Laptop China Laku Keras Saat Krisis, Pendapatan Naik Drastis

1 week ago  ·  2 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com
laptop-lenovo-transparan_169

Lenovo Cetak Rekor Pertumbuhan di Tengah Krisis Chip Global

Dailynesia.com – Jakarta — Di saat industri komputer menghadapi tekanan berat akibat kelangkaan chip memori NAND dan DRAM yang semakin parah, Lenovo justru menunjukkan ketangguhan luar biasa. Raksasa teknologi asal Tiongkok ini berhasil mencatatkan lonjakan pendapatan yang signifikan, melampaui ekspektasi pasar meskipun sempat menaikkan harga produk untuk mengantisipasi lonjakan biaya komponen.

Sementara kompetitor Amerika Serikat seperti Dell, HPE, dan Super Micro terpaksa meningkatkan harga jual hingga 30 persen karena mahalnya chip memori, Lenovo memanfaatkan strategi penyesuaian harga yang tepat bersamaan dengan tren perangkat keras AI. Hasilnya, pendapatan kuartalan perusahaan melonjak 43 persen menjadi US$26,94 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, yang mencakup periode hingga 30 Juni.

Capaian tersebut jauh melampaui proyeksi analis sebesar US$22,3 miliar. Ini menandai pertumbuhan tertinggi Lenovo dalam lima tahun terakhir. Imbas positif langsung terasa di pasar saham, dimana nilai saham Lenovo sempat melonjak 17 persen dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa.

Performa Bisnis AI yang Memukau

Salah satu pendorong utama pertumbuhan ini adalah sektor AI. Pendapatan berbasis kecerdasan buatan tumbuh 60 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi US$9,3 miliar, yang menyumbang 35 persen dari total pendapatan perusahaan. Selain itu, pipeline server AI juga mengalami lonjakan dramatis sebesar 157 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter) mencapai US$54,0 miliar.

Divisi PC dan Perangkat Tetap Tetap Kuat

Divisi PC, tablet, dan smartphone juga menunjukkan performa solid. Segmen ini menyumbang 64 persen dari total pendapatan dengan kenaikan omzet 27 persen secara tahunan. Data dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa pengiriman PC global pada kuartal kedua 2026 sempat turun 2 persen secara tahunan menjadi 16,6 juta unit akibat melambungnya biaya chip memori.

Meskipun pasar dunia mengalami koreksi, Lenovo terbukti paling kokoh mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri dengan pangsa pasar sebesar 25,6 persen.

Laba dan Catatan Akuntansi

Adjusted net income atau laba yang disesuaikan (di luar beban non-kas) naik lebih dari dua kali lipat menjadi US$1,075 miliar. Namun, secara pembukuan resmi, Lenovo mencatat rugi bersih sebesar US$609 juta. Angka ini disebabkan oleh beban akuntansi non-kas berupa fair value loss sebesar US$1,7 miliar dari penilaian ulang waran terbitan tahun 2025.

Lenovo membuktikan diri sebagai perusahaan yang tangguh di tengah krisis chip, dengan strategi harga yang tepat dan pemanfaatan tren AI hardware yang berhasil mendorong pertumbuhan pendapatan tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Frequently Asked Questions

What is Laptop China Laku Keras Saat Krisis?

Laptop China Laku Keras Saat Krisis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Laptop China Laku Keras Saat Krisis matter?

Laptop China Laku Keras Saat Krisis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category