Video:Gaet China,Produsen Sepeda Indonesia Rambah Bisnis Motor Listrik

2 months ago  ·  3 min read
By David Williams - dailynesia.com
gaet-china-produsen-sepeda-indonesia-rambah-bisnis-motor-listrik-1780659844775_169

Video: Gaet China, Produsen Sepeda Indonesia Rambah Bisnis Motor Listrik

Dailynesia.com – Produsen sepeda Indonesia, United Bike dan United e-Motor, tengah menggarap pasar motor listrik dengan merambah kerja sama strategis dengan perusahaan Tiongkok. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas manufaktur dan merespons pertumbuhan industri kendaraan listrik (EV) yang semakin pesat di Tanah Air. Dengan memadukan teknologi terkini dari produsen China, perusahaan lokal berharap dapat menawarkan solusi transportasi ramah lingkungan yang lebih kompetitif. Kepala PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), Stephen Mulyadi, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas skala bisnis mereka ke sektor baru yang menjanjikan.

Kolaborasi Dengan Produsen Tiongkok: Kunci Pertumbuhan

Langkah pihak United Bike dan United e-Motor untuk menyerap teknologi dari produsen Tiongkok mencerminkan kebutuhan akan inovasi dan efisiensi dalam produksi. Stephen Mulyadi menjelaskan bahwa kerja sama ini melibatkan transfer teknologi dan peningkatan kapasitas produksi untuk motor listrik. “Kami fokus pada pengembangan produk yang bisa menjangkau segmen pasar yang lebih luas, terutama dengan dukungan infrastruktur listrik dan kebijakan pemerintah yang semakin mendukung EV,” tambahnya. Dengan integrasi fasilitas manufaktur, perusahaan ini berupaya membangun rantai pasok yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pengembangan Teknologi dan Manufaktur

Proses produksi motor listrik di PT United e-Motor mencakup berbagai tahap, mulai dari desain, perakitan menyeluruh, hingga manufaktur baterai yang menjadi komponen kritis. Untuk memastikan kualitas, perusahaan telah mengadopsi standar produksi internasional dan meningkatkan efisiensi dengan metode manufaktur yang terintegrasi. Stephen Mulyadi menekankan bahwa penggunaan baterai berkapasitas tinggi dan desain ringan menjadi faktor utama dalam menarik konsumen. “Kolaborasi dengan produsen Tiongkok membantu kami mengakses teknologi baterai canggih yang bisa mengurangi biaya produksi hingga 30%,” ujarnya dalam wawancara dengan CNBC Indonesia.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan EV di Indonesia akan terus mengalami eksplorasi karena kebutuhan akan transportasi ekonomis dan ramah lingkungan semakin meningkat,” tutur Stephen Mulyadi. Menurutnya, peluang ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang mendorong adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi terbarukan.

Potensi Pasar dan Target Peningkatan

Indonesia, sebagai negara dengan populasi besar dan kebutuhan mobilitas yang tinggi, memiliki potensi pasar yang signifikan bagi motor listrik. Menurut laporan terkini, jumlah kendaraan listrik di Indonesia diprediksi akan meningkat dua kali lipat dalam lima tahun ke depan. United Bike dan United e-Motor berharap bisa memperoleh pangsa pasar yang lebih besar dengan produk yang diadaptasi ke kebutuhan lokal. Stephen Mulyadi menyebut bahwa perusahaan sedang mengeksplorasi peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk meningkatkan produksi dan distribusi.

Sebagai produsen sepeda yang sudah berpengalaman, UNTD juga ingin menunjukkan keberhasilan mereka dalam mengembangkan motor listrik. Dengan menggabungkan pengalaman di bidang sepeda dan teknologi dari Tiongkok, mereka berharap bisa menghadirkan solusi transportasi yang lebih inovatif dan ramah lingkungan. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan strategi pemasaran yang menekankan keberlanjutan dan kenyamanan pengguna.

Langkah Strategis Menuju Industri Ramah Lingkungan

Dalam upayanya menghadapi persaingan industri kendaraan listrik, United Bike dan United e-Motor terus berinovasi. Stephen Mulyadi menambahkan bahwa perusahaan sedang mengerjakan pengembangan produk berbasis baterai lithium-ion yang lebih hemat energi. “Kami juga berencana menghadirkan desain motor listrik yang lebih fleksibel untuk berbagai jenis penggunaan, seperti perkotaan dan perdesaan,” jelasnya. Dengan menjangkau pasar yang lebih luas, UNTD ingin menjadi bagian dari transisi ke transportasi berkelanjutan di Indonesia.

MORE FROM THIS CATEGORY