Video:Jurus BPD Perkuat Bisnis Saat Biaya Logistik Naik & Rupiah Lesu

2 months ago  ·  1 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
8b3e8129-196a-433d-b391-6d40340983a0-0

Video: Juru BPD Perkuat Bisnis Saat Biaya Logistik Naik & Rupiah Lesu

Dailynesia.com – Jakarta, Ayi Subrana, selaku direktur utama Bank BJB atau PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), yakin bahwa peluang bisnis di sektor perbankan daerah (BPD) pada tahun 2026 masih terbuka meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan. Setelah libur Lebaran, Bank BJB mengamati peluang pertumbuhan di bidang perdagangan besar dan eceran, termasuk agribisnis, industri pengolahan, konstruksi, infrastruktur, serta sektor pertanian dan peternakan.

Prospek Bisnis BPD di 2026

Menurut Ayi Subrana, BPD memperkirakan adanya kebangkitan kembali aktivitas pembangunan infrastruktur, yang berpotensi mendorong pertumbuhan pembiayaan di sektor investasi dan proyek infrastruktur. Selain itu, sektor kesehatan dan pendidikan dianggap sebagai bidang yang relatif stabil dalam hal penyaluran kredit.

Menjaga kualitas kredit dengan prinsip kehati-hatian termasuk dari risiko pembiayaan dan lonjakan NPL menjadi prioritas Bank BJB. Bank tersebut juga memantau sentimen negatif terkait kenaikan biaya logistik, fluktuasi nilai tukar rupiah, dan dinamika suku bunga global yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat serta distribusi kredit.

Strategi Perkuatan Bisnis Bank BJB

Dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu, Bank BJB mengadopsi strategi dengan fokus pada sektor yang dinilai tahan banting, seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta bidang yang sejalan dengan program prioritas pemerintah. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas operasional dan memperkuat posisi pasar.

Untuk melengkapi wawasan lebih dalam, simak wawancara dengan Ayi Subrana dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 19/05/2026).

MORE FROM THIS CATEGORY