Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta: UMP Lebih Sedikit

17 hours ago  ·  3 min read
By Linda Miller - dailynesia.com
menteri-keuangan-menkeu-purbaya-yudhi-sadewa-saat-menyampaikan-pemaparan-dalam-konferensi-pers-apbn-kita-edisi-juli-2026-di-ka-1784620747563_169

Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta: UMP Lebih Sedikit

Dailynesia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan posisinya terkait isu gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) yang sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Dalam pernyataan resminya, Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta yang beredar luas, dengan alasan bahwa angka tersebut dinilai terlalu tinggi dibandingkan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku saat ini.

Kontroversi ini bermula dari informasi yang menyebutkan bahwa manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menerima gaji sebesar Rp16 juta per bulan. Angka ini dianggap tidak realistis oleh Purbaya, mengingat UMP di berbagai daerah bahkan masih berada di bawah angka tersebut. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Purbaya di kantornya, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026), yang menjadi momen penting dalam klarifikasi resmi pemerintah.

“Kalau Rp 16 juta pasti salah, kegedean kayaknya, saya denger UMP lebih sedikit aja, masih ketinggian,” kata Purbaya dengan tegas.

Posisi Pemerintah dalam Skema Gaji Manajer

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menunjukkan sikap hati-hati dalam menentukan besaran gaji manajer Kopdes. Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta karena menurutnya, angka tersebut belum sesuai dengan standar penggajian yang berlaku secara nasional. Ia menjelaskan bahwa meskipun belum ada kepastian nominal final, pemerintah tidak akan menyetujui gaji yang terlalu jauh melampaui UMP.

Skema pendanaan untuk manajer Kopdes sendiri akan diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) terkait Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam skema ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menanggung gaji manajer selama dua tahun pertama operasional. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan koperasi desa sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“(Gaji manajer bersumber dari) APBN. Sementara APBN selama 2 tahun,” kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat ditemui di The Westin, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Implikasi Terhadap Kebijakan Koperasi Desa

Klarifikasi yang dilakukan Purbaya ini memberikan kejelasan bagi masyarakat dan stakeholder terkait kebijakan gaji manajer Kopdes. Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta bukan berarti menolak pemberian gaji yang layak, namun menekankan pentingnya keselarasan dengan standar upah minimum yang berlaku. Langkah ini juga menunjukkan transparansi pemerintah dalam mengelola anggaran negara untuk program strategis.

Hingga saat ini, besaran gaji final masih menunggu finalisasi Perpres yang akan mengatur berbagai aspek pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Namun, indikasi dari pernyataan Purbaya menunjukkan bahwa nominal Rp16 juta kemungkinan akan disesuaikan agar lebih sesuai dengan UMP yang berlaku di masing-masing daerah. Hal ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para manajer Kopdes sekaligus menjaga efisiensi anggaran negara.

Frequently Asked Questions

Berapa besaran gaji manajer Kopdes yang sebenarnya?

Sampai saat ini, besaran gaji manajer Kopdes belum ditetapkan secara final. Namun, Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta dan mengindikasikan bahwa angka tersebut akan disesuaikan dengan UMP yang berlaku.

Siapa yang menanggung gaji manajer Kopdes?

Gaji manajer Kopdes selama dua tahun pertama akan ditanggung oleh APBN sesuai dengan skema yang diatur dalam Perpres terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kapan Perpres tentang Koperasi Desa akan diterbitkan?

Perpres terkait Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih saat ini masih dalam tahap finalisasi dan akan mencakup berbagai aspek pengelolaan termasuk sistem penggajian.

Apakah gaji manajer Kopdes akan sama di seluruh Indonesia?

Gaji manajer Kopdes kemungkinan akan disesuaikan dengan UMP masing-masing daerah, sehingga besaran gaji dapat berbeda antar wilayah sesuai dengan standar upah minimum setempat.

MORE FROM THIS CATEGORY