Cerita Prabowo Soal Sifat Pengusaha: Hampir Sama dengan Tentara

1 week ago  ·  3 min read
By Christopher Moore - dailynesia.com
presiden-prabowo-subianto-saat-acara-pluncuran-motor-listriokm-nasional-molinas-pada-kamis-1382026-youtubesekretariat-presiden-1786608196638_169

Prabowo Menyoroti Kesamaan Karakter Pengusaha dan Prajurit

Dailynesia.com – Jakarta — Dalam sambutannya pada acara Peluncuran Motor Listrik Nasional yang diselenggarakan di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026), Presiden Prabowo Subianto menyoroti kemiripan signifikan antara dunia usaha dan militer. Kehadiran beliau kali ini juga menjadi momen untuk menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha nasional yang tergabung dalam Grup Indika atas inisiatif mereka dalam memproduksi kendaraan listrik.

Menurut kepala negara, langkah yang diambil oleh para pengusaha tersebut memerlukan keberanian tinggi. Ia menjelaskan bahwa setiap inisiatif selalu membawa risiko, termasuk kemungkinan kegagalan atas investasi yang telah dilakukan beberapa tahun sebelumnya. Risiko tersebut juga masih ada hingga saat ini. Oleh karena itu, Prabowo mengajak seluruh elemen bisnis di Indonesia untuk bersatu padu, baik yang memiliki skala besar, menengah, maupun kecil.

Inisiatif itu keberanian, karena inisiatif mengandung risiko, segala yang kau keluarkan berapa tahun yang lalu bisa gagal. Ini pun hari ini ada risiko. Hari ini saya mengajak kalian Indonesia Incorporated, kita harus jadi satu. Yang kuat, yang menengah, yang agak menengah dan yang lemah harus bersatu.

Pres Prabowo juga mengingatkan bahwa para pengusaha Grup Indika, termasuk Arsjad Rasjid dan Wisnu Wardhana, masih menghadapi tantangan berat. Mereka harus bersaing dengan negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok, namun tetap menunjukkan ketangguhan dalam berbisnis.

Sampai hari ini saya katakan, sesungguhnya saudara Arsjad (Arsjad Rasjid), saudara Wisnu (Wisnu Wardhana) (grup) Indika, saudara masih risiko, saudara menghadapi saingan luar biasa dari negara-negara hebat. Jepang, Korea, China, and yet kalian masih berani, saudara-saudara sekalian.

Perjalanan dari Militer ke Dunia Usaha

Mantan Menteri Pertahanan ini kemudian berbagi pengalaman pribadinya tentang transisi dari karier militer menjadi seorang pebisnis. Setelah masa pengabdiannya sebagai tentara berakhir, ia memutuskan untuk terjun ke dunia usaha. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam bahwa menjadi seorang wiraswasta memiliki karakteristik yang hampir identik dengan menjadi seorang prajurit.

Makanya saya benar-benar memahami bahwa menjadi pengusaha, menjadi wiraswasta itu sifatnya itu sama hampir dengan tentara. Maka seorang entrepreneur, dia pakai kata-kata wiraswasta.

Prabowo menjelaskan bahwa seorang entrepreneur sesungguhnya sedang bertempur menggunakan ilmu-ilmu perang. Riset dan pengembangan (litbang) dianggap sebagai fungsi intelijen, sementara logistik menjadi bagian penting dari perhitungan strategis. Meskipun penuh risiko, para pengusaha tetap memiliki keberanian untuk terus melangkah.

Karena dia bertempur dan dia pakai ilmu perang juga. Ada intelnya juga, litbang itu intel, habis itu dia ada logistik, semuanya dihitung. Jadi mereka ini masih risiko, masih risiko, tapi ada keberanian.

Program Nasional untuk Kemandirian Energi

Lebih jauh, Prabowo menekankan bahwa program motor listrik ini sejalan dengan kepentingan nasional. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap sumber energi dari negara lain. Ia menilai bahwa Indonesia memiliki ukuran yang terlalu besar untuk terus bergantung pada pihak luar.

Kita terlalu besar untuk menggantungkan diri kepada pihak luar, terlalu besar. Ada perang di tempat yang jauh rakyat kita bisa korban, kita tidak ada kepentingan. Ada pertikaian di mana, ada perang dagang di mana, kita kena, kita selalu dihantui.

Menurutnya, Indonesia tidak seharusnya terus-menerus terdampak oleh konflik global. Dengan memanfaatkan potensi alam yang melimpah dan mengelolanya dengan baik, negara ini memiliki kekuatan luar biasa untuk mandiri. Kuncinya terletak pada kemampuan bangsa dalam menjaga dan mengelola sumber daya yang dimiliki.

Tidak bisa. Ternyata kalau belajar dengan benar tidak usah terlalu kita mengerti, Indonesia memiliki kekuatan luar biasa, Indonesia memiliki sumber alam luar biasa, tinggal kita bisa atau tidak menjaga dan mengelolanya.

Frequently Asked Questions

What is Cerita Prabowo Soal Sifat Pengusaha?

Cerita Prabowo Soal Sifat Pengusaha is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Cerita Prabowo Soal Sifat Pengusaha matter?

Cerita Prabowo Soal Sifat Pengusaha matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category