Prabowo Teringat Pesan BJ Habibie: Indonesia Punya Banyak Orang Pintar

3 hours ago  ·  3 min read
By Elizabeth Lopez - dailynesia.com
pertemuan-presiden-ri-dengan-150-periset-dari-badan-riset-dan-inovasi-nasional-6-agustus-2026-1786010089825_169-1

Prabowo Teringat Pesan BJ Habibie: Indonesia Punya Banyak Orang Pintar

Dailynesia.com – Jakarta, Indonesia kembali diingatkan akan potensi besar sumber daya manusia yang dimilikinya. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengembangan sains dan teknologi di tanah air tidak dapat dilepaskan dari peran para ahli dan intelektual. Penekanan ini disampaikan secara langsung oleh Prabowo saat memberikan arahan dalam pertemuan resmi dengan para periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (6/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo Teringat Pesan BJ Habibie tentang betapa melimpahnya talenta di dalam negeri.

Mengenal Kembali Pesan BJ Habibie

Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, dikenal sebagai sosok visioner yang selalu meyakini kekuatan sumber daya manusia Indonesia. Selama hidupnya, Habibie sering menyampaikan bahwa Indonesia tidak perlu takut menghadapi tantangan global karena memiliki modal dasar yang sangat kuat. Modal tersebut adalah keberadaan banyak orang pintar di berbagai bidang. Prabowo, yang juga merupakan tokoh militer dan politikus senior, merasa terdorong untuk menghidupkan kembali pesan tersebut di era modern.

Menurut Prabowo, mengutip pesan yang pernah disampaikan Habibie, Indonesia tidak perlu merasa kurang atau takut lantaran memiliki banyak orang pintar. Angka yang disebutkan sangat menggembirakan. "1% saja orang pintar di Indonesia, 1% saja itu hampir 3 juta orang," jelas Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan bahwa potensi intelektual di Indonesia sangat besar dan belum sepenuhnya tergali. Dengan populasi yang mencapai lebih dari 270 juta jiwa, angka 1% memang setara dengan hampir 3 juta individu yang memiliki kecerdasan luar biasa.

"Jadi kita sebetulnya bahan bakarnya banyak sekali. Tapi ya apapun yang kita punya harus, saudara-saudara saintis kan harus dicari, dibina, diberi kesempatan, dibesarkan, didukung, melalui suatu proses," lanjut Prabowo.

Yang menjadi tantangan utama bukanlah kekurangan orang pintar, melainkan bagaimana cara negara memfasilitasi dan mengembangkan potensi tersebut. Prabowo menekankan bahwa orang-orang pintar harus terus-menerus dicari, dibina, diberi kesempatan, dibesarkan, dan didukung melalui suatu proses yang terstruktur. Tanpa dukungan yang memadai, talenta-talenta ini bisa saja hilang atau tidak berkembang optimal. Hal ini sejalan dengan visi Habibie yang selalu mengedepankan pendidikan dan penelitian sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Pertemuan dengan para periset BRIN ini juga menjadi momen penting untuk mengevaluasi program-program riset nasional. BRIN sebagai lembaga yang mengkoordinasikan berbagai kegiatan penelitian di Indonesia memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa orang-orang pintar mendapatkan tempat yang layak. Prabowo berharap agar sinergi antara pemerintah, lembaga riset, dan akademisi dapat terus diperkuat. Dengan demikian, inovasi dan teknologi baru dapat lahir dari dalam negeri dan berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh, Prabowo juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-disiplin ilmu. Banyak masalah nasional yang kompleks membutuhkan pendekatan multidisiplin. Orang pintar dari berbagai bidang seperti teknik, kedokteran, sosial, dan humaniora perlu bekerja sama untuk menemukan solusi yang komprehensif. Hal ini sesuai dengan semangat yang pernah ditanamkan Habibie tentang pentingnya integrasi pengetahuan dan keahlian.

FAQ: Prabowo Teringat Pesan BJ Habibie

1. Kapan Prabowo menyampaikan pesan ini? Prabowo menyampaikan pesan tersebut pada Kamis, 6 Agustus 2026, saat pertemuan dengan para periset BRIN di Istana Merdeka, Jakarta.

2. Apa yang dimaksud dengan 1% orang pintar di Indonesia? Menurut Prabowo, 1% dari populasi Indonesia setara dengan hampir 3 juta orang yang memiliki kecerdasan dan potensi luar biasa di berbagai bidang.

3. Siapa BJ Habibie? BJ Habibie adalah Presiden ke-3 Republik Indonesia yang dikenal sebagai ilmuwan dan tokoh yang selalu meyakini kekuatan sumber daya manusia Indonesia.

4. Apa peran BRIN dalam konteks ini? BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) berperan sebagai lembaga yang mengkoordinasikan kegiatan penelitian nasional dan memastikan para periset mendapatkan dukungan yang memadai.

5. Mengapa orang pintar perlu dibina dan didukung? Orang pintar perlu dibina, diberi kesempatan, dan didukung melalui proses yang terstruktur agar potensi mereka dapat berkembang optimal dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

MORE FROM THIS CATEGORY