Prabowo Hadiri Panen Raya Jagung, Soroti Jasa Polisi dan Tentara
Dailynesia.com – Solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan menjadi prioritas utama dalam acara Panen Raya Jagung Serentak yang dihadiri oleh Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026), di Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, mantan ketua umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa stabilitas nasional tidak terlepas dari keberhasilan produksi pangan. Ia menyatakan bahwa hal ini memerlukan kolaborasi erat antara sektor pertanian, keamanan, dan pemerintah daerah, sebab makanan yang memadai adalah fondasi penting bagi keberlanjutan bangsa.
Peran Polisi dan Tentara dalam Memastikan Kondisi Amankan
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti peran aparat keamanan, terutama polisi dan tentara, dalam menjaga kondisi stabil negara. Menurutnya, keduanya seringkali dianggap sepele ketika negara dalam keadaan tenang, tetapi mendapat perhatian lebih ketika muncul gangguan. “Tentara dan polisi berperan sentral dalam memastikan rakyat bisa hidup aman dan makmur,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa keberhasilan produksi pangan tidak akan tercapai jika kondisi sosial-ekonomi tidak stabil, yang kini menjadi tanggung jawab utama keamanan negara.
Prabowo menambahkan bahwa kinerja aparat keamanan harus selalu diapresiasi, terutama dalam menjaga keamanan pangan. Ia mengingatkan bahwa pasukan keamanan harus siap menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri, agar ketahanan pangan bisa terjaga. Dalam konteks ini, polisi dan tentara dianggap sebagai penjaga utama kestabilan masyarakat yang mendukung produktivitas pertanian.
Keterlibatan Petani dan Upaya Penguatan Ketahanan Pangan
Acara Panen Raya Jagung Serentak juga menjadi kesempatan Prabowo untuk memperkuat hubungan dengan petani. Sebagai mantan ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, ia menekankan bahwa peran petani sangat vital dalam memastikan kelangsungan pangan nasional. “Petani adalah pahlawan yang terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan rakyat,” katanya. Dalam upaya meningkatkan produksi, Prabowo menyatakan bahwa kebijakan pemerintah harus mendukung kebutuhan sektor pertanian secara optimal.
Ketahanan pangan juga dipandang sebagai solusi untuk mengurangi ketergantungan pada impor. Prabowo menyoroti bahwa dalam sejarah bangsa, krisis pangan seringkali menjadi pemicu ketidakstabilan sosial. Ia menegaskan bahwa strategi jangka panjang untuk menjaga keamanan pangan memerlukan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi keamanan yang terus memastikan lingkungan pertanian tetap aman dan terkontrol.
Perkembangan Infrastruktur Pangan dan Tanggung Jawab Pemerintah
Sebagai bagian dari solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan, Prabowo mengungkapkan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur pendukung sektor pertanian. Dalam acara groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, ia menekankan bahwa pengembangan infrastruktur ini adalah langkah penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar. “Kita harus menciptakan sistem yang efisien dan tangguh agar hasil pertanian bisa mencukupi kebutuhan rakyat,” jelas Prabowo.
Prabowo juga menyoroti bahwa peran polisi dan tentara tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan fisik, tetapi juga melibatkan pengawasan terhadap rantai pasokan pangan. Ia mengatakan bahwa keberadaan pasukan keamanan harus selalu siap menangani hambatan-hambatan yang mungkin terjadi, seperti gangguan distribusi, kerusakan tanaman, atau kelangkaan bahan pokok. “Karena itu, solusi untuk mengatasi masalah pangan tidak bisa terlepas dari keberhasilan pengelolaan keamanan di berbagai tingkat,” imbuhnya.
Refleksi Sejarah dan Pandangan Prabowo tentang Stabilitas Negara
Prabowo mengajak masyarakat untuk belajar dari sejarah, termasuk dari pengalaman bangsa lain yang menghadapi krisis pangan. “Saya selalu mempelajari bagaimana suatu bangsa bisa bertahan tanpa ketergantungan pada ekspor pangan,” ujarnya. Dalam konteks ini, ia menegaskan bahwa keberhasilan pertanian harus dipadukan dengan kebijakan ekonomi yang tepat, agar masyarakat tidak terjebak dalam keadaan krisis.
Acara tersebut juga menjadi kesempatan bagi Prabowo untuk menyoroti keberhasilan sejumlah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan. Ia mengungkapkan bahwa tingkatkan produksi jagung dan komoditas lainnya adalah salah satu indikator penting dalam menilai solusi untuk mengatasi masalah kebutuhan pangan nasional. Prabowo menyatakan bahwa upaya ini harus dilanjutkan dengan konsistensi dan ketekunan, karena keberlanjutan pangan adalah kunci kestabilan negara.

