CTO Danantara Beberkan Kendala Olah Semi Konduktor-Mineral Kritis

3 weeks ago  ·  2 min read
By Sandra Taylor - dailynesia.com

Strategi Penutupan Gap Teknologi Mineral Melalui Kemitraan Akademik

Dailynesia.com – Danantara Indonesia telah menetapkan pendekatan baru dalam mengatasi hambatan hilirisasi sumber daya alam domestik. Langkah strategis ini melibatkan kolaborasi erat dengan institusi pendidikan tinggi guna membangun pusat riset dan pengembangan yang komprehensif. Inisiatif tersebut mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo, yang sebelumnya telah mengumpulkan 2.600 rektor dan dekan dari berbagai universitas di seluruh negeri.

Menurut rencana, terdapat 31 hingga 40 peluang industrialisasi yang ditawarkan melalui Danantara kepada para pemimpin akademik tersebut. Tujuannya jelas, yaitu mendorong perguruan tinggi untuk mengidentifikasi kekuatan masing-masing agar dapat berkolaborasi secara efektif dalam proses industrialisasi mineral.

Tantangan Teknologi sebagai Hambatan Utama

Sigit Puji Santosa, yang menjabat sebagai Chief Technology Officer Danantara Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi merupakan tantangan terbesar dalam pengembangan mineral di Indonesia. Selama ini, mitra-mitra yang masuk ke dalam negeri cenderung tidak memprioritaskan transfer teknologi. Mereka lebih tertarik untuk mengekstraksi bahan baku mentah tanpa memberikan nilai tambah melalui penguasaan teknologi.

Proses teknologi memang masih menjadi hambatan pertama yang harus diatasi. Namun, Sigit menekankan bahwa kesenjangan teknologi tidak lagi menjadi masalah serius untuk sebagian besar mineral. Yang paling jauh gap-nya adalah pada mineral yang berbasis untuk semikonduktor. Beberapa mineral khusus lainnya juga memerlukan penanganan khusus karena hanya negara-negara tertinggi yang mampu mengelola secara optimal.

“Oleh karena itu, proses teknologi masih menjadi tantangan pertama, namun sebenarnya, teknologi ini gapnya tidak lagi untuk sebagian mineral, namun yang paling jauh gapnya adalah pada mineral yang berbasis untuk semikonduktor. Juga untuk beberapa mineral khusus, berarti mineral memang agak jauh, karena memang hanya negara tertinggi yang bisa menangani,”

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit dalam acara Mindialogue 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa pendekatan melalui perguruan tinggi menjadi dasar penting untuk menutup kesenjangan teknologi yang ada.

“Nah inilah yang menjadi dasar kita, agar kita bisa menutup gapnya dari perguruan tinggi. Tapi dalam kementerian strategis, kita bisa membangun resource dan juga kita membangun pengalaman dan experience agar kita bisa sukses,”

Dengan strategi ini, Danantara berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih mandiri dalam pengolahan mineral strategis, khususnya yang berkaitan dengan industri semikonduktor dan teknologi tinggi lainnya.

Frequently Asked Questions

What is CTO Danantara Beberkan Kendala Olah Semi?

CTO Danantara Beberkan Kendala Olah Semi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does CTO Danantara Beberkan Kendala Olah Semi matter?

CTO Danantara Beberkan Kendala Olah Semi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category