Viral Hantavirus Disebut Efek Samping Vaksin Covid, Benarkah?

3 months ago  ·  3 min read
By William Moore - dailynesia.com
dalam-ilustrasi-ini-yang-diambil-pada-7-mei-2026-terlihat-sebuah-tabung-reaksi-berlabel-negatif-hantavirus-1778157782885_169-1

Viral Hantavirus Disebut Efek Samping Vaksin Covid, Benarkah?

Dailynesia.com – Sebuah wabah hantavirus kini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah dikaitkan dengan penggunaan vaksin COVID-19. Wabah ini menimpa kapal pesiar berbendera Belanda, mengakibatkan kematian tiga orang. Dalam kasus tersebut, Afrika Selatan mengungkap bahwa dua korban terinfeksi strain Andes, salah satu jenis hantavirus yang bisa menular antar manusia meski jarang terjadi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa penyebaran antarmanusia pada strain Andes biasanya melalui kontak dekat dan berkepanjangan. Namun, klaim bahwa vaksin Pfizer-BioNTech menjadi penyebab infeksi hantavirus terus mengemuka, mengundang pertanyaan apakah “Solution For” efek samping ini benar-benar terjadi.

Solution For – Klaim tentang hubungan antara vaksin dan hantavirus didasarkan pada dokumen lisensi vaksin Pfizer ke FDA tahun 2021. Dokumen ini menyebutkan “hantavirus pulmonary infection” sebagai kejadian medis yang perlu dipantau. Namun, informasi ini tidak membuktikan bahwa vaksin adalah penyebab langsung dari penyakit tersebut. Berbagai platform pelaporan, seperti VAERS, mengizinkan penggunaan laporan sukarela, sehingga kejadian yang dilaporkan bisa berasal dari berbagai faktor, termasuk kebetulan atau pengaruh lingkungan.

Proses Pemantauan Efek Samping

Solution For – Proses pemantauan efek samping vaksin dilakukan melalui sistem formal yang dirancang untuk mengidentifikasi keluhan kesehatan yang perlu dikaji. Daftar “adverse events of special interest” dalam dokumen Pfizer mencakup berbagai kondisi, termasuk hantavirus. Klaim viral pada 7 Mei 2026 menunjukkan tangkapan layar dari daftar ini, menyebutkan “infeksi paru-paru akibat hantavirus” sebagai efek samping. Namun, Pfizer menjelaskan bahwa daftar ini hanya mencatat gejala yang dilaporkan peserta, tanpa menyatakan bahwa semua kejadian terjadi akibat vaksin.

“Daftar efek samping vaksin COVID-19 Pfizer mencakup infeksi paru-paru akibat hantavirus!”

Solution For – Sistem VAERS di Amerika Serikat, yang menjadi salah satu alat pelaporan efek samping, bekerja dengan prinsip sukarela. Artinya, laporan bisa berasal dari individu atau institusi tanpa verifikasi lengkap. Meski ada beberapa laporan hantavirus pasca-vaksinasi, data tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa vaksin adalah penyebab utamanya. Penting untuk membedakan antara pelaporan awal dan bukti kausal yang jelas.

Penjelasan dari Regulator

Solution For – Kementerian Kesehatan Inggris memberikan izin penuh untuk vaksin Pfizer setelah evaluasi menyeluruh tentang keamanan dan kemanjuran. Regulator AS, FDA, juga menegaskan bahwa laporan di VAERS tidak secara otomatis menyiratkan hubungan langsung antara vaksin dan penyakit. Dalam dokumen resmi vaksin Comirnaty, hantavirus tidak terdaftar sebagai efek samping terbukti. Selain itu, WHO menyatakan bahwa hantavirus tidak dikaitkan secara langsung dengan vaksin, dan transmisi antarmanusia tetap dianggap jarang.

Solution For – Vaksin Comirnaty, yang merupakan produk Pfizer, mengandung mRNA dan tidak menggunakan virus hidup. Hal ini membuatnya tidak memicu infeksi hantavirus secara langsung. Meski ada laporan tentang kejadian hantavirus setelah penerimaan vaksin, data tersebut tidak cukup untuk memastikan hubungan sebab-akibat. Banyak faktor lain, seperti kekebalan tubuh atau paparan lingkungan, bisa menjadi penyebabnya.

Solution For – Wabah hantavirus ini sebenarnya adalah kasus yang terjadi secara alami di beberapa wilayah. Strain Andes, yang ditemukan di Afrika Selatan, adalah salah satu jenis yang lebih menular dibandingkan strain lainnya. Meski vaksin tidak menyebabkan hantavirus, beberapa orang menganggap efek samping ini sebagai solusi untuk pertanyaan mengenai keamanan vaksin. Namun, ilmuwan menekankan bahwa lebih dari satu juta orang terinfeksi hantavirus setiap tahun, dan kebanyakan terjadi tanpa hubungan dengan vaksin.

MORE FROM THIS CATEGORY