Video: Perkuat Daya Tahan Ekonomi, Industri Butuh Stimulus Pemerintah

1 week ago  ·  2 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
perkuat-daya-tahan-ekonomi-dunia-industri-butuh-stimulus-efisiensi-pengurangan-biaya-logistik-1786619305615_169

Stimulus Pemerintah Diperlukan untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi Industri

Analisis Leo Rinaldy: Belanja Pemerintah Masih di Level Tinggi

Dailynesia.com – Jakarta — Berdasarkan tinjauan terhadap data pengeluaran pemerintah yang menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, Leo Rinaldy selaku Chief Economist BNI menyampaikan pandangannya. Ia menyoroti bahwa Government Expenditure pada Kuartal II-2026 mengalami perlambatan. Kondisi ini dipengaruhi oleh efek normalisasi serta low based effect, mengingat pada Kuartal I-2025 belanja pemerintah tercatat sangat minim akibat efisiensi anggaran yang masif.

Menurut Leo, proporsi belanja pemerintah sebesar 22% pada Kuartal I kemudian menurun menjadi 16% pada Kuartal II-2026 masih tergolong tinggi. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata pengeluaran pemerintah pra-pandemi yang berada di kisaran 5%. Saat ini, pemerintah terus mendorong belanja untuk mempertahankan daya beli masyarakat kelas bawah sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Perluasan Stimulus ke Sektor Produsen dan Industri

Dalam rangka memperkuat daya tahan ekonomi nasional, pemerintah diminta untuk memastikan keberlangsungan daya beli melalui stimulus yang ada. Namun, langkah tersebut perlu diperluas cakupannya ke sisi produsen dan industri. Hal ini penting untuk mengurangi tekanan akibat lonjakan biaya produksi yang berdampak pada lapangan pekerjaan.

Reformasi struktur juga diperlukan untuk mendorong peningkatan ekspor dan investasi asing. Hal ini terkait dengan produktivitas sumber daya manusia, deregulasi, serta pembangunan infrastruktur guna menekan biaya logistik.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Semester II-2025

BNI memproyeksikan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut hingga Semester II-2025. Angka tersebut diprediksi tetap berada di atas level 5%. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana para ekonom melihat arah, tantangan, serta potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Untuk pembahasan lebih lengkap, simak dialog antara Andi Shalini dengan Leo Rinaldy, Chief Economist PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dalam acara Power Lunch CNBC Indonesia yang tayang pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Frequently Asked Questions

What is Video: Perkuat Daya Tahan Ekonomi, Industri Butuh Stimulus Pemerintah?

Video: Perkuat Daya Tahan Ekonomi, Industri Butuh Stimulus Pemerintah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Video: Perkuat Daya Tahan Ekonomi, Industri Butuh Stimulus Pemerintah matter?

Video: Perkuat Daya Tahan Ekonomi, Industri Butuh Stimulus Pemerintah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category