurangan biaya operasional, termasuk perawatan area ritel yang tidak lagi mendukung pertumbuhan.

Transformasi Retail di Indonesia

Dampak dari New Policy H&M terasa jelas di Indonesia, di mana beberapa lokasi strategis di pusat perbelanjaan akan mengalami perubahan merek. Budihardjo Iduansjah menyoroti bahwa keputusan ini tidak berarti mengosongkan ruang belanja, melainkan mengisi kembali dengan brand yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar. “Dengan New Policy ini, kita melihat pergeseran dari toko fisik tradisional ke model bisnis yang lebih fleksibel dan berfokus pada digital,” tambahnya. Operator ritel lokal berharap bisa memanfaatkan peluang ini untuk menyesuaikan strategi mereka.

Menurut Alphonzus Widjaja, Ketua Umum APPBI, kinerja H&M di Indonesia tergantung erat pada situasi global. “Tren penutupan gerai ini memengaruhi seluruh rantai pasok dan distribusi di dalam negeri,” katanya. Namun, ia juga menegaskan bahwa tidak semua toko H&M akan ditutup secara permanen, hanya sebagian besar yang dinilai kurang efisien. Kebijakan ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas layanan dan menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang berkembang.

Perubahan Pola Belanja Global

CEO Retail Tech Media Nexus, Dominick Miserandino, menilai New Policy H&M mencerminkan pergeseran perilaku konsumen secara global. “Konsumen kini lebih memilih belanja online karena kenyamanan dan aksesibilitas,” katanya. Ia menambahkan, faktor ekonomi yang tidak stabil dan persaingan ketat juga menjadi penyebab banyak perusahaan ritel seperti H&M melakukan penyesuaian. “Pola belanja yang berubah memaksa merek-merek global untuk mengambil langkah cepat, termasuk menutup toko fisik yang tidak lagi relevan,” jelasnya.

Dalam upaya menghadapi tantangan ini, H&M mengalihkan sumber daya ke penjualan digital. Perusahaan aktif mengadakan promo seperti “Buy 2 Get 1 Free” untuk menarik minat pembeli. “Ini merupakan bagian dari New Policy yang mencoba meningkatkan pendapatan melalui kanal online,” kata pihak H&M. Namun, penyesuaian ini juga memerlukan waktu dan strategi yang tepat agar tetap menjaga kepercayaan pelanggan.

Impak pada Ekosistem Retail Indonesia

Kebijakan penutupan H&M di Indonesia akan berdampak signifikan pada ekosistem ritel lokal. Beberapa pengusaha menyebut ini sebagai kesempatan untuk mengisi ruang yang sebelumnya dipegang oleh merek internasional. “Dengan New Policy ini, kita bisa melihat munculnya inovasi dari merek dalam negeri,” kata salah satu pengelola toko ritel. Namun, kekhawatiran muncul terkait dampak terhadap pekerjaan dan rantai pasok. Budihardjo mengatakan operator akan berupaya meminimalkan pengangguran dengan menempatkan pekerja H&M di toko yang diambil alih.

Menurut laporan The Sun, penutupan 160 gerai H&M tahun ini adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk memperkuat kehadiran digital. Perusahaan sedang mengembangkan layanan yang lebih lengkap, termasuk aplikasi mobile dan integrasi dengan platform e-commerce. “Dengan New Policy ini, H&M berharap bisa meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional secara signifikan,” ujar sumber internal H&M. Meski ada tantangan, langkah ini dianggap penting untuk bertahan dalam dunia retail yang semakin dinamis.

MORE FROM THIS CATEGORY

bf2075dc-62a2-4d05-bc8c-6179a67d7893-0

10 Makanan Ini Bisa Picu Asam Urat

Kesehatan sendi sangat bergantung pada pola makan yang tepat. 10 Makanan Ini Bisa Picu kenaikan asam urat jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa