Video: Menko AHY: Infrastruktur Adalah Kunci Masa Depan Keberlanjutan
Jakarta, 20 Mei 2026
Dailynesia.com – Dalam wawancara terbaru yang tayang di CNBC Indonesia, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali menekankan peran infrastruktur sebagai tulang punggung keberlanjutan dan ketahanan lingkungan. Video yang dibagikan tersebut menjadi momentum penting untuk menggambarkan visi pemerintah dalam menghadapi tantangan perkembangan ekonomi dan perubahan iklim. AHY menekankan bahwa infrastruktur tidak hanya menjadi alat pembangunan ekonomi, tetapi juga sebagai pilar utama menuju masa depan yang lebih hijau, resilien, dan berkelanjutan. Dengan membangun sistem transportasi, energi, dan layanan publik yang modern, pemerintah diharapkan mampu menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Infrastruktur sebagai Pilar Keberlanjutan Lingkungan
Menurut AHY, keberlanjutan lingkungan tidak bisa tercapai tanpa adanya investasi yang terukur pada infrastruktur. Ia menyatakan bahwa bangunan, jalan raya, jaringan listrik, dan sistem air yang dirancang secara efisien akan berdampak langsung pada emisi karbon dan penggunaan sumber daya alam. “Infrastruktur yang ramah lingkungan tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem, tetapi juga mempercepat transisi ke energi terbarukan,” imbuhnya. Dalam konteks ini, AHY menggarisbawahi pentingnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, seperti penggunaan bahan baku daur ulang, teknologi hemat energi, dan perencanaan yang mengintegrasikan aspek lingkungan dalam setiap proyek.
“Infrastruktur bukan hanya alat pembangunan ekonomi, tapi juga pilar utama menuju masa depan yang lebih hijau dan resilien,” ujar AHY.
Strategi Infrastruktur untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi
Kebijakan infrastruktur yang dicanangkan oleh Menko AHY juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa investasi pada sektor ini tidak hanya memberikan manfaat langsung melalui peningkatan produktivitas dan koneksi regional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Dalam wawancara tersebut, AHY menyebutkan bahwa pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan sistem logistik modern akan menjadi kunci untuk menunjang pertumbuhan sektor ekspor dan sektor industri yang berkembang pesat. “Dengan infrastruktur yang memadai, kita bisa mengurangi ketergantungan pada kekuatan eksternal dan membangun ekonomi yang mandiri,” jelasnya.
Investasi dalam Infrastruktur sebagai Kunci Masa Depan
Menko AHY menambahkan bahwa infrastruktur adalah fondasi yang tidak bisa dipisahkan dari kemajuan sosial dan ekonomi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa proyek infrastruktur dirancang secara holistik, dengan mengutamakan keberlanjutan dan keadilan. “Kita perlu melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua lapisan,” tegasnya. Selain itu, AHY menyoroti pentingnya mempercepat pengembangan proyek infrastruktur prioritas nasional, seperti energi terbarukan dan transportasi massal, yang diperkirakan akan memberikan dampak signifikan pada dekade mendatang.
Dalam wawancara tersebut, AHY juga membahas tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan kebijakan infrastruktur. Ia menyebutkan bahwa meski proyek-proyek besar seperti pembangunan jaringan kereta cepat dan bandara internasional membutuhkan dana besar, keberhasilannya akan memberikan manfaat jangka panjang untuk pembangunan berkelanjutan. “Kita perlu menghitung risiko secara cermat, tetapi tidak boleh ragu untuk berinvestasi dalam infrastruktur yang mampu menjamin kesejahteraan generasi mendatang,” tuturnya. Dengan pendekatan ini, AHY yakin bahwa Indonesia bisa menjadi contoh negara yang berhasil menjalankan pembangunan dengan penekanan pada lingkungan dan keberlanjutan.
Keterlibatan Masyarakat dalam Proyek Infrastruktur
Pendapat AHY tentang keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama dalam wawancara tersebut. Ia menjelaskan bahwa partisipasi publik tidak hanya memastikan keberlanjutan proyek, tetapi juga menjaga keberlanjutan sosial. “Proyek infrastruktur yang hanya ditujukan pada keuntungan ekonomi tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat akan berisiko gagal,” katanya. Untuk mengatasi hal ini, AHY menyarankan bahwa pemerintah harus menciptakan mekanisme transparansi dan komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga tercipta kesepahaman bersama mengenai arah pembangunan yang diharapkan.
Video ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inisiatif-inisiatif baru yang akan ditempuh oleh Menko AHY dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Ia menyebutkan bahwa salah satu langkah utama adalah mempercepat penggunaan teknologi digital dalam manajemen infrastruktur, seperti sistem pengelolaan lalu lintas dan pemantauan kualitas lingkungan. “Dengan teknologi yang tepat, kita bisa mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya. Selain itu, AHY juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem infrastruktur yang seimbang.

