CTO Danantara: Perluasan Pasar Global dan Regional Menjadi Prioritas
Dailynesia.com – Sigit Puji Santosa, Chief Technology Officer Danantara, menyoroti empat hambatan utama yang dihadapi rantai pasok komoditas di Indonesia. Isu pertama berkaitan dengan teknologi, khususnya pada aktivitas ekstraksi mineral. Kedua, masalah sumber daya manusia yang dinilai belum optimal. Menurut Sigit, SDM Indonesia sebenarnya mampu, namun jarang mendapat kesempatan pelatihan di bidang backstream.
Isu ketiga adalah investasi yang kini bukan lagi menjadi kendala berkat keberadaan Danantara. “Siap tidak siap jadi tantangan investasi it’s not a problem anymore,” jelas Sigit. Hambatan keempat menyangkut off-taker. Meskipun Indonesia memiliki pasar yang besar, distribusi masih terpecah-pecah.
Strategi Integrasi Hulu ke Hilir
Danantara telah merumuskan strategi yang jelas untuk mengintegrasikan komoditas dari hulu hingga hilir secara menyeluruh. Tujuannya adalah menciptakan manfaat yang nyata dan terukur. Namun, Sigit menekankan bahwa perusahaan tidak boleh hanya berfokus sebagai pemain lokal. Ekspansi ke tingkat regional dan global juga harus dilakukan.
Kita harus bisa ekspansi ke global-regional. Kalau kita hitung kita bisa masuk apakah bisa kompetitif, kita harus bisa tekan cost structure? Kita harus bisa hybrid kita mulai membuat dari domestik regional dan global.
Untuk mendukung visi tersebut, Danantara telah melakukan beberapa kunjungan industri ke Jepang, Inggris, dan Prancis. Sigit menyebutkan bahwa ketiga negara ini memiliki kemauan besar dan kesiapan menjadi off-taker material saat Indonesia masuk ke industri semikonduktor.
Investasi di Sektor Semikonduktor
Danantara telah memulai langkah konkret dalam industri semikonduktor. Investasi yang dilakukan cukup signifikan dengan platform yang 94%-nya menggunakan mitra, sementara sisanya 6% merupakan open sources.
Pernyataan Sigit disampaikan dalam acara Mindialogue 2026: Mineral untuk Stabilitas Ekonomi RI yang berlangsung di Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026. Melalui pendekatan ini, Danantara berharap dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Bos Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma?
Bos Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Bos Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma matter?
Bos Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
