Kabar Baik! Lulusan MagangHub Kini Dapat 15 Sertifikasi Kompetensi

2 months ago  ·  2 min read
By David Williams - dailynesia.com
7559490a-d6bf-4bda-912c-3c2f0eb1a137-0

Kabar Baik! Lulusan MagangHub Dapat 15 Sertifikasi Kompetensi

Dailynesia.com – Menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) telah meluncurkan 15 skema sertifikasi kompetensi yang dapat diakses oleh para lulusan Program Pemagangan Nasional, atau disebut MagangHub. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat daya saing tenaga kerja dan menjamin bahwa mereka memiliki pengakuan formal terhadap keterampilan yang diperoleh selama masa magang.

Perluasan Skema Sertifikasi untuk Kesiapan Kerja

Ke-15 skema sertifikasi ini dirancang secara menyeluruh untuk mencakup berbagai bidang yang relevan dengan tuntutan pasar kerja saat ini. Beberapa contoh skema yang ditawarkan antara lain Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary, Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, Desain Grafis, dan Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal. Di bidang pelayanan, terdapat skema untuk Supervisor SDM dan Front Office, sementara untuk pengelolaan data serta keselamatan kerja, skema seperti Analis Data dan Petugas K3 juga disediakan. Kemnaker menyatakan bahwa ini adalah Key Strategy untuk menghasilkan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Langkah ini juga merupakan bagian dari Key Strategy nasional dalam mengoptimalkan program magang sebagai bentuk pelatihan vokasi yang berkelanjutan. Dengan adanya sertifikasi, lulusan MagangHub dapat memperkuat portofolio mereka dan meningkatkan peluang kerja. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan bahwa skema sertifikasi ini tidak hanya menjadi bukti keahlian, tetapi juga alat untuk menunjukkan bahwa kemampuan mereka telah diverifikasi secara profesional.

Kolaborasi Antara Kemnaker dan BNSP

Program sertifikasi kompetensi ini merupakan hasil kerja sama yang intens antara Kemnaker dan BNSP. Tujuan utamanya adalah menyelaraskan kurikulum magang dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki kemampuan yang relevan dan aplikatif. Key Strategy ini mencakup pemetaan kebutuhan bidang usaha, identifikasi kompetensi kritis, dan pengembangan standar sertifikasi yang berlaku nasional. Proses sertifikasi dirancang agar bisa diakses oleh peserta magang dari berbagai daerah, sehingga memperluas akses terhadap pengakuan profesional.

“Melalui Key Strategy ini, kita ingin memastikan bahwa lulusan MagangHub tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memiliki sertifikasi yang dapat mendukung mereka dalam menghadapi tantangan pasar kerja yang semakin dinamis,” kata Yassierli dalam siaran pers Jumat (24/5/2026).

Sertifikasi kompetensi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan SDM yang berkelanjutan. Kemnaker dan BNSP menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan berbagai sektor seperti manufaktur, pertanian, teknologi, dan layanan publik. Dengan memperkenalkan skema yang lebih luas, lulusan MagangHub diberi kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat daya saing di pasar tenaga kerja.

Peluncuran 15 skema ini merupakan bagian dari Key Strategy yang telah dirancang untuk mempercepat proses adaptasi lulusan ke dunia kerja. Program ini tidak hanya memberikan sertifikasi, tetapi juga memastikan bahwa peserta magang memahami standar kompetensi dan prinsip-prinsip manajemen kualitas. Selain itu, sertifikasi ini diharapkan mampu menjadi bahan referensi bagi perusahaan dalam memilih kandidat yang lebih berkualitas.

MORE FROM THIS CATEGORY