Anggaran Pendidikan 2027 Capai Rp 820,9 Triliun, Melonjak Rp 100 Triliun
Dailynesia.com – Jakarta – Pemerintah pusat resmi menetapkan besaran Anggaran Pendidikan 2027 sebesar Rp 820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Angka ini mencerminkan kenaikan substansial sebesar 13,9% atau setara Rp 100 triliun dibandingkan alokasi tahun berjalan yang mencapai Rp 720,8 triliun. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional.
Komitmen Konstitusional untuk SDM Unggul
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa peningkatan anggaran ini mencerminkan tekad pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Langkah strategis ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang mensyaratkan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dialokasikan untuk sektor pendidikan. Dengan demikian, Anggaran Pendidikan 2027 tidak hanya memenuhi target konstitusional, tetapi juga melampauinya.
Sesuai dengan UUD 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional. Jadi, itu akan kita implementasikan pada 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Purbaya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa peningkatan ini akan digunakan secara efisien untuk berbagai program prioritas pendidikan.
Perluasan Akses dan Bantuan Pendidikan
Sebagian besar Anggaran Pendidikan 2027 akan difokuskan untuk memperluas akses pendidikan melalui berbagai program bantuan sosial. Pemerintah menargetkan Program Indonesia Pintar (PIP) dapat menjangkau 22,1 juta siswa, sementara Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah akan disalurkan kepada 1,1 juta mahasiswa. Kedua program ini menjadi tulang punggung pemerataan akses pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Selain itu, dana pendidikan juga akan diarahkan untuk pembangunan dan pengembangan infrastruktur pendidikan. Program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Sekolah Unggul Garuda (SUG) dan Sekolah Rakyat (SR), menjadi salah satu penerima alokasi penting dalam Anggaran Pendidikan 2027. Kedua program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah juga mengintegrasikan Anggaran Pendidikan 2027 dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesehatan peserta didik. Pada tahun 2027, program tersebut ditargetkan menjangkau 60,6 juta penerima manfaat. Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara kesehatan dan pendidikan.
Peningkatan kualitas pembelajaran melalui Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sebagainya, seperti yang sudah disampaikan oleh Bapak Presiden.
Dukungan Operasional dan Pembangunan Fisik
Di sisi lain, pemerintah tetap melanjutkan dukungan operasional pendidikan melalui penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada 54,2 juta siswa. Selain itu, Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD akan diberikan kepada 6,3 juta peserta didik, serta pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk sekitar 1,7 juta guru ASN dan non-ASN di daerah. Alokasi ini memastikan keberlangsungan operasional pendidikan di seluruh Indonesia.
Dari sisi pembangunan fisik, RAPBN 2027 juga mengalokasikan anggaran untuk renovasi 12.215 sekolah dan madrasah. Pembangunan 7 Sekolah Unggul Garuda dan 100 Sekolah Rakyat baru juga akan dilaksanakan, serta operasionalisasi 166 Sekolah Rakyat yang telah dibangun sebelumnya. Infrastruktur yang memadai menjadi kunci keberhasilan implementasi Anggaran Pendidikan 2027.
Dengan kenaikan anggaran hingga mendekati Rp 821 triliun, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional semakin meningkat dan mampu mendukung target pembangunan SDM unggul dalam jangka panjang. Anggaran Pendidikan 2027 diharapkan dapat menjadi fondasi kuat untuk Indonesia yang lebih maju dan kompetitif di kancah global.
Frequently Asked Questions
Berapa total kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 dibandingkan tahun sebelumnya?
Anggaran Pendidikan 2027 mengalami kenaikan sebesar Rp 100 triliun atau 13,9% dibandingkan alokasi tahun berjalan yang mencapai Rp 720,8 triliun.
Apakah Anggaran Pendidikan 2027 sudah memenuhi target konstitusional 20% APBN?
Ya, Anggaran Pendidikan 2027 tidak hanya memenuhi target konstitusional 20% APBN, tetapi juga melampauinya sesuai amanat UUD 1945.
Program apa saja yang akan mendapat prioritas dalam Anggaran Pendidikan 2027?
Program prioritas meliputi Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Sekolah Unggul Garuda (SUG), Sekolah Rakyat (SR), serta integrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berapa jumlah siswa yang akan menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam Anggaran Pendidikan 2027?
Dalam Anggaran Pendidikan 2027, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan disalurkan kepada 54,2 juta siswa di seluruh Indonesia.

