Official Announcement: PHK Massal Kembali Terjadi di Depok, Ratusan Karyawan Dipecat
Dailynesia.com – Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal kembali mengguncang kota Depok, Jawa Barat, setelah perusahaan manufaktur digital imaging dan perakitan sirkuit elektronik PT Xacti Indonesia mengumumkan keputusan menutup operasional pabriknya dan memecat 350 karyawan. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Jumat (22/5/2026) lalu, dengan penjelasan resmi diberikan oleh Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus anggota Partai Buruh, yang menyatakan bahwa PHK ini sudah diumumkan secara resmi kepada karyawan.
“PHK massal yang dilakukan PT Xacti Indonesia memang sudah diumumkan secara official announcement sejak awal bulan Mei 2026. Karyawan yang dipecat mendapatkan pesangon dua kali lipat sesuai ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan,” kata Said Iqbal dalam konferensi pers pada Senin (25/5/2026).
Detail dan Proses PHK
Dalam official announcement resmi yang dibagikan oleh perusahaan, PT Xacti Indonesia menyebutkan bahwa keputusan penutupan operasional terkait dengan perubahan kondisi pasar global. Sejumlah karyawan dipecat karena perusahaan kesulitan mempertahankan produksi, terutama di tengah penurunan permintaan untuk produk seperti kamera dan komponen elektronik. Sebagai bagian dari proses PHK, para pekerja juga mendapatkan uang penghargaan kerja serta penggantian hak sesuai kesepakatan antara serikat pekerja dan manajemen.
Said Iqbal menambahkan bahwa official announcement ini tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan finansial perusahaan, tetapi juga dipengaruhi oleh tantangan kompetitif dari perusahaan-perusahaan asing yang lebih besar. “Dengan official announcement penutupan pabrik, kami harap para pekerja mendapatkan kepastian dalam proses pemberhentian kerja,” jelasnya. Menurut dia, proses PHK ini juga diiringi oleh upaya perusahaan untuk menawarkan paket pensiun atau bantuan lain sebagai bentuk kompensasi.
Pengaruh di Lingkungan Kerja
Sejumlah karyawan yang terkena PHK menyatakan kekecewaan terhadap official announcement tersebut. Seorang buruh bernama Rina, yang bekerja di pabrik selama enam tahun, mengungkapkan bahwa perusahaan tidak memberi peringatan lebih dini sebelum pengumuman dijatuhkan. “Kami sudah bertahun-tahun bekerja di sini, tapi tiba-tiba official announcement datang tanpa pemberitahuan,” katanya. Namun, sebagian besar pekerja mengakui bahwa pembayaran pesangon sesuai aturan hukum memberi mereka rasa puas meski pengangguran terjadi.
Di sisi lain, official announcement penutupan pabrik Xacti Indonesia menimbulkan kekhawatiran bagi pemerintah daerah Depok. Walikota Depok, Mohammad Idris, mengatakan bahwa PHK massal ini berdampak signifikan terhadap ekonomi lokal, terutama di sektor industri manufaktur. “Kami sedang berupaya memfasilitasi pelatihan keterampilan bagi para pekerja yang dipecat, agar bisa beralih ke bidang lain,” tuturnya. Ia juga mengingatkan perusahaan untuk tetap menjaga komunikasi dengan serikat pekerja sebelum mengambil langkah serius.
Menurut data yang dihimpun, PT Xacti Indonesia telah menjadi anggota KSPI selama hampir tiga tahun sebelum memutus keanggotaannya. Said Iqbal menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjalankan proses PHK secara transparan, dengan official announcement yang jelas dan sesuai dengan peraturan. “KSPI mendukung proses ini asalkan pesangon dan hak-hak karyawan terpenuhi,” tambahnya. Namun, ia juga meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kebijakan perusahaan yang memberi pengumuman massal.
Para pekerja yang tidak terkena PHK juga memberikan tanggapan terhadap official announcement ini. Seorang supervisor bernama Dedi mengatakan bahwa pengumuman ini mengubah suasana di pabrik. “Semua karyawan jadi cemas karena ada risiko dipecat, terutama yang baru masuk setahun belakangan,” ujarnya. Ia berharap perusahaan bisa menjelaskan lebih rinci alasan PHK dan proses pemecatan yang lebih adil. Sejumlah buruh juga menyarankan pemerintah daerah untuk melibatkan serikat pekerja lebih awal dalam pengambilan keputusan.
Official announcement penutupan operasional Xacti Indonesia juga memicu perdebatan di kalangan pengusaha lokal. Beberapa menyebutkan bahwa PHK ini adalah tindakan yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Namun, kritik terhadap kebijakan perusahaan terus berdatangan, terutama karena pengumuman PHK dilakukan secara mendadak tanpa ada persiapan yang cukup. Said Iqbal menegaskan bahwa KSPI tetap siap membantu para pekerja yang terkena dampak dalam official announcement ini.

