Antrean Pengisian Pertalite di Bali Mulai Berkurang pada Hari Pertama Aturan Ganjil-Genap
Dailynesia.com – Penerapan pembelian Pertalite dengan sistem ganjil-genap di Bali mulai menunjukkan dampak pada antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pada hari pertama kebijakan berjalan, kepadatan yang sebelumnya terlihat di beberapa titik berangsur menurun, sementara Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan persediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pengaturan tersebut merupakan langkah bersama Pemerintah Provinsi Bali, Pertamina, serta pihak terkait untuk menata pembelian Pertalite dan mengurangi penumpukan kendaraan di area SPBU. Kebijakan ini mengacu pada Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM.
Kelancaran distribusi menjadi perhatian penting karena antrean yang panjang tidak hanya memengaruhi pengendara yang hendak mengisi bahan bakar. Kondisi itu juga dapat menghambat arus kendaraan di sekitar SPBU serta memperpanjang perjalanan mobil tangki dari terminal menuju lokasi penyaluran. Ketika antrean mulai berkurang, akses mobil tangki diharapkan menjadi lebih lancar sehingga pasokan dapat dijaga dengan lebih baik.
Stok BBM Disebut Tetap Aman
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa kebutuhan energi masyarakat tetap menjadi fokus dalam pelaksanaan pengaturan tersebut. Pertamina memastikan SPBU memiliki stok BBM yang diperlukan selama kebijakan ganjil-genap diterapkan.
“Kami melihat perkembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini, antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap. Dengan terurainya antrean di SPBU, lalu lintas di jalan akan semakin lancar sehingga waktu tempuh mobil tangki dari terminal semakin singkat,” ujar Ahad dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).
Perbaikan antrean pada tahap awal menjadi indikator penting, tetapi pelaksanaan di lapangan tetap akan dipantau dari hari ke hari. Pengaturan pembelian BBM membutuhkan dukungan pengguna kendaraan, petugas SPBU, pemerintah daerah, serta aparat yang membantu menjaga kelancaran distribusi.
Bagi masyarakat, sistem ganjil-genap berarti pembelian Pertalite perlu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, pengendara perlu memperhatikan jadwal dan aturan di lokasi pengisian agar tidak melakukan perjalanan yang tidak diperlukan atau menambah kepadatan di sekitar SPBU.
Layanan Pertalite Literan Diperluas
Selain pengaturan ganjil-genap, Pertamina meningkatkan kapasitas Pertamina Delivery Service (PDS). Layanan ini menyediakan penjualan Pertalite secara literan di sejumlah SPBU dan telah dijalankan sejak 15 Oktober 2026. Kehadiran PDS menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bakar di tengah penataan antrean.
Penyaluran melalui PDS turut didukung personel di lapangan agar proses distribusi dapat berlangsung lebih tertib. Pengaturan layanan ini dimaksudkan untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM tanpa seluruh permintaan harus terkonsentrasi pada pola pengisian kendaraan seperti biasa.
Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang ikut membantu pengawalan mobil tangki menuju SPBU. Dukungan tersebut melibatkan TNI Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah Bali. Pengawalan diperlukan untuk membantu perjalanan armada distribusi, terutama ketika kondisi lalu lintas dan antrean berpotensi menghambat mobil tangki menuju titik penyaluran.
Kolaborasi antarlembaga menjadi unsur penting dalam menjaga distribusi energi. SPBU membutuhkan pasokan yang tiba tepat waktu, sedangkan mobil tangki memerlukan jalur yang memungkinkan mereka bergerak tanpa terjebak kepadatan berkepanjangan. Ketika keduanya berjalan lebih tertib, masyarakat dapat memperoleh BBM dengan waktu tunggu yang lebih terkendali.
Pemantauan Harian Akan Dilanjutkan
Pertamina dan Pemerintah Provinsi Bali akan meneruskan koordinasi melalui pemantauan serta evaluasi setiap hari. Beberapa hal yang diperhatikan mencakup seberapa efektif pengaturan diterapkan, perubahan panjang antrean, waktu tunggu kendaraan, dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.
“Pertamina dengan Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan melakukan evaluasi setiap harinya untuk melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU dengan harapannya upaya optimalisasi ini berjalan dengan lancar agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar,” tutup Ahad.
Evaluasi rutin diperlukan karena kondisi setiap SPBU dapat berbeda. Volume kendaraan, akses jalan, jam kedatangan mobil tangki, dan pola kedatangan konsumen dapat memengaruhi situasi di lapangan. Hasil pemantauan menjadi dasar untuk melihat apakah pengaturan yang diterapkan sudah membantu mengurai kepadatan atau masih memerlukan penyesuaian.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian yang wajar membantu menjaga distribusi tetap teratur serta memberi kesempatan bagi lebih banyak pengguna untuk memperoleh bahan bakar. Pengendara juga dapat mengikuti informasi layanan SPBU di Bali melalui akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali.
Untuk kendala layanan atau kebutuhan informasi energi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Saluran tersebut dapat digunakan sebagai rujukan ketika pengguna membutuhkan penjelasan mengenai layanan Pertamina yang tersedia.
Dengan stok yang dipastikan aman, penguatan layanan PDS, pengawalan armada distribusi, dan evaluasi harian, pelaksanaan sistem ganjil-genap di Bali diarahkan untuk membuat akses BBM lebih tertib. Perkembangan pada hari pertama memberi gambaran bahwa antrean dapat berangsur terurai saat seluruh pihak menjalankan perannya secara konsisten.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Antrean BBM di Bali Terurai Saat?
Antrean BBM di Bali Terurai Saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Antrean BBM di Bali Terurai Saat matter?
Antrean BBM di Bali Terurai Saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

