Dailynesia News
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Negara ASEAN Paling Banyak Turis, RI Kalah Jauh dari Malaysia

Published August 13, 2026 · Updated August 13, 2026 · By Linda Davis - dailynesia.com

Foto : Linda Davis - dailynesia.com

Malaysia Ungguli Peringkat Wisatawan ASEAN, Indonesia Masih Tertinggal Jauh

Dailynesia.com – Negara ASEAN Paling Banyak Turis pada tahun 2025 adalah Malaysia, yang berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam sektor pariwisata. Berdasarkan data resmi dari Seasia Stats yang dirilis pada Rabu (12/8/2026), Malaysia berhasil menarik sebanyak 42,2 juta wisatawan asing sepanjang tahun lalu. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menempatkan Malaysia sebagai destinasi utama di kawasan Asia Tenggara.

Perbandingan data menunjukkan tren yang sangat positif bagi industri pariwisata Malaysia. Jumlah kedatangan turis asing mengalami kenaikan dari 38 juta pada tahun 2024 menjadi 42,2 juta pada 2025. Sementara itu, Thailand yang sebelumnya sering menjadi sorotan sebagai destinasi favorit di wilayah tersebut mengalami penurunan dari 35,5 juta kunjungan di 2024 menjadi 33 juta pada 2025, sehingga turun ke posisi kedua.

Posisi Indonesia dan Negara ASEAN Lainnya

Indonesia menempati peringkat kelima sebagai negara paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara. Total kunjungan mencapai 15,4 juta pada 2025, meningkat dari 14,3 juta yang tercatat pada tahun sebelumnya. Data ASEAN tahun 2024 juga mengonfirmasi angka sekitar 14,35 juta kunjungan untuk Indonesia, menunjukkan stabilitas dalam pertumbuhan pariwisata nasional.

Malaysia menjadi negara di Asia Tenggara dengan jumlah kunjungan wisatawan terbanyak sepanjang 2025.

Vietnam berada di urutan ketiga dengan pertumbuhan signifikan. Negara tersebut mencatat lonjakan dari 17,6 juta kunjungan pada 2024 menjadi 21,2 juta pada 2025. Singapura menyusul di posisi keempat dengan 16,9 juta kunjungan, naik tipis dari 16,5 juta pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kawasan Asia Tenggara terus menjadi magnet bagi wisatawan global.

Di bawah Indonesia, Filipina menerima 6,5 juta kunjungan pada 2025, meningkat dari 5,9 juta pada 2024. Kamboja justru mengalami penurunan cukup besar, turun dari 6,7 juta pada 2024 menjadi 5,6 juta pada 2025. Hal ini menunjukkan dinamika yang berbeda-beda dalam sektor pariwisata masing-masing negara ASEAN.

Laos mencatat 4,6 juta kunjungan, naik dari 4,1 juta. Myanmar berada di posisi berikutnya dengan sekitar 1 juta kunjungan, sementara Brunei Darussalam menerima 700 ribu wisatawan. Timor-Leste menempati posisi terakhir dengan sekitar 60 ribu kunjungan pada 2025.

Ringkasan Data Kunjungan Turis ASEAN 2025

Berikut adalah rangkuman lengkap berdasarkan jumlah kunjungan wisatawan ke setiap negara ASEAN pada tahun 2025:

Malaysia: 42,2 juta Thailand: 33 juta Vietnam: 21,2 juta Singapura: 16,9 juta Indonesia: 15,4 juta Filipina: 6,5 juta Kamboja: 5,6 juta Laos: 4,6 juta Myanmar: 1 juta Brunei Darussalam: 700 ribu Timor-Leste: 60 ribu

Frequently Asked Questions

Berapa total kunjungan wisatawan ke Malaysia pada 2025? Malaysia mencatatkan 42,2 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2025, menjadikannya negara ASEAN dengan jumlah kunjungan terbanyak.

Bagaimana posisi Indonesia dalam peringkat wisatawan ASEAN? Indonesia menempati peringkat kelima dengan 15,4 juta kunjungan pada 2025, meningkat dari 14,3 juta pada tahun sebelumnya.

Negara ASEAN mana yang mengalami penurunan kunjungan pada 2025? Thailand dan Kamboja mengalami penurunan kunjungan pada 2025. Thailand turun dari 35,5 juta menjadi 33 juta, sementara Kamboja turun dari 6,7 juta menjadi 5,6 juta.

Berapa selisih kunjungan antara Malaysia dan Indonesia? Selisih kunjungan antara Malaysia (42,2 juta) dan Indonesia (15,4 juta) mencapai 26,8 juta wisatawan pada tahun 2025.

Negara ASEAN mana yang memiliki pertumbuhan kunjungan tertinggi? Vietnam menunjukkan pertumbuhan tertinggi, melonjak dari 17,6 juta pada 2024 menjadi 21,2 juta pada 2025.

Related Reading