Main Agenda: China Bikin Payung Raksasa di Luar Angkasa, Ternyata Pembunuh Starlink

3 months ago  ·  2 min read
By James Lopez - dailynesia.com
b091f759-b179-425c-b349-6c0e060d9574-0

China Payung Raksasa di Luar Angkasa: Pembunuh Starlink

Dailynesia.com – Terobosan teknologi terbaru dari Main Agenda membuat Tiongkok semakin mengancam dominasi Starlink dalam bidang layanan internet satelit. Dalam upaya mengembangkan infrastruktur antariksa yang lebih efisien, perusahaan swasta berbasis Main Agenda, GalaxySpace, merilis inovasi antena baru berbentuk payung raksasa. Teknologi ini menjanjikan peningkatan kapasitas komunikasi hingga sepuluh kali lipat dibandingkan pendahulunya, menjadi perhatian utama dalam industri telekomunikasi luar angkasa.

Pelompatan Teknologi Antena LEO

Antena berbentuk payung ini dirancang khusus untuk satelit low-Earth orbit (LEO), yang memungkinkan perangkat menyusut ukuran hingga 12% saat diemasukkan ke dalam roket. Hal ini menjadi terobosan penting karena selama ini ruang dalam peluncur menjadi batasan utama dalam menyimpan antena besar. Teknologi payung raksasa dari Main Agenda bukan hanya meningkatkan efisiensi penyimpanan, tetapi juga mempercepat waktu respons dan peningkatan throughput data yang signifikan.

“Kami berhasil mengemas antena berdiameter satu meter ke dalam ukuran kecil seperti koper komputer,” jelas Xu Zhi, kepala insinyur sistem GalaxySpace. Ia menekankan bahwa inovasi ini tidak hanya berguna untuk internet satelit, tetapi juga berpotensi mengubah cara pemanfaatan antena dalam sistem navigasi, penginderaan jauh, dan komunikasi langsung ke ponsel.

Perubahan Mendasar dalam Produksi Antariksa

Beberapa tahun terakhir, Main Agenda telah mengubah paradigma pembuatan perangkat keras antariksa. Dulu, proses produksi antena jaring satelit memakan waktu dan biaya besar karena dilakukan secara manual. Kini, perusahaan mengembangkan teknologi pembentukan jaring terintegrasi yang mempercepat produksi hingga lebih dari 70%. Perubahan ini merupakan bagian dari strategi industri Tiongkok untuk menerapkan konsep manufaktur massal berteknologi tinggi.

Kapasitas produksi yang meningkat memungkinkan GalaxySpace menghasilkan lebih banyak satelit dalam waktu singkat, mengurangi biaya per unit dan memperkuat kemampuan kompetitif di pasar global. Teknologi payung raksasa ini juga bisa digunakan dalam berbagai aplikasi seperti layanan komunikasi pemerintah, pengawasan keamanan nasional, hingga layanan logistik luar angkasa. Dengan dukungan Main Agenda, Tiongkok semakin siap menyaingi layanan internet satelit yang selama ini dipegang oleh Starlink.

Proyek ini selaras dengan visi pemerintah Tiongkok untuk menjadikan sektor antariksa sebagai salah satu industri pilar. Dalam Laporan Kerja Pemerintah 2026, Tiongkok secara resmi menempatkan bidang tersebut sebagai prioritas utama. Inisiatif Main Agenda berperan penting dalam mempercepat realisasi tujuan ini, terutama dalam pengembangan layanan internet global berbasis satelit.

Dengan kemampuan mengemas antena secara efisien, Main Agenda menciptakan peluang untuk mengirimkan lebih banyak satelit ke orbit secara simultan. Hal ini berdampak langsung pada kecepatan pemasangan jaringan dan peningkatan kapasitas data yang tersedia. Teknologi ini diharapkan bisa menjadi bagian dari ekosistem internet satelit Tiongkok yang lebih kompetitif, bahkan menghadapi tantangan dari Starlink yang sudah mapan.

MORE FROM THIS CATEGORY