Kiamat Sudah Dekat Makin Jelas – Bumi Mulai Doyong

7 hours ago  ·  2 min read
By David Williams
7b3f309a-b1d2-4920-b754-cf81597428ff-0

Kiamat Sudah Dekat Makin Jelas, Bumi Mulai Doyong

Kiamat Sudah Dekat Makin Jelas – Penelitian terbaru membongkar dampak serius dari penyusutan cadangan air tanah. Fenomena ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga memengaruhi dinamika rotasi Bumi. Data menunjukkan bahwa antara 2000 dan 2002, jumlah air tanah yang menguap mencapai lebih dari 1.600 gigaton. Perubahan besar ini mengubah distribusi massa Bumi, sehingga memicu pergeseran poros planet.

Studi yang dipimpin oleh Prof Ki-Weon Seo dari Seoul National University menggabungkan data radar satelit dan model kelembaban tanah untuk memetakan perubahan volume air di bawah permukaan sejak akhir abad ke-20. Temuan menunjukkan bahwa hilangnya air tanah menyebabkan kenaikan permukaan laut global sebesar 1,95 mm per tahun. Angka ini jauh melampaui kontribusi dari pencairan es Greenland yang hanya 0,8 mm per tahun.

Pergeseran ini terus berlangsung. Dari 2003 hingga 2016, sebanyak 1.000 gigaton air tanah menghilang. Sampai 2021, kondisi kelembaban tanah belum pulih, menandakan perubahan jangka panjang dalam penyimpanan air daratan. Wilayah yang terkena kekeringan ekstrem, seperti Asia Timur dan Tengah, serta Afrika Tengah, mengalami efek langsung dari pergeseran sumbu Bumi.

Perubahan Massa dan Akibatnya

Menurut Clark Wilson, ahli geofisika dari University of Texas di Austin, redistribusi massa air dari daratan ke lautan mengubah momen inersia Bumi. Hal ini memengaruhi poros rotasi planet, menyebabkan pergeseran sekitar 45 cm. “Jika Anda mengambil air dalam jumlah besar dari daratan lalu mengirimkannya ke laut, Anda sedang menyebarkan ulang massa di seluruh Bumi,” jelas Wilson seperti dikutip dari Science Focus.

Itu akan mengubah sumbu rotasi Bumi.

Penelitian ini menekankan pentingnya pengukuran presisi. Perubahan kecil dalam rotasi Bumi bisa memengaruhi akurasi sistem GPS global. Oleh karena itu, gerak sumbu Bumi terus dipantau dengan ketelitian hingga milimeter. Kejadian ini mengingatkan kita tentang hubungan antara kegiatan manusia dan perubahan lingkungan yang mendalam.

MORE FROM THIS CATEGORY