Purbaya Bawa Kabar Baik, RI Tak Lagi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’!
Dailynesia.com – Dalam konferensi pers APBN KITA Edisi April 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kabar positif. Defisit anggaran negara pada akhir bulan ini tercatat sebesar 0,64% dari PDB atau Rp 164,4 triliun, menurun dibandingkan angka 0,93% atau Rp 240 triliun pada akhir Maret 2026.
Kondisi ini menjadi perhatian karena analis sebelumnya memperkirakan defisit bisa mencapai 3,6%. “Hitungannya nggak begitu, kalau cara mereka (analis) begitu. Itu hitungan ajaib,” jelas Purbaya.
Keseimbangan Primer Surplus, Tanda Pemulihan
Surplus keseimbangan primer pada akhir April 2026 mencapai Rp 28 triliun, berbeda dengan defisit Rp95,8 triliun yang tercatat di akhir Maret. Surplus ini menunjukkan pendapatan negara lebih besar daripada pengeluaran, tanpa memperhitungkan pembayaran bunga utang.
“Keadaan membaik, Anda lihat di situ keseimbangan primer sudah surplus lagi Rp 28 triliun dan ke depan mungkin akan terus membaik,” tegas Purbaya.
Kondisi surplus tercapai karena efisiensi di sejumlah program, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggaran MBG telah dipangkas sesuai instruksi presiden dari Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun. Perubahan ini menghasilkan penghematan Rp 67 triliun.
Program penghematan juga didukung oleh pertumbuhan penerimaan pajak yang stabil sejak Februari hingga April 2026. Dengan keadaan tersebut, pemerintah tidak lagi menggali lubang untuk menutup lubang, artinya tidak menarik utang baru hanya untuk menyeimbangkan kas operasional.

