Mendagri Tekankan Penguatan Sistem IT Dukung Digitalisasi Perlinsos
Dailynesia.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penguatan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting dalam digitalisasi perlindungan sosial atau Perlinsos. Mendagri Tekankan Penguatan Sistem IT Dukung proses integrasi data antarinstansi, pengolahan informasi yang lebih cepat, serta layanan bantuan sosial yang lebih andal dan aman.
Menurut Tito, aplikasi digital Perlinsos membutuhkan dukungan sistem yang kuat karena proses penetapan kelayakan penerima bantuan tidak hanya bergantung pada satu sumber data. Sejumlah informasi dari instansi terkait perlu dihimpun, diverifikasi, dan divalidasi sebelum digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Integrasi Data untuk Menentukan Kelayakan Penerima Bantuan
Data yang digunakan dalam sistem Perlinsos meliputi informasi kepemilikan tanah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, data kepemilikan kendaraan dari kepolisian, Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN, serta data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Integrasi berbagai data tersebut ditujukan agar penilaian terhadap calon penerima bantuan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Sistem juga memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk membantu membaca data dan mengategorikan apakah seseorang dinilai layak atau tidak layak menerima bantuan.
“Karena menggabungkan data-data dari berbagai instansi, dan menggunakan AI untuk membaca bahwa ini layak atau tidak layak,” kata Tito dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).
Dengan mekanisme ini, digitalisasi Perlinsos diharapkan mampu mendukung proses penyaluran bantuan yang berbasis data. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut juga menuntut kesiapan infrastruktur dari seluruh lembaga yang terlibat dalam pertukaran dan pemrosesan informasi.
Keamanan Siber dan Infrastruktur Jadi Perhatian Utama
Mendagri Tekankan Penguatan Sistem IT Dukung pengelolaan data Perlinsos yang aman. Ia menyebut sistem teknologi informasi di Dukcapil telah diperkuat sebagai bagian dari persiapan penerapan sistem yang melibatkan lalu lintas data dalam jumlah besar.
Penggunaan teknologi memang dapat mempercepat pengolahan informasi, tetapi tetap memiliki risiko gangguan. Kerusakan sistem maupun serangan siber dapat menghambat layanan dan berpotensi mengganggu proses verifikasi data penerima bantuan. Karena itu, penguatan IT tidak hanya berkaitan dengan kecepatan akses, melainkan juga kesinambungan layanan.
Tito meminta instansi yang terlibat untuk memberi perhatian serius pada kapasitas penyimpanan data, lebar pita jaringan, sistem pencadangan, dan keamanan siber. Keempat unsur tersebut diperlukan agar sistem tetap mampu bekerja ketika volume data meningkat dan tetap dapat dipulihkan jika terjadi gangguan.
“Perkuat betul storage, bandwidth-nya, dan cybersecurity-nya,” tambah Tito.
Selain kesiapan teknis, pengelolaan data dalam aplikasi Perlinsos harus tetap mengikuti ketentuan pelindungan data pribadi yang berlaku. Pengamanan yang memadai diperlukan untuk mencegah akses tanpa kewenangan serta menjaga informasi masyarakat yang dikelola oleh berbagai instansi.
Verifikasi dan Validasi Data Harus Berjalan Konsisten
Tingginya arus pertukaran data membuat proses verifikasi dan validasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari digitalisasi Perlinsos. Setiap instansi perlu memastikan sistemnya dapat mendukung pemeriksaan data secara akurat, aman, dan berkelanjutan.
Mendagri Tekankan Penguatan Sistem IT Dukung koordinasi antarlembaga dalam menjalankan aplikasi Perlinsos. Penguatan dilakukan agar data dapat diproses dengan baik, layanan tidak mudah terganggu, dan perlindungan terhadap data pribadi tetap terjaga.
FAQ Digitalisasi Perlinsos
Mengapa sistem IT perlu diperkuat dalam Perlinsos?
Sistem IT perlu diperkuat karena aplikasi Perlinsos mengolah dan menghubungkan data dari berbagai instansi. Infrastruktur yang memadai membantu menjaga kelancaran akses, kecepatan pemrosesan, pencadangan data, serta keamanan sistem.
Data apa saja yang digunakan dalam penentuan penerima bantuan?
Data yang disebutkan meliputi kepemilikan tanah dari ATR/BPN, kepemilikan kendaraan dari kepolisian, DTSEN, dan data kependudukan dari Dukcapil.
Apa peran AI dalam aplikasi Perlinsos?
AI digunakan untuk membantu membaca data yang terintegrasi dan mendukung pengategorian kelayakan calon penerima bantuan. Penggunaannya tetap membutuhkan data yang tervalidasi serta sistem yang aman.
Bagaimana data pribadi dalam Perlinsos harus dilindungi?
Instansi terkait perlu memperkuat keamanan siber dan menjalankan pengelolaan data sesuai ketentuan pelindungan data pribadi. Langkah ini penting untuk mencegah akses tidak sah dan menjaga keamanan informasi masyarakat.

