Latest Update: Komisi TikTok Shop Naik, Potongan ke Penjual Bisa Naik 16 Kali Lipat

3 months ago  ·  4 min read
By Christopher Moore - dailynesia.com
22b8be77-b89e-4186-8140-df1aab30e9fc-0

Komisi TikTok Shop Dinaikkan, Pengaruhnya Terhadap Penjual di Indonesia Menjadi Perhatian

Dailynesia.com – Jakarta, mulai hari ini, TikTok Shop mengumumkan kenaikan tarif komisi yang diterapkan kepada penjual yang berpartisipasi di platform mereka di Indonesia. Pernyataan resmi yang dikeluarkan pada 27 April 2026 menyebutkan bahwa kenaikan ini berlaku sejak 18 Mei 2026. Dalam perubahan kebijakan terbaru, “Biaya Komisi Dinamis” yang ditarik dari setiap transaksi produk dapat meningkat hingga 16 kali lipat dibandingkan sebelumnya. Hal ini mengakibatkan perubahan signifikan dalam penghasilan penjual, terutama bagi mereka yang menawarkan barang dengan nilai transaksi tinggi.

Transparansi Kebijakan Tarif Komisi

TikTok Shop menjelaskan bahwa kebijakan “Biaya Komisi Dinamis” dirancang untuk memberikan manfaat promosi dasar kepada penjual, termasuk pengiriman gratis yang ditingkatkan, bonus cashback, dan layanan tambahan lainnya. Namun, kenaikan ini juga menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Dalam simulasi yang dibagikan platform, komisi dari penjualan laptop seharga Rp20 juta meningkat drastis. Meskipun persentase komisi tetap sebesar 4 persen, jumlah nominal yang ditarik dari setiap unit produk telah naik dari Rp40.000 menjadi Rp650.000. Peningkatan ini terjadi karena pembatasan sebelumnya telah diubah.

Sebelumnya, TikTok Shop menetapkan batas maksimum komisi per unit produk sebesar Rp40.000. Kini, batas tersebut ditingkatkan hingga Rp650.000. Dengan demikian, penjual yang menjual laptop dengan nilai transaksi Rp20 juta sekarang dikenai biaya komisi yang lebih tinggi, meskipun persentase tetap di 4 persen. Jumlah ini sebelumnya hanya mencapai Rp800.000, tetapi dibatasi oleh platform menjadi Rp40.000. Dengan aturan baru, pengaruh komisi terhadap penjualan menjadi lebih nyata, terutama bagi produk dengan nilai tinggi.

Kenaikan Tarif pada Kategori Produk Spesifik

Di samping kenaikan batas atas, TikTok Shop juga menerapkan peningkatan persentase tarif komisi pada berbagai kategori. Misalnya, produk kecantikan dan perawatan tubuh mengalami kenaikan dari 4 persen menjadi 7 persen per unit. Kenaikan serupa juga terjadi pada kategori produk ibu hamil dan bayi, sepatu, serta busana anak-anak. Dalam hal ini, persentase komisi untuk sepatu meningkat dari 5 persen menjadi 8 persen, sementara busana anak-anak naik dari 4 persen ke 7,5 persen.

Kenaikan ini mencakup perubahan tarif untuk sejumlah kategori produk lain. Misalnya, peralatan dan perlengkapan kantor kini dikenai komisi sebesar 8 persen per unit, dibandingkan 4 persen sebelumnya. Di sisi lain, kategori produk telepon dan elektronik mengalami penurunan dari 4 persen menjadi 3 persen. Sementara komisi untuk komputer dan peralatan kantor tetap dipertahankan pada 4 persen. Penerapan kebijakan ini memicu berbagai reaksi dari pelaku bisnis, dengan beberapa menganggapnya sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan platform.

Implementasi di Tokopedia dan Reaksi Pemerintah

Kenaikan biaya komisi ini berlaku bagi seluruh penjual di Tokopedia yang telah melakukan integrasi ke TikTok Shop. Tahun lalu, Tokopedia memaksa seluruh merchant untuk beralih ke aplikasi baru yang terhubung dengan TikTok Shop. Dengan adanya kebijakan ini, pelaku usaha yang sebelumnya bergantung pada platform Tokopedia kini terkena dampak langsung dari perubahan tarif di TikTok Shop.

Pernyataan dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman menarik perhatian. “Kemarin kami sudah panggil seluruh perusahaan marketplace. Saya sudah sampaikan tidak boleh ada dulu kenaikan-kenaikan, tidak boleh, sudah tegas itu,” ujar Maman saat memberikan keterangan kepada media pada Jumat, 15 Mei 2026. Namun, TikTok Shop tetap melanjutkan penerapan kebijakan tersebut, meskipun ada larangan dari pemerintah terkait kenaikan harga secara umum.

Maman menekankan bahwa larangan ini bertujuan mencegah kenaikan tarif yang berdampak negatif terhadap konsumen. Meskipun demikian, TikTok Shop berargumen bahwa peningkatan biaya komisi dinamis adalah bagian dari pengelolaan keuangan platform. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah untuk menutupi biaya operasional yang meningkat, seperti pengembangan fitur baru dan pelayanan logistik yang lebih baik.

Kebijakan yang Berlaku untuk Pesanan yang Dikirim

Biaya komisi dinamis diterapkan ke seluruh pesanan yang berhasil dikirimkan ke pelanggan. Namun, jika pesanan tersebut dikembalikan (retur) atau dana diberikan kembali (refund), komisi tidak akan dikembalikan kepada penjual. Hal ini berdampak pada keputusan penjual dalam menentukan harga produk, karena mereka harus memperhitungkan biaya komisi yang lebih besar. Terutama untuk barang dengan nilai transaksi tinggi, peningkatan biaya ini bisa mengurangi margin keuntungan secara signifikan.

Sebagai contoh, penjual yang mengirimkan produk laptop dengan harga Rp20 juta sebelumnya hanya dikenai komisi maksimal Rp40.000. Namun, setelah kenaikan tarif, jumlah komisi yang ditarik naik menjadi Rp650.000. Peningkatan ini bisa berdampak pada harga jual, terutama jika penjual tidak bisa menyesuaikan tarifnya dengan kebijakan baru. Meskipun platform menyebutkan bahwa kebijakan ini memberikan manfaat tambahan, seperti pengiriman gratis dan cashback, keputusan pemerintah tetap memicu perdebatan mengenai keseimbangan antara keuntungan platform dan pelaku usaha.

Pengaruh Kebijakan terhadap Pasar E-commerce

Penyesuaian tarif komisi TikTok Shop diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan platform. Dengan tarif yang lebih tinggi, platform bisa meningkatkan pendapatan yang digunakan untuk pengembangan infrastruktur, seperti sistem pembayaran dan layanan pelanggan. Namun, kebijakan ini juga mengakibatkan tekanan terhadap penjual, terutama UKM yang memiliki margin keuntungan sempit. Beberapa penjual menilai bahwa kenaikan tarif ini tidak seimbang, karena tidak disertai penyesuaian kualitas layanan atau dukungan pemasaran yang lebih baik.

Perubahan ini mengisyaratkan bahwa Tik

MORE FROM THIS CATEGORY