Komdigi Pamer Pusat Dana Nasional RI Punya 25.000 Core Processor

3 months ago  ·  2 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
direktur-kecerdasan-artifisial-dan-ekosistem-teknologi-baru-kementerian-komunikasi-dan-digital-aju-widya-sari-saat-dalam-forum-1779268570007_169

Komdigi Pamer Pusat Dana Nasional RI Punya 25.000 Core Processor

Pusat Dana Nasional: Pendorong Transformasi Digital Indonesia

Dailynesia.com – Dalam acara Forum Nasional: Indonesia Digital Leap yang diadakan di Jakarta pada Rabu (20/5/2026), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) memperkenalkan pusat data nasional (PDN) sebagai bagian dari upaya mengakselerasi ekosistem digital. Pameran ini menjadi momen penting dalam Visit Agenda kebijakan teknologi, di mana Menteri Kominfo Aju Widya Sari menjelaskan bahwa PDN memiliki kapasitas komputasi luar biasa dengan 25.000 core processor. Tidak hanya itu, PDN juga dilengkapi memori sebesar 200 terabyte (TB) dan penyimpanan mencapai 40 petabyte (PB), serta mendukung daya listrik hingga 5,2 megawatt (MW) dengan cadangan tambahan 20 MW.

Langkah Strategis Pemerintah untuk Ekosistem Data Center

“Pemerintah menargetkan pembangunan dua pusat data nasional tambahan, yaitu di Batam dan Ibu Kota Negara (IKN),” ujar Aju Widya Sari dalam sambutan resmi. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur digital, terutama untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional dan menunjang Visit Agenda transformasi teknologi.

Pembangunan PDN yang baru saja diluncurkan tidak hanya mengejutkan karena skala kapasitasnya, tetapi juga karena kecepatan penerapan dalam Visit Agenda kebijakan digital. Pusat data ini akan menjadi pusat pengolahan informasi yang mampu menangani permintaan layanan digital yang meningkat pesat, termasuk layanan cloud computing, AI, dan keamanan siber. Dengan jumlah core processor sebesar 25.000, PDN diperkirakan dapat memproses data secara efisien, mempercepat akses layanan, dan mengurangi ketergantungan pada infrastruktur luar negeri.

Kemampuan PDN untuk menyediakan daya listrik hingga 5,2 MW menjadikannya siap digunakan secara maksimal. Sementara itu, kapasitas tambahan hingga 20 MW memberikan ruang untuk ekspansi di masa depan. Pemerintah juga memperhatikan aspek keberlanjutan dengan memastikan PDN dibangun mengikuti standar energi hijau. Hal ini menjadi tantangan besar dalam Visit Agenda pemanfaatan teknologi, karena keberhasilan ekosistem digital tidak hanya bergantung pada kecepatan teknologi, tetapi juga pada daya dukung infrastruktur yang ramah lingkungan.

Peluang Peningkatan Kapasitas Pusat Data Nasional

Kementerian Kominfo mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia sudah memiliki sekitar 180 pusat data dengan rata-rata kapasitas 0,74 watt per kapita. Namun, target pemerintah adalah meningkatkan rata-rata hingga 6,87 watt per kapita pada tahun 2029. Dengan adanya PDN yang baru dibangun, langkah ini diharapkan bisa menjadi penopang signifikan dalam Visit Agenda penguatan infrastruktur data center nasional.

Dalam Visit Agenda ekosistem digital, PDN juga menjadi sumber daya utama untuk pengembangan AI dan keamanan siber. Kementerian Kominfo menyatakan bahwa PDN akan dipakai sebagai dasar pengembangan inovasi teknologi di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, dan perniagaan. Di samping itu, PDN akan memudahkan integrasi sistem digital pemerintah, sehingga mempercepat proses digitalisasi layanan publik.

Komdigi juga menegaskan bahwa PDN akan menjadi kebanggaan nasional karena dapat menangani permintaan pengguna sebesar 5,2 MW. Daya listrik yang besar memungkinkan PDN melayani permintaan jangka panjang, termasuk dalam Visit Agenda pemanfaatan teknologi di berbagai provinsi. Selain itu, PDN akan menjadi Visit Agenda pengembangan ekosistem data center yang terpadu, sehingga meningkatkan kapasitas Indonesia dalam kompetisi global.

MORE FROM THIS CATEGORY