Kelas Cuan ‘Bongkar’ Kiat Cari Untung Investasi di Saham Teknologi

1 week ago  ·  3 min read
By David Williams - dailynesia.com
ilustrasi-bursa-5_169

Investor Cerdas Manfaatkan Peluang Saham Teknologi di Tengah Koreksi Wajar

Dailynesia.com – Jakarta — Dinamika pasar modal Indonesia saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari sentimen global maupun perkembangan ekonomi domestik. Volatilitas indeks saham tercatat cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Namun, menurut Susi Setiawati, analis pasar modal dari CNBC Indonesia, kondisi ini justru membuka peluang menarik bagi para investor.

Walaupun Agustus 2026 diprediksi mengalami koreksi, Susi meyakini pergerakan tersebut masih dalam batas wajar. Koreksi ini pun disertai dengan sejumlah katalis positif yang dapat mendukung pasar dalam jangka menengah. Salah satu indikator yang menunjukkan sentimen baik adalah kenaikan permintaan asing terhadap obligasi dan SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) mencapai 35 persen.

“Biasanya kalau pasar obligasi itu sudah ramai harusnya juga akan itu harusnya ngekor ke pasar saham. Apalagi kalau diperhatikan harusnya sudah tidak ada sentimen negatif seperti beberapa bulan ke belakang,” ujar Susi.

Sektor Teknologi Mulai “Menghijau” Kembali

Dari total 20 sektor yang tercatat di bursa, 17 sektor telah menunjukkan performa positif atau “menghijau”. Hanya tersisa tiga sektor yang masih berada di zona merah. Sektor teknologi menjadi salah satu yang menarik perhatian karena masuk dalam kelompok saham yang mulai pulih.

Meskipun sempat mengalami penurunan hingga 16 persen, Susi menilai hal tersebut masih wajar dan tidak mengubah tren penguatan yang terjadi. Sektor ini dinilai memiliki support yang kuat dan berpotensi mengalami reborn dalam jangka panjang.

Perhatian dunia terhadap teknologi semakin meningkat, khususnya pada bidang kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, serta financial technology (fintech). Hal ini memberikan variasi pilihan bagi investor untuk menyusun portofolio yang lebih cerdas dan terdiversifikasi.

Perubahan Paradigma: Dari Pertumbuhan ke Profitabilitas

Investor kini tidak hanya menilai perusahaan teknologi berdasarkan pertumbuhan pengguna saja, tetapi juga fundamental bisnisnya. Konsep “bakar uang” yang dulu menjadi ciri khas industri ini mulai bergeser menuju fokus pada profitabilitas.

“Jadi sekarang investor sudah mulai melihat fundamental dan profitabilitas. Oleh karena itu, emiten juga mulai berubah dan fokus untuk mengejar pertumbuhan, profit, revenue dan margin yang membaik, cash flow positif, neraca yang kuat,” jelas Susi.

Industri teknologi Indonesia memasuki fase baru pada tahun ini. Fokus bergeser dari mengejar jumlah pengguna menuju transaksi, monetisasi, dan profitabilitas yang berkelanjutan.

GoTo sebagai Contoh Ekosistem Terintegrasi

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi salah satu contoh nyata bagaimana teknologi menciptakan nilai di setiap lapisan digital. Perusahaan ini memiliki rekam jejak yang baik dan perkembangannya sejalan dengan tren utama tahun ini.

Tren yang sedang berkembang meliputi digital payment yang melesat, fintech yang mulai melakukan monetisasi, on demand yang tumbuh sehat, merchant teknologi sebagai kunci, serta AI, cloud, dan data center sebagai lapisan baru.

“Adopsi digital pada tahun ini akan makin massif, regulasi sudah support, terutama dari inklusi keuangan, ekosistem sudah mulai terintegrasi yang menciptakan value chain yang sudah berkelanjutan, data jadi akses strategis, dan tentu saja AI. Bisa jadi AI ini juga akan mengurangi beban dan efisiensi untuk industri teknologi,” pungkas Susi.

Emitten teknologi di Indonesia terus memperkuat fundamentalnya melalui peningkatan kinerja, perluasan pangsa pasar, dan inovasi yang menciptakan nilai tambah. Hal ini diharapkan tercermin dalam harga saham mereka.

Berdasarkan data keuangan terbaru, GoTo berhasil mencatatkan laba bersih selama dua kuartal berturut-turut. Kuartal I 2026 mencapai Rp171 miliar, sementara kuartal II 2026 mencatatkan Rp252 miliar. Angka ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.

Frequently Asked Questions

What is Kelas Cuan Bongkar Kiat Cari Untung?

Kelas Cuan Bongkar Kiat Cari Untung is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kelas Cuan Bongkar Kiat Cari Untung matter?

Kelas Cuan Bongkar Kiat Cari Untung matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category