Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

2 hours ago  ·  3 min read
By William Moore - dailynesia.com
c7497f38-96f1-4782-95bb-e9ac05a8c8b5_169

Proses Pencarian Gubernur BI Baru Dimulai, Ini Kriteria yang Dikehendaki

Dailynesia.com – Jakarta — Pasca pengunduran diri Perry Warjiyo, pencarian sosok baru untuk memimpin Bank Indonesia terus berlangsung. Hingga kini, nama-nama calon masih terus bergulir ke publik. Prosedur penunjukan mengikuti langkah-langkah tertentu yang telah ditetapkan. Pertama-tama, Presiden Prabowo Subianto akan mengajukan usulan kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah itu, Komisi XI DPR akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan atau yang dikenal sebagai fit and proper test. Apabila hasil uji tersebut positif, maka akan dibawa ke Sidang Paripurna DPR guna mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota. Jika usulan diterima, maka proses selanjutnya adalah penyerahan kepada Mahkamah Agung untuk pengambilan sumpah jabatan.

Destry Damayanti dan Sosok-Sosok Lain yang Mencuat

Di antara nama-nama yang mulai diperbincangkan, Destry Damayanti menjadi sorotan utama. Saat ini, ia sedang menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo meninggalkan posisinya. Namun, bukan hanya Destry yang menjadi kandidat potensial. Komisi XI DPR RI melalui Mukhamad Misbakhun telah membeberkan kriteria sosok ideal untuk memimpin bank sentral.

“Yang paling utama adalah sosok yang bisa mewujudkan apa yang menjadi mandat Undang-Undang Bank Indonesia dan Undang-Undang yang ada di P2SK,” ujar Misbakhun.

Menurutnya, mandat tersebut mencakup tanggung jawab bank sentral dalam menjaga stabilisasi sistem keuangan. Selain itu, ada pula kewajiban untuk melakukan upaya peningkatan pertumbuhan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sinergi Fiskal-Moneter Menuju Pertumbuhan 8 Persen

Misbakhun menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap mandat dalam Undang-Undang BI maupun P2SK. Hal ini diperlukan agar sinergi fiskal-moneter antara bank sentral dan pemerintah dapat berjalan optimal. Sinergi tersebut berfungsi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bertujuan mencapai visi pertumbuhan delapan persen.

“Jadi engine fiscal policy dan monetary policy itu berada dalam satu trajektori yang sama untuk menuju ke pertumbuhan 8% ini,” jelas Misbakhun.

Selain bekerja sama dengan pemerintah, sinergi juga harus dibangun bersama Komite Stabilisasi Sistem Keuangan (KSSK). KSSK terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Tujuan utamanya adalah mewujudkan visi dan misi negara, yaitu kesejahteraan masyarakat yang dapat dicapai melalui pertumbuhan ekonomi yang kuat.

“Tujuannya semua lembaga negara yang ada itu adalah konstitusi, mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat bisa dicapai dengan apa? Ya salah satunya dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tegas Misbakhun.

Operasi Moneter yang Mendukung Sektor Riil

Pimpinan BI ke depan diharapkan mampu melakukan operasi moneter yang dapat menumbuhkan ekonomi. Langkah-langkah tersebut meliputi penyediaan ketersediaan likuiditas sehingga mampu diserap oleh ekonomi, menumbuhkan investasi, dan menciptakan lapangan pekerjaan. Misbakhun juga menyebutkan bahwa operasi-operasi moneter harus memberikan dampak penguatan terhadap sektor riil.

“Perbankan merasa dibantu, bukan perbankan yang merasa bahwa dananya diambil di GWM, kemudian dari GWM itu dikelola oleh bank sentral untuk kemudian dijadikan instrumen kebijakan moneter,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan-kebijakan yang lebih baru dan modern harus segera dibuat untuk mendukung perekonomian nasional.

Waktu Pengumuman Calon Gubernur BI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan konfirmasi mengenai waktu pengumuman calon Gubernur Bank Indonesia. Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Kamis (6/8/2026), ia menyatakan bahwa keputusan akan diambil dalam pekan ini.

“Insya Allah nanti minggu ini minggu ini diputuskan,” ungkap Prasetyo.

Sementara itu, DPR saat ini sedang dalam masa reses. Surat Presiden (Surpres) baru saja diterima dan akan diumumkan oleh DPR pada 14 Agustus 2026 saat Sidang Paripurna berlangsung.

Frequently Asked Questions

What is Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur?

Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur matter?

Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY