Kemlu Buka Suara soal Latihan Militer RI dengan China

1 week ago  ·  2 min read
By Daniel Rodriguez - dailynesia.com
kri-i-gusti-ngurah-rai-332-istpalcoid-2_169

Kemlu Klarifikasi Latihan Maritim RI Bersama Kapal Perang Tiongkok

Kegiatan Passex KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Dijelaskan Sebagai Latihan Terbatas

Dailynesia.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memberikan penjelasan resmi terkait kegiatan Passing Exercise yang melibatkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 bersama kapal perang Tiongkok di wilayah Asia-Pasifik. Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa aktivitas tersebut merupakan latihan berskala terbatas dan bukan merupakan latihan tempur.

Menurutnya, Passex merupakan praktik yang sudah lazim dilakukan antar-Angkatan Laut ketika kapal-kapal melintasi suatu kawasan tertentu. “Dari perspektif Indonesia, kegiatan ini murni passing exercise, yakni interaksi antar kapal perang yang bersifat profesional dan rutin saat melintasi jalur pelayaran internasional menuju Indonesia, bukan latihan tempur,” jelas Yvonne dalam konferensi pers pada Kamis, 13 Agustus 2026.

“Kami tidak melihat adanya pertentangan terminologi yang mendasar. Fokus Indonesia adalah menjaga komunikasi maritim dan persahabatan,” kata Yvonne.

Diplomasi Maritim dan Prinsip Bebas Aktif Tetap Dijaga

Yvonne menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi maritim Indonesia dalam membangun komunikasi dan kepercayaan dengan negara-negara mitra. Ia menekankan bahwa interaksi pertahanan dengan berbagai negara, termasuk Tiongkok, Rusia, Amerika Serikat, dan Jepang, tidak dimaksudkan sebagai upaya balancing atau keberpihakan terhadap blok tertentu.

Kemlu juga menepis adanya perubahan postur politik luar negeri Indonesia yang dinilai semakin condong ke Tiongkok akibat kegiatan tersebut. Yvonne menegaskan Indonesia tetap konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri Bebas Aktif sekaligus mempertahankan kebijakan One China Policy.

“Tidak ada perubahan postur politik luar negeri RI. Indonesia tetap konsisten memegang teguh prinsip Bebas-Aktif dan One China Policy, serta tidak memihak dalam ketegangan geopolitik kawasan,” ujarnya.

Perbedaan Istilah Tidak Mengubah Fokus Hubungan

Sebelumnya, muncul pertanyaan mengenai narasi dari pihak Tiongkok yang menyebut kegiatan tersebut mencakup drills atau latihan, berbeda dengan penjelasan Indonesia yang menyebutnya sebagai Passex terbatas. Kemlu menyatakan perbedaan istilah tersebut tidak mengubah fokus Indonesia untuk menjaga komunikasi dan hubungan baik antar negara.

Yvonne menegaskan kerja sama pertahanan dengan banyak negara justru menjadi bagian dari upaya Indonesia membangun kepercayaan di kawasan. “Diplomasi maritim melalui Passex adalah bentuk interaksi rutin antar-Angkatan Laut untuk membuka komunikasi dan membangun kepercayaan, bukan untuk balancing atau memihak blok tertentu,” katanya.

Frequently Asked Questions

What is Kemlu Buka Suara soal Latihan Militer?

Kemlu Buka Suara soal Latihan Militer is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kemlu Buka Suara soal Latihan Militer matter?

Kemlu Buka Suara soal Latihan Militer matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category